You're here: My City Blogging » Semarang » Article: Hujan di awal tahun

Hujan di awal tahun

didut — January 4, 2008 / 5:08 am

Di awal tahun 2008 hujan masih saja mengguyur kota Semarang setiap harinya terutama di saat malam dan pagi hari.

Untuk masyarakat yang bertempat tinggal di di kota bawah yang rawan banjir, hujan saat ini tentulah agak mengkhawatirkan karena hujan beberapa saat yang lalu membawa angin yang cukup besar daripada biasanya.

Dan tidak hanya banjir, hujan diawal tahun ini juga membuat beberapa mesin ekonomi di Kota Semarang seperti kawasan industri tidak berjalan maksimal seperti yang di beritakan oleh harian suara merdeka seperti yang terkutip di bawah ini:

Akibat hujan deras yang terus mengguyur Semarang, sejumlah wilayah terendam banjir tak terkecuali Kawasan Lingkungan Industri Kecil (LIK) Bugangan Baru dan Kawasan Industri Terboyo. Hal ini mengakibatkan membengkaknya cost pada distribusi dan biaya produksi. Menurut Ketua Himpunan Kawasan Industri (HKI) Jateng Didik Sukmono, banjir menggenangi mulai jalan raya Kaligawe, Banjir Kanal Timur sampai dengan Jembatan Kali Tenggang. Genangan ini meluber hingga merendam sekitar 30 persen Kawasan LIK Bugangan Baru yang luasnya mencapai 105 hektare. ”Kalau terdaftar resmi ada sekitar 573 industri yang relatif kecil, sementara di Kawasan Industri Terboyo jumlahnya mencapai 150 perusahaan besar,” papar Didik saat ditemui di kantornya, Kamis (3/1). Untuk Terboyo, jumlah industri yang tergenang mencapai 25 persen dari total kawasan seluas 300 hektare tersebut. Akibatnya banyak pemilik perusahaan berlomba-lomba meninggikan tempat usahanya.

Memang banjir sudah menjadi bencana langganan di kota Semarang dan kelihatannya tidak ada solusi yang sangat signifikan untuk menanggulanginya, apakah kita memang harus hidup dengan banjir?

Post to: delicious, Digg, ma.gnolia, Stumbleupon

Ikuti diskusi Ada 2 komentar untuk artikel ini.

  1. Thomas Arie

    Kalau melihat berita di televisi, memang mengerikan sekali bencana ini. Saya kadang heran, apakah banjir ini sudah dianggap sebagai “hal biasa”, atau sebenernya bisa dihindari (paling tidak diminimalisir)…

    Beberapa waktu lalu, saya lihat acara televisi, lupa gubernur mana yang ngomong, kurang lebih bilang, “Ini merupakan hal yang biasa, setiap tahun pasti terjadi…”

    Duh, kok kayaknya gimanaa gitu…

    January 4th, 2008 at 12:41 pm

  2. indra

    saya ingin gabung dengan my city blogging ini. cuma waktu saya coba isi form di link informasi umum kok nggak bisa ya ? ada saran mas..

    February 11th, 2008 at 7:34 pm

Ikuti diskusi, tuliskan komentar Anda.

Citilink Garuda

LOCAL SEARCH

Search only in this blog

GLOBAL SEARCH

Search across Asia Blogging Network

GLOBAL

CHANNEL

COLUMN

More? Go to Asia Blogging Network Column section.

FEATURED

COMMENT

  • darwanto — selamat siang pak pak saya kan belum punya sim, saya mau buat sim baru dan saya belum tau tempat bikin sim ...
  • asoy — saya 2 kali maen dengan psk gang dolly, pelayanannya monoton gk seruuuuu sumpah, malah terkesan keburu gt
  • santoso — Mohon bantuan informasinya untuk nilai UN terendah dan tertinggi yg diterima di SMAN 11 Yk dan SMAN 4 Yk. Trmksh sblmnya.
  • woko — aku mau nanya tempat/toko di jogja yang berani beli laptop bekasku dengan harga tinggi dimana ya?
  • asri — pak, saya dapat in fo bahwa klo da kehilangan motor yang dapat di ambil kembali di polres bekasi...sebelumnya saya kehilangan ...
  • IBU SISIDK — anak saya nem 25.55 lulus sdn n pengen masuk smpn 8 or smpn 1 kirakira bisa ndak ya?atau tolong dong ...
  • syatir — Yah, kota palu memang punya sangat banyak potensi ekonomi. Kalo warga palu kreatif dan pemerintahnya mendukung, sy yakin kota palu ...
  • surya — klu merasa maniak kopi??? pernah nyoba kopi florest?? disini masih tersedia banyak kopi florest mentah.
  • Regina — ass.klo nem 29,35 bisa msk sma negri mna ya,mksih
  • Regina — nem trndh sma 10 n 11 yk taun 2008 brpe.ktnggu sgra jwbn ny.mksih