You're here: My City Blogging » Padang » Article: Pilihanku, Hari Ini

Pilihanku, Hari Ini

Maya Lestari GF — October 24, 2008 / 13:41

“Milih siapa?” tanya seorang kawan kemarin, saat hendak mendaftar di TPS 02, kelurahan Gurun Laweh, Nanggalo, Padang. Saya cuma tersenyum mendengar pertanyaannya.  Akan milih siapa saya? ah, itu biar hati saya saja yang tahu, yang penting saya gunakan hak pilih, berdoa sebelum mencoblos, mengenai hasilnya terserah Tuhan  saja.

Kemarin, 23 Oktober 2008 memang jadi hari yang istimewa bagi rakyat Kota Padang. Untuk pertamakalinya warga kota memilih sendiri siapa pemimpinnya. Sejak sebulan sebelum pemilihan, telah marak pembicaraan mengenai hal itu. Banyak yang semangat menyongsong pilkada, tapi banyak juga yang pesimis. Yang pesimis ini terdiri atas dua tipe.Mereka yang belum menentukan pilihan dan yang golput. Yang golput ini pun terbagi dua, golput sesuai dorongan hati dan yang dipaksa golput.Maksudnya tak terdaftar sebagai pemilih hingga banyak yang cuma bisa gigit jari saat tetangga-tetangganya rame-rame ke TPS buat nyoblos.

Efree, seornag kawan yang suaminya punya toko cat di pasaraya Padang berkali-kali nelpon bahkan SMS saya dengan nada kecewa.

“Aneh sekali, kok hampir semua orang di komplek saya yang nggak dapat kartu? jangan-jangan ini permainan!” tuduhnya. Dia memang kesal karena tak terdaftar sebagai pemilih. Efree ingin sekali ikut milih dengan satu tujuan, supaya salah satu calon tak menang.

“Saya sebel dengan dia!” ucapnya keras.

Jadi, kalaupun Efree milih tokoh tertentu dalam pilkada kali ini, itu bukan didorong kesadaran, tapi kemarahan.

Pilkada Kota Padnag telah selesai. Hingga saat saya menulis blog ini (pukul 15.34), pasangan Fauzi Bahar dan Mahyeldi Ansharullah yang didukung PAN dan PKS unggul dengan perolehan suara 50,51% atau unggul 155.838 suara. Pasangan ini jauh meninggalkan empat pasang calon lainnya, yakni Yusman Kasim dan Yul Akhyari Sastra dengan 21,90% atau Jasrial dan Muchlis Sani dengan 15,5% atau 46.907 suara. Pasangan Ibrahim dan Murlis Muhammad dengan 5,65% suara atau 17.092 suara dan pasangan Mudrika dan Dahnil Aswad dengan 4,43% atau 16,436 suara.

Pasangan  Fauzi Bahar dan Mahyeldi dipastikan menang, karena tinggal 4 TPS saja yang belum menyetorkan suara ke KPU. Dengan demikian pemerintahan Fauzi Bahar terus berlanjut hingga lima tahun ke depan. Melihat hasil ini, hanya satu yang saya harapkan: semoga Fauzi Bahar tak lagi membangun plaza-plaza, tapi memelihara pasar-pasar tradisional yang merupakan urat nadinya kehidupan ekonomi masyarakat.

Post to: delicious, Digg, ma.gnolia, Stumbleupon

Ikuti diskusi Ada 2 komentar untuk artikel ini.

  1. Siapa Yang Menjadi Walikota Padang? — Padang (Asia Blogging Network)

    […] Uni Maya boleh saja berahasia-ria untuk tidak memberitahukan pilihannya pada pemilihan Walikota-Waki…, yang berlangsung hari ini, 24 Oktober 2008, di kota Padang. Namun, hasil perhitungan suara (sementara) menunjukkan walikota Padang saat ini, Fauzi Bahar masih unggul di beberapa lokasi pemungutan suara. […]

    October 24th, 2008 at 20:57

  2. » Pelantikan Walikota dan Wakil Walikota Padang ~ Blog Archive ~ Padang (Asia Blogging Network)

    […] melakukan pesta demokrasi, dengan melakukan pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Padang, maka proses selanjutnya adalah dengan melantik keduanya sebagai bukti resmi keduanya mesti […]

    February 2nd, 2009 at 09:11

Ikuti diskusi, tuliskan komentar Anda.

Citilink Garuda

LOCAL SEARCH

Search only in this blog

GLOBAL SEARCH

Search across Asia Blogging Network

GLOBAL

CHANNEL

COLUMN

More? Go to Asia Blogging Network Column section.

FEATURED

COMMENT