Dulu di sungai Musi banyak perahu seperti ini sampai tahun 80-an. Perahu seperti ini penggerak ekonomi Palembang, yakni membawa hasil kebun dan industri rumahan dari daerah sekitar Palembang.
Salah satu makanan kesukaan saya Mie Celor, ini juga makanan khas Palembang, makanan ini dibuat dengan mencelor mie dengan taoge ke dalam air panas ditambah kuah yang kental yang setahu saya salah satunya adalah kaldu udang dari udang asli, bukan hasil proses lain. banyak dijual di 26 Ilir sepanjang jalan Soak Bato dan Simpang Soak Bato Rumah susun.
Salah satu makanan khas Palembang adalah Burgo dan Lakso, di gambar bawah lakso ada di sebelah kiri berbentuk seperti mi, makanan ini dibuat dari beras yang ditumbuk sampai menjadi tepung. Burgo juga dibuat dengan bahan yang sama tapi bentuknya pipih dan digulung seperti di gambar bawah(kanan). Ketika saya menyantap ini dihidangkan dengan beberapa campuran yang juga khas Palembang antara lain di campur Laksan dan Celimpungan ditambah lontong, dan telor. Ok untuk mencicipi ini enaknya pagi-pagi, foto ini diambil di simpang 26 Ilir jalan Merdeka Palembang.
Salah satu makanan kegemaran ku “Kolak Duren” terbuat dari buah durian yang sekarang (Akhir Januari 2008) sedang musim walau belum begitu banyak namun harganya sudah lumayan murah. Biasanya kalau sudah banyak (benar-benar musim) setiap sudut kota, pinggir-pinggir jalan banyak sekali yang jual, ingat harga dipinggir jalan agak lebih mahal dari pada yang jual dipasar-pasar tradisional.
Komentar Terbaru