You're here: My City Blogging » Palu » Article: Teluk Palu, Potensi Wisata yang Tersembunyi

Teluk Palu, Potensi Wisata yang Tersembunyi

fritzinfo — January 8, 2008 / 2:44 am

Banyak lokasi wisata yang sebenarnya dapat menjadi andalan Kota Palu untuk di promosikan ke tingkat nasional bahkan ke internasional sekalipun sebagai potensi wisata penunjang ekonomi bagi Pemerintah Sulawesi Tengah, Khususnya Kota Palu.

ImageSalah satu potensi yang menjadi andalan yakni areal Teluk Palu, yang saat ini justru dipandang sebelah mata oleh Pemerintah guna di fasilitasi menjadi icon wisata Kota Palu. Padahal jika dilihat dari faktor alam, areal sepanjang pantai Talise itu, merupakan fenomena langka yang jarang ditemui di daerah-daerah lain. Deburan ombak di sore hari, terlihat indah manakala sangsurya mulai tenggelam, menjadi salah satu anugerah tersendiri yang diberikan Ilahi bagi masyarakat tanah Kaili.

Selain itu, pembangunan jembatan IV Palu, yang memakan dana miliaran rupiah, terlihat kurang lengkap tanpa disertai asset wisata disekitarnya. Malahan, proyek yang dibangun dengan dana APBD itu, saat ini sangat memprihatinkan kondisinya. Beberapa lampu penerang yang dipajang untuk menghiasi Jembatan di waktu malam, saat banyak yang telah hilang dan sengaja dirusakan oleh oknum yang tidak ingin melihat Kota Palu Indah.

Potensi tersembunyi yang ada di Teluk Palu, nampaknya belum tercium oleh para pemimpin kita baik di tingkat Eksekutif maupun Legislatif. Kenyataannya, sampai dengan saat ini, banyak sampah-sampah yang masih bertebaran disepanjang pantai, salah satu faktor penghambat dari rencana Pemerintah Kota Palu, untuk menuju Kota Adipura.

<

p align=”justify”>Dan yang sangat disesalkan, akibat permasalahan sampah ini, dua pihak yakni Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (LHK) dan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Palu, saling tuding dalam pengangkutan sampah yang bertebaran di sepanjang pantai itu. Dinas KLH menuding bahwa Disbudparlah yang seharusnya mengangkut semua sampah yang bertebaran disepanjang, karena wilayah itu menurut KLH lokasi tersebut, adalah areal wisata yang menjadi tanggungan Disbudpar.

<

p align=”justify”>“Sampah-sampah yang bertebaran disepanjang pantai bukan tanggung jawab kami dari KLH, itu adalah kewenangan dari dinas Pariwisata Kota Palu untuk mengangkutnya, karena wilayah itu adalah lokasi wisata yang menjadi tanggungan Disbudpar,” ujar Kepala Dinas LHK, Drs Boby Wowor. Suatu sikap yang tidak semestinya ditunjukan oleh suatu SKPD, apalagi menyangkut masalah kebersihan Kota.

<

p align=”justify”>Mungkin butuh waktu lama bagi masyarakat Kota Palu, untuk menyaksikan kemajuan Kota Palu secara signifikan. “Belum pasti, kapan Palu akan maju. Dari tahun ke tahun pemerintah belum menunjukan tanda-tanda akan membawa Kota Palu menjadi Kota Wisata. Padahal sumber daya alam yang terkubur sedang menunggu untuk di kelola,” tutur Arfan. Disisi lain rencana Disbudpar Kota Palu, untuk membangun Taman Terapung di wilayah Teluk Palu, sebagai awal kemajuan wisata daerah, justru dianggap oleh Legislatif sebagai program yang mubazir karena memakan dana puluhan miliar.

<

p align=”justify”>“Rencana Disbudpar itu belum cocok untuk realisasikan sekarang, itu adalah program yang mubazir untuk dilaksanakan,” kata anggota DPRD Kota Palu, Kaharudin Syah. Dengan alasan keterbatasan dana APBD dan kurangnya dukungan dari jajaran pemerintahan, Alhasil, program yang rencanya akan dimulakan pada awal 2008 itu, harus dibatalkan dan diganti dengan program lainnya yang menurut anggota DPRD Kota Palu lebih prioritas. Hal ini mungkin yang menjadikan kinerja Disbudpar Kota Palu, selalu mendapat sorotan dari berbagai kalangan. Padahal, untuk diketahui, rencana dinas tersebut untuk menjadikan Kota Palu sebagai pusat wisata di Sulawesi telah lama di agendakan kepada dua jajaran tertinggi di pemerintah. Tapi sayangnya, rencana-rencana itu hanya pajangan pada saat pembahasan anggaran berlangsung, tanpa direspon penuh oleh para pimpinan dan pejabat Pemerintah.

Padahal jika program ini dapat terealisasi, Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang masuk pada kas Pemerintah Kota Palu, akan sangat besar dibandingkan dengan daerah lain yang ada di Sulteng.

Selain itu, dengan berdirinya pusat hiburan terbesar itu, akan menyerap banyak tenaga kerja di Kota Palu dalam berbagai sektor, yang juga merupakan langkah awal mengurangi tingkat pengangguran. “ Andaikan program kami dapat disetujui, yang diuntungkan adalah Kota Palu juga. Selain akan mendatangkan PAD yang besar bagi pemerintah, pembangunan taman terapung itu pasti akan menyerap tenaga kerja yang ada di Kota Palu, dengan demikian dapat mengurangi tingkat pengangguran yang semakin membludak,” ungkap Kadisbudpar Kota Palu, Drs Rum Parampasy. (Alfrits. S)

Post to: delicious, Digg, ma.gnolia, Stumbleupon

Ikuti diskusi Ada 23 komentar untuk artikel ini.

  1. arif

    palu….. kangen udah lama ga pulang lagi….. palu kota yang menebar seribu pesona kenangan terindah… dari putramu yang jauh merantau disana… surakarta..

    March 6th, 2008 at 3:57 pm

  2. akbar

    teluk palu mamang sangat indah, cuma kurang di perhatikan oleh pemkot setempat padahal ini adalah aset yang bisa membut tempat ini lebih baik lagi.
    seperti jembatan yang ada di teluk palu, dulu jhembatan ini sangat indah kalau malam hari, karena di penuhi oleh lampu-lampu
    tapi sekarang semuanya suda hilang.

    May 31st, 2008 at 6:01 pm

  3. iin

    Palu……….. indah banget, genap sudah 3 tahun kepulanganku ketanah kelahiranku kota Jogja. Kota palu barat yang pernah aku singgahi meski hanya 6 bulan tetapi banyak hal yang aku dapat.
    hutannya yang masih alami, sayang pembalakan liar masih dibiarkan. sejuta kenanganku ada disana bersama anak suku kaili… terimakasih telah memperkenalkan aku dengan hutan itu.. top banget!

    June 27th, 2008 at 11:38 am

  4. Nora Lengkong

    Kangen… kangen… kangen! Tiga kata yang menggambarkan rasa terhadap Kota Palu. 16 tahun pernah bermukim di sana (1975-1991)dan 17 tahun terakhir ini hanya dapat memantau perkembangannya melalui artikel2 seperti ini atau dari kabar para sahabat dan teman di Palu. Agar dapat terjadi perkembangan dan transformasi yang signifikan di semua lini Kota Palu maka fokus harus diarahkan kepada pengembangan dan pemberdayaan SDM. Bila ini terjadi, niscaya permasalahan lampu-lampu Jembatan Palu IV yang memperindah suasana malam hari - sebagai misal; contoh kecil - tak kan raib lagi! Palu and its whole elements have to work hard on it! Hidup Palu dan masyarakatnya!

    August 8th, 2008 at 10:37 am

  5. paijo

    palu, kota tak terlupakan, meskipun aku bukan lahir dipalu tapi kota palu udah kayak rumahku sendiri, 12 tahun aku tinggal dipalu 1996 - 2007, banyak kenangan manis aku dapatkan disana.

    October 26th, 2008 at 2:29 pm

  6. indriani

    Wooowwww…. Kota paluuuu,,,, indah banget
    Tapi sayangnya blm terkelola dengan baik,
    tau ga kota palu juga punya puncak looo,, bukan hanya bandung, tapi puncak gurun kaktus (unik bukan?) disamping itu juga palu memiliki pesona alam pagi dan sore hari disepanjang teluk palu yang jika dikelola dengan baik pasti lebih bagus dibandingkan kota lain.
    Eh, ya satu yang disayangkan banget masalah Listrik..huuu buat jadi kota palu jadi kota romantis coz gelap banget gituuuu, yah lumayan juga penjual genset jadi naik omsetnya.. he..he..hee…

    Conclution is Palu is the best
    Merdekkkaaaaaaaaa

    October 30th, 2008 at 5:04 pm

  7. Palu Memang

    bener ..indah memang kota Palu

    November 14th, 2008 at 5:42 pm

  8. Agung

    Palu wah kaledo makanan kesukaan aq n permah tinggal di palu selama 7 th n suatu aq akan jalan2 kesana lagi

    January 6th, 2009 at 7:21 pm

  9. Karsam

    Udah lama aq ninggalin kota palu tempat lahir aq yg kedua n skrg aq kembali ke kota tempat lahir aq yg pertama di surabaya

    January 6th, 2009 at 7:33 pm

  10. Wendra

    Pengen ke palu lagi nih… jenguk mertua sekalian wisata!

    February 1st, 2009 at 12:55 am

  11. Didi ahdan

    Uda lama ni gak pulang palu,sedikit komentar tentang kota palu ni, benar kata walikota palu bahwa kota palu merupakan kota yang indah n pantas dan layak untuk dikembangkan menjadi kota tujuan pariwisata, namun di satu sisi ada saja orang-orang yang mungkin “sakit hati” apabila melihat kota palu itu maju n berkembang,coba deh kita berkaca pada daerah lain yang “gak” punya potensi pariwisata tapi tetap berupaya menjadikan daerahnya sebagai kota tujuan walaupun cuman sekedar transit aja, sebut saja gorontalo,dimana dengan promosi daerah yang dilakukan oleh pemerintah daerahnya secara “jor-joran” pada akhirnya saat ini kebanyakan para turis asing apabila mau ke togian mereka kebanyakan melewati kota gorontalo,padahal togian sendiri merupakan wilayah dari sulawesi tengah yang semestinya pintu masuk utama adalah kota palu sebagai ibu kota propinsi,sangat ironis memang apabila hal ini terus saja terjadi, seharusnya kota palu mempersiapkan diri dan menata diri, bila perlu melakukan promosi bahwa kota palu adalah kota yang tepat untuk dikunjungi ataupun disinggahi, gunakan anak-anak daerah yang sudah punya nama di kancah nasional demi mendukung upaya promosi daerah, contoh kecil sebut saja dari kalangan selebritis seperti pasha ungu,abdi negara slank,reza peterpan dan juga anak-anak daerah dari kalangan profesi lainnya untuk melakukan promosi daerah melalui media baik elektronik maupun media cetak,saya yakin pasti orang-orang di seluruh indonesia dan bahkan dari manca negara akan berdatangan ke sulawesi tengah pada umumnya n khususnya ke kota palu dan ingin melihat bagaimana kampung halaman dari selebriti-selebriti tanah air kita tersebut, kalo jakarta punya slogan “jakarte punya kite” maka kota palu juga ada slogan “nagaya palu le” he.he.he… ini hanyalah coretan kata hati yang ingin memimpikan kota palu yang indah nan di puja…

    February 4th, 2009 at 9:30 pm

  12. Naura

    Lentora moyaku mangge….eee ranga…

    February 6th, 2009 at 9:05 pm

  13. lilik

    apapun…kota palu tetap tanah tumpah darahku…hehe, suatu saat harapan-harapan itu akan tercapai…ayo..pemerintah kota…tinggal dipoles sedikit, dibangun kesadaran bersama untuk memelihara kota palu n fasilitasnya…yakin…kota palu, pantainya, gunungnya..kulinernya akan menjadi sesuatu yang dirindukan….

    February 15th, 2009 at 8:44 pm

  14. Natho

    teluk palu memang sangat indah akan tetapi perhatian kita masih kurang terhadap keindahan wisata alam kita sendiri

    February 18th, 2009 at 9:56 pm

  15. sari

    bagus juga tuh…bikin taman terapung….kan kambingnya ndak bisa berenang…
    kalo taman kota…bagaimana bisa…kalo hewan ternaknya belum punya rumah..hik hik…

    February 19th, 2009 at 7:53 am

  16. sudirman Dg. Massiri

    Pengembangan kota palu harus menonjolkan pengembangan ekoswisata. Lembah palu yang di kenal daerah yang kering mempunyai keunikan tersendiri. Lebih dari itu, teluk palu dengan pesonanya berpotensi untuk dijadikan obyek wisata. tapi perlu diperhatikan bahwa di sepanjang pantai menarik untuk dikembangkan vegetasi pantai, agar hijau.. gitHo Lho,,,,

    June 6th, 2009 at 10:44 am

  17. Novarilta Weladona,SE

    Palu …….. kota kenangan. Kangen nich, sudah 18 tahun tinggalkan kota kelahiran tapi kenangan tak pernah sirna.Palu memang indah, ndak nyangka talise seindah ini sekarang, masih banyak wisata yang bagus, apa kabar mantikole? Gali potensinya tebarkan pesonanya pasti jadi tujuan wisata.

    June 10th, 2009 at 10:30 am

  18. matT.....

    palu.palu…

    qw gaGGG kan lupan U kota qw….
    wlpun U kota yg d pndang rang sbgai kota trblakng…
    tpi bgi qw qw adlah kota trdpan di dunia…

    qw sbangai anak asli INDONESIA sngat bngga mnjdi anak asli PALU…..

    jngan lupa tnjkin kpada rang bhwa kota PALU adlh kota yg sngat INDAH….

    sdah 2 thn qw di surabaya tpi qw gaGGGG mndpatkan apa yng qw dpatkhan di palu…

    palu qw kngen…
    qw akan pulang…
    yaku nalentora..

    I LOVE YOU PALU
    kta qw yng gaGGG khan qw lupkan…

    June 26th, 2009 at 1:49 am

  19. syatir

    Yah, kota palu memang punya sangat banyak potensi ekonomi. Kalo warga palu kreatif dan pemerintahnya mendukung, sy yakin kota palu bakalan bisa jadi lebih maju perekonomiannya. Coba saja kita lihat pesona alamnya, belum pernah sy lihat kota yang alamnya seunik kota palu sebelumnya.Contohnya yah, coba perhatikan cuaca kota palu, meskipun cenderung lebih panas, tapi tidak susah mendapatkan air le, juga dengan bukit2nya yang gundul, kalo lagi sering hujan keren sekali kayak didaerah tropis, hijau, tapi kalo lagi jarang hujan jadi gundul kayak di afrika, nah keren bukan?
    Nah, dari gunung kita turun kelaut, teluk palu, bentuk teluk palu juga jarang ditemukan padanan keeksotikannya di indonesia. ini tanda bahwa palu punya potensi wisata bahari. Sy rasa kita semua, warga palu dan pemerintahnya perlu komitmen bersama untuk mendayakan potensi itu, tidak cukup hanya dengan penelitian atau studi kelayakan, tapi mesti ditindak lanjuti. Adanya Ide Taman Terapung, Ekowisata dan apapun namanya, adalah merupakan satu bentuk perhatian yang sangat membangun. Alasan keterbatasan anggaran yang mengaharuskan adanya prioritas adalah sebuah kenyataan ekonomi. Akan tetapi dana kunjungan dan studi banding segala yang belum tentu ada hasilnya juga harus dimasukkan dalam prioritas (aaah dan mungkin dalam prioritas yang paling bawah. studi banding, kunjungan dan apapun namanya itu sudah relatif lebih mudah tanpa harus mengais anggaran daerah yang terbatas, studi melalui jaringan internet dan melalui media menurut sy lebih efisien dan efektif. Jadi, anggaran yang tersisa bisa dipersiapkan buat investasi pembangunan kota, yang tentunya buat kemaslahatan masyarakat kota palu sendiri.

    June 30th, 2009 at 11:25 pm

  20. Ndull

    palu…aq datang..bntar lagi q bakalan nginjak tanah klahiranq..banyak yg ingin lakukan k palu,,pgn tw yg lagi in d palu pgn yg jdi t kongkownya kawla muda..yaitu”bukit sofa’..jaln k TR..k jmbatan ponulele..maen k mall nya..tag lupa pula mum kaledo,nasi kuning,uta dada, uta katupa..dan lain..

    August 9th, 2009 at 7:35 pm

  21. vHia cuTe

    kOta paLu indaH Bnget……….
    bLum Lgi kaLaU BrkumpUL Ma tmaN2…..
    wAH + kERen bNget jika mNikmaTi kOTa paLu sma2.
    aQ Sneng bNget kLu sOre2 Tuh ke BUKIT SOFA n TAMAN LANGIT
    Wah.. pmNdangaNnya kRen bnGet,,
    BLum Lgi pUnya pCar yG Pngertian+sETia+baiK
    HduPq sRasa smPUrna bNget
    ecHa_vHia
    30 juLy 1987_06 agUStus 1991
    31 jaNUarY 2009

    August 28th, 2009 at 11:25 am

  22. vHia cuTe

    Nama LengKap : SuLvianTy MahaRanY
    Nama pNggiLan : vHia
    TTL : PaLu 06 agUStus 1991
    aLamat : jl. pURnawiraWan 3 ( PALU )
    Hoby : bLajar+maKan+chattiNg
    ciTa2 : DokTer
    Wrna faV : Hitam+puTih
    aRtis Fav :egi jHon+mikHa TamBAyong
    yG DisuKa : kejUtan
    yG Tdak disUka : aYam+jaRum suNTik+baLon
    TinGgi : 165cm
    bRat : 45kg
    emaiL : vhiacute50@yahoo.co.id
    NicK : cWek_bLaNk
    Nope : -
    naMa pCar : Reza sYahfaHLevi Umar
    nAMa pNgGiLan : ecHa
    TTL : Luwuk 30 juLi 1987
    aLamat : jl.garUda 2 ( PALU )
    TgL Jdian : ecHa_vHia 31 jaNuary 2009

    August 28th, 2009 at 12:25 pm

  23. JAMES WALALANGI

    …”KOTA PALU” tetap ku cinta…marilah anak-anak muda !!! saatnya qt bangkit untuk bersihkan sampah-sampah KOTA TERCINTA ini, mulailah dari diri qt sendiri, rumah qt serta lingkungan sekitar qt…saya percaya jebolan wisudawan/ti di semua universitas/sekolah tinggi di KOTA PALU bangkit bergandengan tangan tangan,tanpa memandang suku,ras dan agama BERSIHKAN KOTA dari sampah-sampah yang jadi momok selama ini !!!
    BERSIAPLAH QT RAIH PIALA ADI-PURA UNTUK KOTA PALU !!

    September 26th, 2009 at 10:08 am

Ikuti diskusi, tuliskan komentar Anda.

Citilink Garuda

LOCAL SEARCH

Search only in this blog

GLOBAL SEARCH

Search across Asia Blogging Network

GLOBAL

CHANNEL

COLUMN

More? Go to Asia Blogging Network Column section.

FEATURED

COMMENT