Empek-Empek Palembang
— Zanial Mazalisa
closeAuthor: Zanial Mazalisa
Name: Zanial Mazalisa
Site: http://kotapalembang.blogspot.com
About: Saya Zanial Mazalisa, orang Palembang, kerja di Palembang dan Hidup di PalembangSee Authors Posts (43) • March 18th, 2008


Salah satu model penjualan empek-empek di Palembang
Topik: Berita, Blogroll
Ikuti diskusi Ada 5 komentar untuk artikel ini.
Taufan
Salam kenal warga Palembang!
Saya sangat suka itu makanan empek2.
kalau di Jogja yang yahuud ada di Jl. Malioboro, seberang toko Ramai. Apakah masih sama ya rasanga dengan empek2 yang disini?
Di Jakarta hanya dikit orang jualan empek2 yang ok.
March 18th, 2008 at 9:43 pm
Ayu
Saya ga tau kenapa orang-orang menyebutnya “empek-empek” padahal jelas sekali di seluruh penjuru palembang menyebutnya “PEMPEK”
.:: Mungkin pengaruh logat..
March 21st, 2008 at 10:38 am
Taufan
Oe … yang bener “pempek” ya Ayu? Wah jadinya bnayak orang salah sebut donk? …. tapi kenapa caption foto di atas tuh juga masih nyebut empek2 yah …
April 6th, 2008 at 8:36 am
Zanial Mazalisa
Logat bicara orang Palembang dan luar Palembang emang agak beda, orang kita terbiasa menyebutnya gitu.
April 7th, 2008 at 9:13 am
Tameng Nabaga
Sewaktu ngajar politeknik bengkalis, saya punya teman orang palembang namanya Pardi. Saat dia pulang kampung kami minta dibawain Empek-Empek palembang. Setelah nyampai kebengkalis, tenyata Empek-Empeknya 1 kardus indomie dan setelah dibuka udah tumbuh jamur semua deh…Ngak pernah rasain Empek-Empek asli Palembang nih.gimana rasanya..cuma pernah makan buatan cina palembang di kota duri nih…
.:: Semustinya empek-empeknya sebelum di bungkus di kardus harus dilumuri sagu terlebih dahulu….
April 12th, 2008 at 12:43 pm