You're here: My City Blogging » Palembang » Article: Kampanye Damai Parpol Politik Palembang Dicanangkan

Kampanye Damai Parpol Politik Palembang Dicanangkan

Amril Taufik Gobel — March 17, 2009 / 11:20 am

Walaupun  partai politik (parpol) absen dalam kampanye damai yang diprakarsai Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Sumsel maupun KPUD kabupaten/kota, pada hari pertama kampanye pemilu legislatif dan DPD RI, kemarin (16/3), jalannya aksi kampanye damai berjalan lancar.

Seperti dikutip dari Sumatera Express Online, Kampanye damai oleh KPUD Sumsel misalnya dihadiri oleh seluruh parpol besar. Yang absen di antaranya, Partai Peduli Rakyat Nasional (PPRN), Partai Demokrasi Pembaruan (PDP), Partai Buruh dan Partai Merdeka. Sementara calon DPD RI hanya sebagian yang datang dalam acara tersebut.

Para caleg yang mengirim 60 perwakilan tiap parpol, pawai dengan berjalan kaki dari Plaza Benteng Kuto Besak (BKB) ke Kantor Pemprov Sumsel. Start pukul 09.00 WIB. Arus kendaraan mulai dari sekitar Masjid Agung, Jl Jenderal Sudirman hingga ke simpang RS RK Charitas, berjalan merayap. Polantas terpaksa mengalihkan arus kendaraan di simpang RS RK Charitas untuk mengatasi kemacetan. Bahkan, Jl Kapten A Rivai mulai dari simpang Charitas ke simpang Angkatan 45, ditutup untuk sementara waktu.

Pawai para caleg itu diawali dengan parpol bernomor urut 1 dan ditutup oleh parpol bernomor urut 44. Di barisan depan adalah barisan drum band. Sedangkan calon DPD RI yang direncanakan ikut berpawai batal. Calon DPD hanya hadir di Kantor Pemprov Sumsel untuk menyaksikan kesepakatan kampanye damai. Di halaman kantor Gubernur Sumsel, Ketua DPD Partai Barisan Nasional Sumsel Rahidin H Anang mewakili para pimpinan parpol kontestan Pemilu 2009 dan calon Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI membacakan naskah deklarasi kampanye damai. Isinya akan melakukan kampanye damai, tertib, aman sesuai dengan peraturan perundangan yang berlaku. Selain itu, mereka akan menghormati aspirasi politik masyarakat dan siap menerima apa pun hasil pemilu yang akan ditetapkan oleh KPUD selaku penyelenggara pemilu. Usai ikrar kampanye damai itu, para pimpinan parpol yang hadir membubuhkan tanda tangan masing-masing di satu whiteboard berukuran besar. Sementara itu, Ketua DPW PKS Sumsel, Yuswar Hidayatullah menolak menandatangani naskah deklarasi kampanye damai. Alasannya, penulisan nama partai keliru. Di papan tersebut hanya tertulis Partai Keadilan, seharusnya Partai Keadilan Sejahtera. “Kami bersedia menandatangani deklarasi kampanye damai jika KPUD Sumsel merevisi atas nama partai kami, karena ini merupakan hal yang prinsip,” katanya. Ketua KPUD Provinsi Sumsel Anisatul Mardiah mengatakan tidak ada unsur kesengajaan terkait salah penempatan lambang PKS di baliho pencanangan kampanye damai. “Saya sudah meminta maaf atas kekeliruan tersebut,” tandasnya. Selain pimpinan parpol, kampanye damai dihadiri Asisten I Pemprov Sumsel, Mukti Sulaiman dan unsur muspida lainnya. Berbeda dengan KPUD Sumsel yang mencanangkan kampanye damai dengan melakukan aksi jalan kaki. KPUD Kota Palembang menggelar seremoni bersama pimpinan parpol se-Kota Palembang di Kambang Iwak Famili (KIF) Park, Jl Tasik. Hadir, Ketua Panwaslu Kota Palembang Doni Suryadi, Kapoltabes Palembang Kombes Pol Drs Lucky Hermawan MSi. Dalam kesempatan itu, Wali Kota Palembang Ir H Eddy Santana Putra MT, melepas sepasang merpati dan balon warna-warni ke udara sebagai simbol dimulainya kampanye damai oleh parpol. Ketua KPUD Kota Palembang, Eftiyani mengatakan selama kampanye parpol lebih banyak kampanye dialogis ketimbang rapat umum. “Beberapa parpol yang sudah melaporkan akan melakukan kampanye akbar yakni, PDI Perjuangan, Partai Golkar, PKPB, Partai Gerindra, PDP, dan Partai Demokrat. Sianya belum ada laporan ke KPUD Palembang, kemungkinan mereka (parpol, red) hanya kampanye dialogis,” katanya. Di Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), sebelum penandatanganan naskah kampanye damai, 38 parpol kontestan pemilu melakukan konvoi. Mengambil rute Pemkab OKI dan finis di kabupatenan. Wakil Bupati OKI H Engga Dewata Zainal SSos berharap warga menggunakan hak pilihnya saat Pemilu 9 April mendatang. “Kabupaten OKI, luasnya 20 ribu kilometer persegi. Memiliki 310 desa/kelurahan dan terdapat 5 daerah pemilihan (dapil). Ada 586 caleg dari 58 parpol yang akan bertarung,” pungkasnya. Kapolres OKI AKBP Drs Cok Bagus Ary Yudayasa berharap parpol peserta pemilu tetap menjaga kamtibmas. “Hindari mobilisasi massa dan politik uang,” tukasnya. Bagaimana di Ogan Ilir? Pencanangan kampanye damai berlangsung di Aula PKK Pemkab Ogan Ilir, Senin (16/3). Hadir Ketua KPUD Ogan Ilir Amrah Muslimin, Kepala Badan Kesbang Politik dan Linmas H Najib Subkie, dan pejabat polres. “Kami seluruh pimpinan parpol di Ogan Ilir sepakat untuk melaksanakan kampanye damai dan menerima hasil pemilu,” kata perwakilan pimpinan parpol saat membacakan ikrar kampanye damai. Setelah itu, satu per satu pimpinan parpol membubuhkan tanda tangan. Di Kabupaten OKU, kampanye damai dilepas oleh Kepala Kesbangpol Linmas Drs Busri Matdian sekitar pukul 09.30 WIB. Perakilan 37 parpol -minus satu parpol absen- yang hadir mengikuti pawai yang mengambil rute dari depan Gedung Kesenian menuju Jalan Lintas Sumatera -simpang Unbara-simpang Ramayana-Jembatan Ogan 3-Pasar Pucuk dan kembali ke Gedung Kesenian, Jl Dr Moh Hatta. Di tempat ini, pawai dihadiri oleh anggota KPUD Sumsel Ong Berlian. “Berbagai potensi konflik harus dihindari. Makanya, perlu kampanye damai ini. Kepada penyelenggara pemilu, PPK dan PPS, saya minta tetap bersikap netral. Tidak memihak salah satu parpol,” imbuhnya. Sementara itu, iring-iringan mobil off road menyemarakkan kampanye damai di Pagaralam. Pawai dibuka langsung oleh Wakil Wali Kota dr Hj Ida Fitriati M Kes. Hadir Kapolres Pagaralam AKBP K A Sholeh, Ketua DPRD H Piterman Maulana, Ketua KPUD Nanto Bakti SH, para pimpinan parpol dan seluruh anggota KPUD Pagaralam dan unsur muspida lainnya. “Pawai damai ini menandai akan dimulainya pesta demokrasi di Indonesia tahun 2009. Kita ingin penyelenggaraan pemilu berjalan dengan jujur, adil, aman dan damai serta berkualitas,” imbuhnya. Di Musi Banyuasin, ikrar kampanye damai berlangsung lancar. “Kesepakatan yang ada, bagaimana semua parpol dan caleg tidak melakukan hal-hal yang tidak diinginkan. Siap menerima kekalahan apabila tidak terpilih,” kata Ketua KPUD Muba Khadafi. Pawai kampanye damai di Lahat start dari lapangan eks MTQ Lahat. Ketua KPUD Lahat, Darsi Elyanto SPd mengatakan suksesnya pelaksanaan pemilu merupakan tanggung jawab semua pihak. “Selama masa kampanye mari kita berikan informasi, pengetahuan dan pembelajaran bagi masyarakat tentang makna penting pelaksanaan pemilu.” Bagaimana di Kota Lubuklinggau? Seluruh parpol peserta pemilu meneken prasasti damai. “Saya berharap pemilu legislatif di Kota Lubuklinggau berlangsung damai,” kata Wali Kota Lubuklinggau Drs H Riduan Effendi SH Msi. Unsur muspida yang ikut menandatangani ikrar kampanye damai antara lain, Ketua KPUD Aspuda Ferdiansie, KPanwas M Amin, Wako Riduan Effendi, Kajari Taufik Satia Diputra SH, Ketua PN Encep Yuliadi SH, Kapolres Lubuk Linggau AKBP Mukhlis SIK, Dandim 0406 Mura Letkol Inf Drs Kuryana, dan Ketua DPRD Lubuk Linggau Elven Asmar SE. Kampanye damai juga berlangsung di Musi Rawas. Di tempat ini, konvoi parpol peserta pemilu terkesan semrawut. Yang melepas Wakil Bupati Mura Hj Ratnawati Ibnu Amin. Nah, berbeda dengan di Banyuasin. Lima parpol belum menandatangani kesepakatan pemilu damai, yakni Partai Kasih Demokrasi Indonesia (PKDI), Partai Bulan Bintang (PBB), Partai Amanat Nasional (PAN), Partai Kebangkitan Nasional Ulama (PKNU), dan Partai Indonesia Baru (PIB). Parpol di luar itu, semua membubuhkan tanda tangan. Menyaksikan, Bupati Banyuasin Ir H Amiruddin Inoed, Kapolres Banyuasin AKBP Drs Susilo Rahayu Irianto, Kajari Pangkalan Balai Tegus Basuki, dan Ketua KPU Banyuasin Ibzani SPd. “Dalam melaksanakan kampanye nanti jangan black campaign dengan menjelek-jelekan orang lain. Warna baju memang berbeda, tetapi perbedaan bukanlah sebagai sarana untuk terpecah belah,” ingat Bupati Ir H Amiruddin Inoed. Sementara itu, 12 dari 28 parpol di Empat Lawang absen dalam apel Pencanangan Hari Kampanye Damai Pemilu Legislatif 2009, di lapangan sepak bola Talang Jawa, Tebing Tinggi, kemarin. Ke-12 parpol tersebut, Partai Merdeka, Patriot, PIS, PPP, Pelopor, PRN, PDK, PPI, PKB, PPDI Partai Kedaulatan, dan Partai Bulan Bintang (PBB). “Kita maklumi, mungkin mereka masih dalam perjalanan menuju kemari atau masih ada kegiatan lainnya,” ujar Ketua KPU Empat Lawang Muroimin Zahri BA. Terpisah, Bupati Empat Lawang H Budi Antoni Aljufri SE MM mengatakan, setiap warga negara yang berhak memilih bebas menentukan pilihan tanpa tekanan dan paksaan dari siapa pun. “Pilihlah anggota legislatif sesuai dengan hati nurani,” imbuhnya. Di Muara Enim kampanye damai ditandai dengan pawai taaruf seluruh parpol di Terminal Regional Muara Enim. Pawai dilepas langsung oleh Wakil Bupati Muara Enim Ir Muzakir SS. “Pemilu legislatif merupakan sarana pelaksanaan kedaulatan rakyat secara luber dan jurdil. Jangan sampai diwarnai oleh hujatan maupun caci maki,” kata Muzakir. Ketua KPUD Muara Enim, Farisal Akmal menjelaskan bahwa pawai taaruf diikuti oleh 19 parpol, sedangkan yang lain absen. Pawai berkeliling Kota Muara Enim menggunakan mobil dan motor yang dilengkapi dengan bendera kontestan pemilu. Di Prabumulih, kampanye perdana ditandai dengan doa dan pembacaan surah Yasin bersama di gedung eks DPRD Kota Prabumulih. Hadir ketua dan sejumlah perwakilan partai peserta Pemilu 2009. Wali Kota Prabumulih, Drs H Rachman Djalili MM diwakili Sekretaris Daerah (Sekda), Drs H Nila Utama MBA. Sekda mengatakan kampanye adalah kegiatan yang dilakukan peserta pemilu guna meyakinkan para pemilik. Salah satu caranya, dengan menawarkan visi, misi dan program peserta pemilu. “Termasuk di dalamnya mengajak memilih seseorang atau partai tertentu,” ujar Nila. Ketua KPUD Kota Prabumulih, Wagiyo K mengatakan, kampanye dengan prinsip bertanggung jawab merupakan bagian dari pendidikan politik masyarakat. “Nah, kegiatan ini (doa bersama, red) dilaksanakan demi terpeliharanya situasi kamtibmas yang kondusif selama berlangsungnya tahapan penyelenggaraan Pemilu 2009 di Kota Prabumulih,” pungkas Wagiyo.

Post to: delicious, Digg, ma.gnolia, Stumbleupon

Ikuti diskusi, tuliskan komentar Anda.

Citilink Garuda

LOCAL SEARCH

Search only in this blog

GLOBAL SEARCH

Search across Asia Blogging Network

GLOBAL

CHANNEL

COLUMN

More? Go to Asia Blogging Network Column section.

FEATURED

COMMENT