You're here: My City Blogging » Pontianak » Article: Kenapa Indonesia Tidak Kenal Pontianak?
Sebenarnya pertanyaan di atas agak saya lebih-lebihkan sedikit. Semenjak saya pindah dan menetap ke kota Pontianak, setiap berkenalan dengan orang dari luar pulau Kalimantan, setiap saya sebutkan kota tempat saya tinggal, pertanyaan-pertanyaan ini pasti muncul:
“ptk?” [ptk adalah singkatan untuk Pontianak]
“Pontianak? Di mana?”
“Pontianak? Apa, tuh?”
Dan pertanyaan lain yang sejenis.
Bahkan keluarga saya di pulau Jawa tahunya hanya nama Kalimantan saja. Mereka tidak begitu peduli tepatnya di mana saya berada.
Kadang malu juga rasanya, juga letih karena harus berulang kali menjelaskan panjang-lebar.
Sebegitu ‘terbelakangnya’ kah, sehingga orang Indonesia tidak mengenal kota bernama Pontianak? Padahal saya masih ingat, sejak zaman sekolah dasar (SD) dulu kan kita dibiasakan menghapalkan nama-nama ibu kota seluruh provinsi yang ada di Indonesia. Apakah Kalimantan Barat beserta Pontianak sempat tidak tercetak di buku pelajarannya?
Post to: delicious, Digg, ma.gnolia, Stumbleupon
Search only in this blog
Search across Asia Blogging Network
More? Go to Asia Blogging Network Column section.
A feed could not be found at http://3gweek.net/feed/
Ikuti diskusi Ada 4 komentar untuk artikel ini.
funny
Saya juga sering tuh dapat pertanyaan kayak gitu yang kadang bikin saya sebagai orang Pontiank jadi gemes,duh orang2 itu pernah belajar ips gak ya??di sd nya gak diajarin apa?
Malah banyak teman2 saya yang sama2 kuliah di UKSW Salatiga berpikir kalau Pontianak itu masi kayak hutan,pokoknya jauh dari peradaban gitu deh padahal Pontianak sekarang kan uda lumayan maju,malah saya rasa pembangunannya cepet banget baru beberapa bulan gak pulang aja uda banyak berubah.
Menurut saya ketidaktahuan masyarakat Indonesia tentang Pontianak juga karena kurang “promosi” dari masyarakatnya sendiri, malah kadang2 ada yang malu ngaku klo asalnya dari Pontianak,saya sendiri si untungnya tidak termasuk orang2 yang seperti itu ya buat apa malu klo memang kayak gitu kenyataannya. Lucunya malah temen2 saya yang berasal dari luar Kalimantan sekarang malah ketularan logat melayu Pontianak gara2 sering bergaul dengan saya dan temen2 Pontianak lainnya.
July 5th, 2008 at 12:08 pm
Aji Bujang
Saya Asal Kuching Sarawak. Kalau di Sarawak,semua orang tahu Pontianak dan dimana lokasinya. Mungkin hubungan kekeluargaan sejak sekian lama. Saya tertarik dengan satu komen anda, memang perlu ada “promosi” untuk memperkenalkan pontianak bukan saja kepada masyarakat Indonesia sendiri tetapi juga kepada masyarakat luar Indonesia.
Kalau ada promosi, Pontianak boleh dikenali ramai, tidak secara langsung boleh menjadikan pelancongan sebagai salah satu cabang pendapatan kota ini.
Sebagai contoh, di Internet adalah cara paling mudah untuk mempromosi Pontianak dengan cepat dan boleh di akses dari mana-mana. Malangnya, masa ini amat kurang maklumat yang boleh diperolehi dari Internet untuk membantu memperkenalkan Pontianak kepada orang ramai.
Sekian, Salam Hormat.
January 11th, 2009 at 12:08 am
aland black
saya warga pontianak. gak juga ah mas… biasa aja, siapa bilang pontianak gak di kenal cuma emang kurang terkenal aja cz pontianak adem ayem aja, jarang terjadi gempa, jarang ada yang fenomenal, jarang ada yang neko-neko, makanya gak terlalu di sorot sama media, maklum selama ini kan di indonesia memang selalu mengandalkan media sebagai sumber informasi, nah kalo pontianaknya biasa-biasa aja pasti beritanya juga yang biasa - biasa aja dong… tapi ini cuma menurut saya ( yang kebetulan warga pontianak). tapi soal SDM nya emang saya akui masih ketinggalan jauh dengan yang di luar padahal SDA nya banyak banget yang bisa di olah. yo wes… makasih ya udah peduli sama kota pontianak.
February 7th, 2009 at 8:52 pm
elsa
seharusnya kita sbgai orang pontianak bisa memperkenalkan pontianak kepada orang-orang luar kalimantan karena pada kenyataannya banyak juga orang-orang sukses yang beraal dari pontianak.supaya mereka tau klau pontianak itu bukan hutan tapi kota.kita juga harus bangga karena pontianak itu kota yang dinamis.
February 20th, 2009 at 8:50 pm