Massa Desak Gubernur Mekarkan Sulawesi Timur
<
p align=”justify”>
Keinginan masyarakat yang bermukim di wilayah timur Propinsi Sulawesi Tengah untuk mendirikan propinsi sendiri terus bergolak. Rabu siang, ratusan warga dan mahasiswa mendesak gubernur Sulawesi Tengah untuk segera mengeluarkan rekomendasi pemekaran propinsi Sulawesi Timur. Pengunjukrasa mendesak gubernur Sulawesi Tengah lengser dari jabatan bila tidak memberikan rekomendasi pemekaran propinsi Sulawesi Timur.
Massa Desak Gubernur Mekarkan Sulawesi Timur
Palu - Keinginan masyarakat yang bermukim di wilayah timur Propinsi Sulawesi Tengah untuk mendirikan propinsi sendiri terus bergolak. Rabu siang, ratusan warga dan mahasiswa mendesak gubernur Sulawesi Tengah untuk segera mengeluarkan rekomendasi pemekaran propinsi Sulawesi Timur. Pengunjukrasa mendesak gubernur Sulawesi Tengah lengser dari jabatan bila tidak memberikan rekomendasi pemekaran propinsi Sulawesi Timur.
Aksi yang dimulai dari depan rumah dinas gubernur Sulawesi Tengah di Jalan Muhammad Hatta ini kemudian bergerak menuju kantor gubernur di Jalan Sam Ratulangi. Mereka membawa sejumlah spanduk dan panflet serta selebaran yang intinya mendesak agar Gubernur Sulawesi Tengah Banjela Paliudju segera mengeluarkan rekomendasi pemekaran Propinsi Sulawesi Timur.
Bahkan sebuah spanduk berisi tiga tuntutan rakyat Sulawesi Timur bila aspirasi mereka tidak diterima yakni menolak membayar pajak, ajakan mogok PNS dan pelengseran Gubernur Banjela Paliudju. Tampak pula bendera yang sudah didesain sebagai bendera propinsi Sulawesi Timur. Baca selengkapnya »
Sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di kota Palu mengalami kekurangan pasokan dari pertamina. Ini terjadi lantaran kapal tanker yang membawa BBM kesulitan membawa pasokan ke Sulawesi Tengah akibat cuaca buruk di Selat Makassar.
SPBU di jalan Muhammad Yamin ini contohnya. Sejak kamis sore SPBU ini sudah kehabisan stok premimum. Sedangkan untuk pasokan hari jumat belum diperoleh kepastian akan tiba. Akibatnya, SPBU ini tidak dapat melayani konsumen yang menggunakan premium.
Beberapa karyawan di SPBU ini terlihat memberikan informasi kepada pelanggan bersepeda motor dan membutuhkan premium.
Menurut pengawas SPBU Omi, kekurangan pasokan di SPBU ini sudah terjadi sejak tiga hari lalu. Bahkan pasokan yang masuk dari pertamina juga sudah mengalami pengurangan sampai 40 persen dari permintaan.
Kondisi serupa juga terjadi di SPBU di Jalan Sisingamangarja. Antiran kendaraan sudah terjadi sejak pagi hari. Konsumen khawatir tidak kebagian BBM. Akibatnya barisan kendaraan memadati SPBU. 
SEMANGAT otonomi daerah telah membawa implikasi bagi berbagai daerah, termasuk Kota PaIu. Dengan adanya otonomi, segenap kemajuan kawasan menjadi tanggungjawab penuh daerah untuk melakukan pengembangannya sesuai dengan visi dan misi pemerintah daerah masing masing.
Kemarin siang lagi bingung mau kemana, tiba-tiba ada sms masuk yang mengajak untuk makan siang, dan kali ini lagi-lagi saya di traktir oleh teman tersebut, tapi karena bingung memilih menu apa yang akan di konsumsi siang itu, akhirnya terlintas untuk menikmati makanan khas kota palu [kaili] yakni Kaledo. dan lokasi yang dipilih adalah warung makanan khas kaili yang berada di dekat silae beach..hhmm.. sungguh nikmat..!!
Festival Danau Poso (FDP) yang digelar 6-10 Desember 2007 menbuktikan situasi keamanan di bekas daerah konflik Poso, SUlawesi Tengah, membaik.
Wakil Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Sulteng, Jethan Towakit, di Palu, Selasa, mengatakan setelah fakum sembilan tahun sejak 1997 akibat konflik komunal, FDP yang berpusat di Tentena, Kecamatan Pamona Utara, kembali digelar.
“Terselenggaranya event kebudayaan dan pariwisata ini menjadi bukti, situasi keamanan dan proses rekonsiliasi di Poso berjalan baik,” katanya.
FDP yang mengangkat tema “merajut tali persaudaraan dengan nilai-nilai budaya dan pariwisata yang berkearifan lokal” diikuti delegasi budaya dari 10 kabupaten/kota di Sulteng, serta duta budaya provinsi tetangga seperti, Sulawesi Selatan, Gorontalo, Sulawesi Utara dan Sulawesi Tenggara.
“Diperkirakan lebih 1000 duta budaya akan meramaikan FDP dan menjadi saksi proses rekonsiliasi melalui pendekatan sosial budaya,” kata Towakit yang juga ketua panitia pelaksana FDP.
Even yang menghabiskan anggaran Rp600 juta dari APBD Perubahan 2007 ini menampilkan belasan pagelaran di antaranya, busana daerah, upacara adat, musik dan lagu daerah, serta tarian daerah.
Hujan deras yang disertai angin kencang, Sabtu siang, menerjang Kota PALU, Sulawesi Tengah (Sulteng), mengakibatkan puluhan pohon tumbang menutup badan jalan.
Angin yang menghajar sekitar satu jam sejak Pukul 12.00 waktu setempat, juga menumbangkan tower jaringan internet milik Pemprov Sulteng yang berada di areal Kantor Bappeda setempat. Bagian tower yang patah menimpah atap salah satu bangunan sampai hancur.
“Jaringan internet terpadu di lingkungan Pemprov Sulteng macet total sampai batas waktu yang belum ditentukan,” kata Ilham, pegawai Bappeda Sulteng.
Tower setinggi 42 meter milik Geonet, perusahaan penyedia jasa internet yang berlokasi di Jalan Kartini juga patah dan menimpah bangunan di sekitarnya.
“Tower patah saat anging kencang. Kerugian ditaksir sekitar Rp50 juta, belum termasuk kerugian selama tidak beroperasi yang diperkirakan dua pekan ke depan,” kata Tandjung, pengelola Geonet.
Banyaknya pohon yang tumbang menutup badan jalan membuat arus lalulintas terganggu karena sebahagian besar pengguna jalan tidak mengetahui keberadaan pohong tumbang tersebut.
Pohon tumbang yang menutup badan jalan terlihat di Jalan S Parman, Jalan Setia Budi dan Jalan Raden Saleh.
Tempat jualan yang berjejal di sepanjang pantai Penghibur Taman Ria dan Pantai Talise juga banyak yang rusak disapu angin kencang. Pemilik warung mulai membersihkan dan menyelamatkan barang dagangan mereka sesaat setelah angin reda.
Sebuah pesta pernikahan di Kelurahan Besus, Palu Timur, berhenti lebih awal karena tenda biru penganten diterbangkan anging. Para undangan pernikahan lari berhamburan menyelamatkan diri.
Banyak lokasi wisata yang sebenarnya dapat menjadi andalan Kota Palu untuk di promosikan ke tingkat nasional bahkan ke internasional sekalipun sebagai potensi wisata penunjang ekonomi bagi Pemerintah Sulawesi Tengah, Khususnya Kota Palu.
Potensi tersembunyi yang ada di Teluk Palu, nampaknya belum tercium oleh para pemimpin kita baik di tingkat Eksekutif maupun Legislatif. Kenyataannya, sampai dengan saat ini, banyak sampah-sampah yang masih bertebaran disepanjang pantai, salah satu faktor penghambat dari rencana Pemerintah Kota Palu, untuk menuju Kota Adipura.
Walikota Palu, Rusdy Mastura, mencanangkan Gerakan Palu Berbunga. Pencanangan itu dilakukan pada acara Pameran Bunga dan Bursa Tanaman Hias di halaman parkir utara Mall Tatura Indah Palu.
Acara yang dilaksanakan oleh Perhimpunan Pencinta Flora Sulawesi Tengah itu, sebagai wujud dari Gerakan Nasional Penanman 10 Juta Pohon.
Walikota Palu mengajak semua warganya agar menghijaukan lingkungannya masing-masing, dan di halaman rumah agar ditanami pohon-pohon yang bermanfaat dan bunga-bunga yang cantik.

Komentar Terbaru