You're here: My City Blogging » Palu

Angin Kencang Terjang Palu, Belasan Pohon Tumbang

Comments fritzinfo — January 8, 2008 / 2:48 am

Hujan deras yang disertai angin kencang, Sabtu siang, menerjang Kota PALU, Sulawesi Tengah (Sulteng), mengakibatkan puluhan pohon tumbang menutup badan jalan. Angin yang menghajar sekitar satu jam sejak Pukul 12.00 waktu setempat, juga menumbangkan tower jaringan internet milik Pemprov Sulteng yang berada di areal Kantor Bappeda setempat. Bagian tower yang patah menimpah atap salah satu bangunan sampai hancur. “Jaringan internet terpadu di lingkungan Pemprov Sulteng macet total sampai batas waktu yang belum ditentukan,” kata Ilham, pegawai Bappeda Sulteng. Tower setinggi 42 meter milik Geonet, perusahaan penyedia jasa internet yang berlokasi di Jalan Kartini juga patah dan menimpah bangunan di sekitarnya. “Tower patah saat anging kencang. Kerugian ditaksir sekitar Rp50 juta, belum termasuk kerugian selama tidak beroperasi yang diperkirakan dua pekan ke depan,” kata Tandjung, pengelola Geonet. Banyaknya pohon yang tumbang menutup badan jalan membuat arus lalulintas terganggu karena sebahagian besar pengguna jalan tidak mengetahui keberadaan pohong tumbang tersebut. Pohon tumbang yang menutup badan jalan terlihat di Jalan S Parman, Jalan Setia Budi dan Jalan Raden Saleh. Tempat jualan yang berjejal di sepanjang pantai Penghibur Taman Ria dan Pantai Talise juga banyak yang rusak disapu angin kencang. Pemilik warung mulai membersihkan dan menyelamatkan barang dagangan mereka sesaat setelah angin reda. Sebuah pesta pernikahan di Kelurahan Besus, Palu Timur, berhenti lebih awal karena tenda biru penganten diterbangkan anging. Para undangan pernikahan lari berhamburan menyelamatkan diri.

Read full entry »

Post to: delicious, Digg, ma.gnolia, Stumbleupon

Teluk Palu, Potensi Wisata yang Tersembunyi

23 comments fritzinfo — January 8, 2008 / 2:44 am

Banyak lokasi wisata yang sebenarnya dapat menjadi andalan Kota Palu untuk di promosikan ke tingkat nasional bahkan ke internasional sekalipun sebagai potensi wisata penunjang ekonomi bagi Pemerintah Sulawesi Tengah, Khususnya Kota Palu.

ImageSalah satu potensi yang menjadi andalan yakni areal Teluk Palu, yang saat ini justru dipandang sebelah mata oleh Pemerintah guna di fasilitasi menjadi icon wisata Kota Palu. Padahal jika dilihat dari faktor alam, areal sepanjang pantai Talise itu, merupakan fenomena langka yang jarang ditemui di daerah-daerah lain. Deburan ombak di sore hari, terlihat indah manakala sangsurya mulai tenggelam, menjadi salah satu anugerah tersendiri yang diberikan Ilahi bagi masyarakat tanah Kaili.

Selain itu, pembangunan jembatan IV Palu, yang memakan dana miliaran rupiah, terlihat kurang lengkap tanpa disertai asset wisata disekitarnya. Malahan, proyek yang dibangun dengan dana APBD itu, saat ini sangat memprihatinkan kondisinya. Beberapa lampu penerang yang dipajang untuk menghiasi Jembatan di waktu malam, saat banyak yang telah hilang dan sengaja dirusakan oleh oknum yang tidak ingin melihat Kota Palu Indah.

Potensi tersembunyi yang ada di Teluk Palu, nampaknya belum tercium oleh para pemimpin kita baik di tingkat Eksekutif maupun Legislatif. Kenyataannya, sampai dengan saat ini, banyak sampah-sampah yang masih bertebaran disepanjang pantai, salah satu faktor penghambat dari rencana Pemerintah Kota Palu, untuk menuju Kota Adipura.

Dan yang sangat disesalkan, akibat permasalahan sampah ini, dua pihak yakni Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (LHK) dan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Palu, saling tuding dalam pengangkutan sampah yang bertebaran di sepanjang pantai itu. Dinas KLH menuding bahwa Disbudparlah yang seharusnya mengangkut semua sampah yang bertebaran disepanjang, karena wilayah itu menurut KLH lokasi tersebut, adalah areal wisata yang menjadi tanggungan Disbudpar.

Read full entry »

Post to: delicious, Digg, ma.gnolia, Stumbleupon

Canangkan Gerakan Palu Berbunga

Comments fritzinfo — January 7, 2008 / 1:14 am

<

p align=”justify”>Walikota Palu, Rusdy Mastura, mencanangkan Gerakan Palu Berbunga. Pencanangan itu dilakukan pada acara Pameran Bunga dan Bursa Tanaman Hias di halaman parkir utara Mall Tatura Indah Palu. Acara yang dilaksanakan oleh Perhimpunan Pencinta Flora Sulawesi Tengah itu, sebagai wujud dari Gerakan Nasional Penanman 10 Juta Pohon. Walikota Palu mengajak semua warganya agar menghijaukan lingkungannya masing-masing, dan di halaman rumah agar ditanami pohon-pohon yang bermanfaat dan bunga-bunga yang cantik.

<

p align=”justify”>Setelah mencanangkan Gerakan Palu Berbunga itu, Walikota,Ketua DPRD Kota Palu, Mulhanan Tombolotutu didampingi istri masing-masing, melakukan penananaman pohon di halaman Mall Tatura Indah, selanjutnya meninjau pameran bunga dan lomba tanaman hias. Yus Mangun, presidium Perhimpunan Pencinta Flora Sulawesi Tengah, kepada The Jakarta Post mengatakan, bunga yang dipamerkan itu mulai dari harga Rp 60 ribu hingga Rp 1 miliar. Bunga yang paling mahal adalah jenis agronema, anthurium, adenium, caladium dan sansiviera. Sedangkan tanaman hias yang mahal harganya adalah jenis komodo, gajah dan alien.

“Semua jenis bunga dan tanaman hias itu sangat mahal. Tapi kita sengaja pmerkan di tempat ini, dengan maksud agar warga tergugah untuk menghijaukan kota ini,” tandas Yus Mangun.***

Post to: delicious, Digg, ma.gnolia, Stumbleupon

Menikmati “Sepotong Surga” di Bibir Teluk Palu

14 comments andimiswar — December 9, 2007 / 3:30 pm

 Aroma laut yang berhembus bersama angin, membelai wajahku sore itu. Riak ombak tak begitu besar, namun terdengar iramanya memecah di tanggul.

Saya mencoba serileks mungkin dengan menyandarkan kepala pada kursi plastik biru. Ya, pantai Talise, tempat yang tak pernah membosankan untuk melepaskan penat dan rantai rutinitas. Melihat gunung dan pantai dalam waktu yang elementer menimbulkan sensasi tersendiri.

Landskap alami itu dipermanis dengan kehadiran sebuah jembatan berwarna kuning yang membentang di atas hulu sungai Palu. Sebuah kombinasi yang mengundang decak kagum. Wallpaper yang biasa ditemui di layar komputer, kini ada di depan mata. Nyata!

Seorang kawan kepada saya pernah mengatakan: Jika ingin gebetan anda jatuh cinta, bawalah ke pantai Talise saat matahari terbenam dan nyatakan perasaaan anda kepadanya. “Saya sangat yakin dia akan jatuh cinta kepada anda dalam suasana itu,” sarannya dengan yakin. Saya hanya mengiyakan dalam hati kala itu.

Read full entry »

Post to: delicious, Digg, ma.gnolia, Stumbleupon

Nosarara

Comments fritzinfo — December 3, 2007 / 8:46 pm

Setelah kurang lebih dua bulan menjadi topik diskusi di jagat blogger Palu, website Nosarara PBC akhirnya berwujud. Inisiasi untuk segera membuat medium ini datang dari Andi Miswar. Bersama Fritz, proyek ini segera digeber. Menunggui dua kali terbitnya mentari pagi di depan komputer tanpa rasa lelah, akhirnya website ini klar! Setangkup rasa sentosa menyeruak segera setelah melihat sederet komentar pengunjung yang mengucapkan selamat atas lahirnya medium ini. Semangat untuk membangun wadah ini juga karena dukungan dari beberapa simpatisan PBC. Dengan mengusung thema “Harmoni dalam Keberagaman”, medium ini berupaya mengakomodir potensi beragam yang dimiliki blogger dari Palu Sulteng.

Read full entry »

Post to: delicious, Digg, ma.gnolia, Stumbleupon

Citilink Garuda

LOCAL SEARCH

Search only in this blog

GLOBAL SEARCH

Search across Asia Blogging Network

GLOBAL UPDATES

FEATURED POSTS

CHANNEL

COLUMN

More? Go to Asia Blogging Network Column section.

COMMENT