Hujan di awal tahun

Di awal tahun 2008 hujan masih saja mengguyur kota Semarang setiap harinya terutama di saat malam dan pagi hari.

Untuk masyarakat yang bertempat tinggal di di kota bawah yang rawan banjir, hujan saat ini tentulah agak mengkhawatirkan karena hujan beberapa saat yang lalu membawa angin yang cukup besar daripada biasanya.

Dan tidak hanya banjir, hujan diawal tahun ini juga membuat beberapa mesin ekonomi di Kota Semarang seperti kawasan industri tidak berjalan maksimal seperti yang di beritakan oleh harian suara merdeka seperti yang terkutip di bawah ini:

Akibat hujan deras yang terus mengguyur Semarang, sejumlah wilayah terendam banjir tak terkecuali Kawasan Lingkungan Industri Kecil (LIK) Bugangan Baru dan Kawasan Industri Terboyo. Hal ini mengakibatkan membengkaknya cost pada distribusi dan biaya produksi. Menurut Ketua Himpunan Kawasan Industri (HKI) Jateng Didik Sukmono, banjir menggenangi mulai jalan raya Kaligawe, Banjir Kanal Timur sampai dengan Jembatan Kali Tenggang. Genangan ini meluber hingga merendam sekitar 30 persen Kawasan LIK Bugangan Baru yang luasnya mencapai 105 hektare. ”Kalau terdaftar resmi ada sekitar 573 industri yang relatif kecil, sementara di Kawasan Industri Terboyo jumlahnya mencapai 150 perusahaan besar,” papar Didik saat ditemui di kantornya, Kamis (3/1). Untuk Terboyo, jumlah industri yang tergenang mencapai 25 persen dari total kawasan seluas 300 hektare tersebut. Akibatnya banyak pemilik perusahaan berlomba-lomba meninggikan tempat usahanya.

Memang banjir sudah menjadi bencana langganan di kota Semarang dan kelihatannya tidak ada solusi yang sangat signifikan untuk menanggulanginya, apakah kita memang harus hidup dengan banjir?

Goa Kreo

img_8397-medium.jpgGoa Kreo adalah salah satu obyek wisata yang ada di Semarang. Sepertinya tempat ini menjadi favorit buat pasangan muda karena tempatnya yang jauh dan agak terpencil buat berduaan tapi kali ini kita tidak membahas yang itu :P . Saya kurang tahu untuk kendaraan umum yang melewati tempat wisata goa kreo karena lokasinya yang agak sedikit jauh dari pusat kota. Menggunakan kendaraan sendiri seperti motor atau mobil memang jauh lebih mudah.

Ada 2 hal yang menarik perhatian pengunjung untuk berkunjung ke goa kreo. Pertama karena goa kreo menjadi tempat tinggal puluhan kera liar yang hidup disana. Kera-kera ini dapat sangat mudah dijumpai di pagi atau sore hari. Disiang hari kita hanya dapat melihat beberapa kera saja.

171_7200-medium.JPG Kedua karena di goa kreo terdapat air terjun kecil yang airnya masih jernih sehingga kita bisa bermain air dengan bebas disana. Bermain dengan air jernih sudah menjadi barang langka di Semarang. Saya tidak tahu lagi dimana kita bisa bermain-main dengan air jernih di sungai.

Goa kreo terletak di lereng perbukitan dengan ketinggian 350 meter di atas permukaan laut. Dari arah depan menuju ke arah air terjun kita harus melewati anak tangga yang jumlahnya cukup banyak. Jadi untuk yang tidak terbiasa jalan, siap-siap aja untuk pegal.

Tetapi kepegalan kaki pasti akan sirna begitu melihat gemericik air yang jernih. Disekitar goa kreo kita juga bisa melihat keberadaan hutan yang menjadi salah satu paru-paru Kota Semarang.

Menurut berita pada tahun 2008 akan dimulai proyek pembangunan DAM di kawasan ini. Dikhawatirkan pembangunan DAM ini nantinya tidak sejalan dengan prinsip ekologi yang baik sehingga dikhawatirkan kawasan hijau Goa Kreo seperti hutan dan persawahan, yang merupakan andalan kota Semarang akan berkurang luasannya sehingga menimbulkan dampak negatif bagi ekosistem di sekitarnya termasuk kumpulan kera disana.

Saya kurang tahu apakah manfaat dibangunnya DAM ini akan seimbang dengan kehilangan habitat di sekitar goa kreo.

Jadi untuk masyarakat yang tinggal di kota Semarang, kunjungilah goa kreo sebelum anda kehilangannya.

Jl. Pasar Kambing

Jl. Pasar Kambing

Pasar kambing adalah sebuah nama jalan di dekat kantor saya di daerah cinde dekat java mall.

Kalau dari asal namanya saya kurang tahu juga kenapa di beri nama pasar kambing, tetapi kalau dilihat kondisi yang terjadi disana kita jadi maklum kenapa jalan tersebut diberi nama pasar kambing.

Di jalan pasar kambing memang benar-benar terdapat pasar kambing beneran. Uniknya di jalan ini kambing yang dijual dijajakan di trotoar yang diperuntukkan untuk pejalan kaki. Jadilah pejalan kaki kalah dengan kambing.

Di hari biasa pasar kambing ini buka dari pagi sampai sore hari dan biasanya hanya 1 atau 2 penjual yang aktif disana. Tetapi di saat hari besar seperti idul adha saat ini pasar kambing penuh dengan penjual kambing dan aktif berjualan sampai malam hari.

Saya kurang tahu kenapa pemerintah kota tidak membuatkan tempat yang layak bagi penjual-penjual disana. Saya pikir agak jorok juga sebenarnya berjualan kambing di pinggir jalan seperti itu. Apalagi kalau di malam hari banyak warung yang membuka warungnya di jalan pasar kambing ini.

Jadi kalau mau membeli kambing silahkan datang ke jalan pasar kambing.

Buat semua, Selamat Hari Raya Idul Adha.

Blogprint ala Suara Merdeka

BlogprintSuara Merdeka (selanjutnya disebut SM)adalah salah satu media cetak harian di Kota Semarang.

Setiap hari minggu mereka mempunyai 1 rubrik yang cukup unik yaitu rubrik blogprint.

Saya kurang tahu apakah di kota lain ada konsep seperti blogprint tetapi sepertinya kok belum ada rubrik dengan konsep yang sama.

Blogprint adalah salah satu rubrik didalam halaman konek yang mempublish blog yang dipilih oleh SM untuk ditampilkan didalam media cetak harian ini.

Blogprint ditampilkan seminggu sekali dan setiap kali blognya dipajang di dalam rubrik blogprint, si empu blog mendapatkan honor tertentu.

Saya kurang tahu juga apakah blog di luar semarang juga dilihat tetapi bila ingin blognya dipajang bisa subscribe link blognya ke alamat e-mail SM.

Salut untuk SM yang mendorong masyarakat untuk terus ber-blogging dengan menampilkan rubrik blogprint.

Skrinsut diambil dari blog fany

Kopdar dengan BP

Kopdar dengan BP

Beberapa jam yang lalu baru saja ber-kopdar dengan Mas Budi Putra yang sedang diundang Fakultas Teknik UNDIP untuk menjadi pembicara dalam pelatihan mengenai Citizen Jurnalism.

Kali ini Watoo, Tembalang menjadi tempat ngobrol kita dan tentu saja obrolan kita tidak jauh dari blogging blogging dan blogging lagi.

Good luck buat acaranya mas.

Semarang rentan bencana?

Hari ini diundang oleh GTZ GLG (for Good Local Governance) untuk menghadiri seminar tentang kebencanaan untuk menanggulangi bencana di Kota Semarang.

Datang sekitar jam 8 tepat sesuai dengan undangan, ternyata acara mundur sampai 1 jam lebih. Pembicara hari ini menghadirkan Ir.Imam BUchori dari UNDIP, Ibu Sri Rejeki dari Unika Soegijapranata dan Rahma Marry Herwati dari LBH Semarang. Ke 3 pembicara memaparkan bahwa kota Semarang mungkin tidak terlalu rentan dengan bencana alam namun pastinya rentan terhadap bencana lingkungan atau ekologi. Bencana lingkungan disebabkan oleh ulah manusia sendiri yang tidak menjaga keseimbangan antara pembangunan fisik dan lingkungan. Kota Semarang rentan terhadap bencana banjir, rob dan longsor. Kebanyakan dari potensi bencana yang timbul diatas di karenakan ulah manusia sendiri atau kebijakan pemerintah kota Semarang yang disinyalir tidak berpihak pada lingkungan. Kebijakan untuk membuka area hijau di kota atas yang dialihfungsikan akhirnya mengurangi area serapan air untuk kota Semarang dan mempertinggi potensi bencana banjir.

Sayang sekali banyak instansi pemerintah yang berkepentingan dengan kebijakan pembangunan kota Semarang tidak hadir sehingga arah diskusi tidak berlanjut menjadi sebuah konklusi final.

Halo …

Halo semua. Kota Semarang mulai untuk berblogging ria di My City Blogging sekarang.

Our channels and feeds

  • Business Channel (7 blogs)
  • City Channel (26 blogs)
  • Film Channel (10 blogs)
  • Health Channel (6 blogs)
  • Sport Channel (6 blogs)
  • Media Channel (6 blogs)
  • Lifestyle Channel (4 blogs)
  • Hobby Channel (4 blogs)
  • Science Channel (8 blogs)
  • Music Channel (3 blogs)
  • Tech Channel (10 blogs)
  • Tips Channel (4 blogs)
  • Travel Channel (9 blogs)
  • Writing Channel (5 blogs)