Palembang Tempo Doeloe

Palembang Tempo Doeloe

Dulu di sungai Musi banyak perahu seperti ini sampai tahun 80-an. Perahu seperti ini penggerak ekonomi Palembang, yakni membawa hasil kebun dan industri rumahan dari daerah sekitar Palembang.

Palembang

palembangbw.jpg

Palembang ketika malam diambil dari atas Gedung Pemkot Palembamg

Kunjungi juga Palembang Daily Photo

Pagi di Sungai Musi

pic_1413.JPG

Bersih, Aman, Rapi, Indah … Kujnungi juga Palembang di Blog lain

Pulau Komaro

pic_0348.JPG

Pagoda cantik ini berdiri megah di Pulao Komaro

Mie Celor

micelor.JPG

Salah satu makanan kesukaan saya Mie Celor, ini juga makanan khas Palembang, makanan ini dibuat dengan mencelor mie dengan taoge ke dalam air panas ditambah kuah yang kental yang setahu saya salah satunya adalah kaldu udang dari udang asli, bukan hasil proses lain. banyak dijual di 26 Ilir sepanjang jalan Soak Bato dan Simpang Soak Bato Rumah susun.

Burgo dan Lakso

Burgo

Burgo Lakso

Salah satu makanan khas Palembang adalah Burgo dan Lakso, di gambar bawah lakso ada di sebelah kiri berbentuk seperti mi, makanan ini dibuat dari beras yang ditumbuk sampai menjadi tepung. Burgo juga dibuat dengan bahan yang sama tapi bentuknya pipih dan digulung seperti di gambar bawah(kanan). Ketika saya menyantap ini dihidangkan dengan beberapa campuran yang juga khas Palembang antara lain di campur Laksan dan Celimpungan ditambah lontong, dan telor. Ok untuk mencicipi ini enaknya pagi-pagi, foto ini diambil di simpang 26 Ilir jalan Merdeka Palembang.

IP

Internasional Plasa (IP)

Internasional Plaza (IP), pusat pertokoan terkenal di Palembang, disini ada Counter HP terbesar di Sumatera

Empek-Empek Palembang

empek2.JPG

empek21.JPG

Salah satu model penjualan empek-empek di Palembang

Masjid Agung SMB II

masjid-smb2.JPG

Sisi masjid agung dilihat dari cara pandang yang sedikit beda

Kolak Duren

Kolak Duren

Salah satu makanan kegemaran ku “Kolak Duren” terbuat dari buah durian yang sekarang (Akhir Januari 2008) sedang musim walau belum begitu banyak namun harganya sudah lumayan murah. Biasanya kalau sudah banyak (benar-benar musim) setiap sudut kota, pinggir-pinggir jalan banyak sekali yang jual, ingat harga dipinggir jalan agak lebih mahal dari pada yang jual dipasar-pasar tradisional.

Our channels and feeds

  • Business Channel (7 blogs)
  • City Channel (26 blogs)
  • Film Channel (10 blogs)
  • Health Channel (6 blogs)
  • Sport Channel (6 blogs)
  • Media Channel (6 blogs)
  • Lifestyle Channel (4 blogs)
  • Hobby Channel (4 blogs)
  • Science Channel (8 blogs)
  • Music Channel (3 blogs)
  • Tech Channel (10 blogs)
  • Tips Channel (4 blogs)
  • Travel Channel (9 blogs)
  • Writing Channel (5 blogs)