You're here: My City Blogging » Surabaya » Article: Bahaya Pacaran Di Jalan Sepi
Motor dirampas, pacar diperkosa. Kalimat tersebut merupakan salah satu judul artikel kolom Metropolis di koran harian Jawa Pos hari ini pada halaman 31. Peristiwa ini terjadi pada hari Jumat lalu (10/8) di kawasan kompleks perumahan Dian Istana, perumahan elit dekat Graha Family yang tembus ke daerah Wiyung.
Sekitar pukul 20.00 kedua korban menuju kawasan tersebut untuk berpacaran karena tempatnya sepi. Setelah setengah jam kongko-kongko (duduk-duduk) tiba-tiba mereka didatangi 3 pria yang kemudian menodongkan arit dan membawa mereka menjauh dari kompleks perumahan menuju area persawahan. Selanjutnya motor korban dibawa oleh salah satu penjahat sedangkan sang gadis diperkosa oleh dua penjahat tadi hingga enam kali dibelakang pacarnya yang diikat. Baru sekitar pukul 06.00, kedua penjahat tersebut meninggalkan mereka. Berdasarkan catatan polisi, tiga tahun lalu pernah terjadi kejadian serupa di tempat yang sama bahkan si lelaki tewas oleh bacokan.
Memang jika kita menelusuri jalan-jalan sepi kota Surabaya di malam hari sering kita melihat beberapa pasangan sedang memadu kasih di atas sepeda motor atau di sampingnya. Jangankan jalan yang remang-remang, jalan yang gelap pun mereka tempati unuk berpacaran. Apakah memang tidak ada tempat lagi untuk berpacaran selain di jalan-jalan sepi yang remang atau bahkan gelap? Tidaklah mungkin juga bagi aparat keamanan untuk berpatroli di jalan yang sepi karena tindak kriminal malahan sering terjadi di tempat yang ramai kerumunan orang. Perlukah aparat keamanan memasang plang: “Awas, disini sering terjadi perampasan dan pemerkosaan” di titik kawasan rawan kejadian?
Nampaknya ini adalah tugas utama bagi para orangtua untuk memastikan anaknya mengerti tempat berpacaran yang aman. Adalah lebih baik untuk berpacaran di tempat yang banyak kerumunan orang daripada tempat yang sepi. Mal adalah tempat yang mungkin cocok untuk berpacaran karena siapapun tidak perlu membayar untuk masuk kedalamnya. Di Surabaya sendiri sudah ada 11 mal yang tersebar seperti Supermal, Pakuwon Trade Center, Tunjungan Plaza, Delta Plaza, Royal Plaza, Plaza Marina, Maspion Square, Galaxy Mall, Golden City Mall, Pasar Atom, ITC Mega Grosir dan BG Junction. Kongkow-kongkow di mal lebih aman daripada di jalan-jalan sepi. Selain itu ada jam malamnya karena mal tutup pukul 21.00, jadi lebih ingat waktu.
Post to: delicious, Digg, ma.gnolia, Stumbleupon
Search only in this blog
Search across Asia Blogging Network
More? Go to Asia Blogging Network Column section.
A feed could not be found at http://3gweek.net/feed/
A feed could not be found at http://feeds.feedburner.com/transjogja
Ikuti diskusi Ada 11 komentar untuk artikel ini.
Masim "Vavai" Sugianto
Malah lebih baik lagi nggak usah pacaran, langsung menikah, :-).
August 13th, 2007 at 11:39 am
dheff
sebaiknya orang tua memberikan kesempatn kpada anak2 anaknya….
jdi klo pacaran ga terlantar………kasian masa mudah ga di kasi kesempatn…
masalah tkut pergaulan bebasnya,sex,drug, deelel….harusnya di bekali dari awal yaitu keluarga……
October 9th, 2007 at 10:23 am
Remaja indonesia
Pacaran sebenarnya bukan budaya yang baik buat kita para remaja.Alangkah lebih baik bila langsung menikah apabila sudah sama-sama siap untuk berkeluarga,untuk menghindari tindakkan maksiat dll.Kalaupun terpaksa harus pacaran maka pacaran di rumah itu lebih baik dan lebih nyaman,sekaligus proses pengakraban terhadap orang tua pacar yang toh akan menjadi mertua kita kelak.
December 10th, 2007 at 4:13 pm
fanie
ehmmm..ya emang c ya…
pacaran juga jngan ditempat yang terlalu sepi..apalagi gelap..
sangat mudah sekali nafsu muncul…
kan lebih baik mencegah daripada mengobati..
pacaran di tampat yang aman2 saja..
kan enak jauh lebih terkontrol dan ga bakalan jatuh dalam dosa dech…
December 27th, 2007 at 11:24 am
zila
bener bgt pacaran itu enak d rumah,selain aman jg ngirit pengeluaran.bisa jd saling terbuka k ortu.
May 5th, 2008 at 12:44 pm
iqbal
bener juga bosss…..
tapi jujur cinta tanpa ngapa-ngapain tuh gak enak……..
kalian semua ngak usah munafik deh………
ini jg pengalaman ku,
q pernah dambain seperti yang kalian sebutin itu…..
tapi inget setan lebih banyak dari pada malaikatnya……?
July 10th, 2008 at 9:29 am
marlina
pacaran itu ga sehat lo terlalu berlebihan…
harus tetep jaga “KESEHATAN” biar ga “PENYAKITAN”…
tapi jangan terlalu polos lo didepan pacar….
bisa2 qt dibodohi n ga tau diapain lagi…
October 22nd, 2008 at 6:10 am
aniez
pacaran boleh-boleh n oke-2 aja asalkan dihadapan ke-2 ORTU, mau………………????
biar ga lama-2 truz NIKAH
November 21st, 2008 at 3:41 pm
wilde
no comment
February 3rd, 2009 at 12:24 pm
Azam
Bener banget tu…
Paling aman buat pacaran mang di tempat2 yang rame…
Kayak Mall,Pasar,Swalayan,Stasiun,Halte,…
Atau apalah….
ya gak..
ya donk daripada pacaran di tempat yang sepi2 malah mengakibatkan hal2 yang gak diinginkan kan repot juga.
Terhindar dari pergaulan bebas juga kan???
July 16th, 2009 at 11:09 am
Arum
Waw…ngeri banget ea ternyata!!!
Aq jadi heran…kenapa juga ea orang kalau pacaran pengennya di tempat2 yang sepi????
apa pengen lebih leluasa kale ea bwat ngelakuin apa aja..??
tau ah pucing…
July 16th, 2009 at 11:19 am