You're here: My City Blogging » Surabaya » Article: Gang Dolly

Gang Dolly

Ronald Daniar — September 20, 2007 / 12:46 am

Gang DollyGang Dolly adalah nama tempat lokalisasi pelacuran di aerah Jarak, Pasar Kembang. Lokalisasi yang diperkirakan terbesar di Asia Tenggara ini dulunya dikelola oleh Tante Dolly, seorang perempuan keturunan Belanda ketika pemerintah Belanda menginvasi kota ini. (sumber dari http://id.wikipedia.org/wiki/Dolly,_Surabaya)

Sudut kota Surabaya ini memiliki 898 wisma prostitusi dengan 8.000 orang perempuan penggoda yang tiap malamnya duduk berjejer di etalase kaca untuk menunggu pelanggan membooking. Pasti banyak orang yang menentang keberadaan tempat ini akan tetapi ternyata Gang Dolly memberikan penghidupan bagi warga sekitar untuk membuka bisnis sampingan seperti warung, tempat parkir, bahkan persewaan kamar mandi.

Alhasil, pada saat bulan puasa ini, roda perekonomian seakan macet karena kebanyakan usaha warga setempat adalah bisnis yang mendukung keberadaan rumah-rumah bordil itu. Gang Dolly ditutup selama bulan puasa dan banyak dari pekerjanya pulang kampung. Bahkan pemilik wisma mengatur kepulangan mereka dengan bis sewaan yang dikawal oleh beberapa body guard.

Itulah wajah lain dari kota Surabaya, yang sesungghnya bukan sesuatu yang patut dibanggakan. Akan tetapi, keberadaan tempat ini sudah diakui dalam peta maupun tata kota pemkot, bahkan dalam ruang lingkup internasional.

(sumber diambil dari Jawa Pos, 19 September 2007. Foto diambil dari http://www.kompas.com/kompas-cetak/0105/31/UTAMA/3005h01.jpg)

Post to: delicious, Digg, ma.gnolia, Stumbleupon

Ikuti diskusi Ada 111 komentar untuk artikel ini.

  1. apratihata

    ya klu dipandang sekilas tampak menrik dan menggairahkan para hidung belang, tapi disisi intern dolly dapat meningkatkan stabilitas kemakmuran perekonomian masyrakat sekitar..tapi,yang terkadang kita pertnyakan bagaimana??kita mensiasati penyakit yang terdapat di sana…tidak asing lagi yaitu hiv,aids dan penyakit kelamin lainnya..?
    apakah kita harus memberikan dokter2 pada setiap wisma,atau general chekup..seperti tes darah pada setip individu PSK..dan para pelanggan hidung belangnnya??kita harus terus pertanyakan.yang bisa menjadi kebijakan publik surabaya.saya hanya bisa memberikan komen singkat.apra fakultas hukum universitas wijaya kusuma surabaya.

    October 15th, 2007 at 11:17 am

  2. apratihata

    menjadikan suatu lokalisasi harus menjadi kan juga suatu solusi untuk waktu sekarang dan ke depannya sengga masyarkat tidak lagi mengalami hambatan yang sudah berkali-kali terulang seperti perekonomian pada saat bulan puasa sehingga ada suatu siasat.apratihata fakultas hukum unversitas wijaya kusuma surabaya

    October 15th, 2007 at 11:21 am

  3. Ronald Daniar

    Di negara ini belum ada suatu kepastian hukum yang kuat. Jika dibandingkan dengan negara maju, lokalisasi sudah memiliki hukum sendiri sehingga dikelola secara profesional. Mereka berusaha menjaga “kendali mutu” dengan salah satunya memeriksa kesehatan pekerjanya.

    Di Indonesia tidak hanya hukumnya yang belum berakar, tapi kesadaran masyarakatnya juga masih kurang. Lokalisasi sudah ada sejak negara ini belum dibangun. Akan lebih mudah jika lokalisasi tidak dipandang sebagai sesuatu yang terlarang dan tabu, melainkan sesuatu yang perlu diatur oleh hukum.

    October 16th, 2007 at 4:20 pm

  4. iken

    ya, kalo saya harus ditegakkan sebuah hukum yang jelas.

    kalo saya tanya, siapa yang paling tau ttg handphone?
    tentang tujuan penciptaanya, tentang operasional nya dll. yang pasti yang bikin kan ya? kalo kita beli handphone pasti ada buku pertunjuknya, ya kan? dari buku tsb kita jadi tau bagaimana semestinya hp berkerja dan berfungsi, kalo gak dipatuhi bakalan rusak. sama kaya manusua, kalo gak patuh dengan aturan Allah(baca : Syariah Islam) bakalan rusak.
    setiap perbuatan kita semestinya berdasarkan standard halal haram bukan standard manfaat. nah gitu deh kalo menganut standard manfaaat, banyak kekacauan dimana2.
    karena akal manusia itu terbatas dan penuh dengan banyak kepentingan

    October 20th, 2007 at 10:24 pm

  5. Cak Lo

    Menurut saya lambat laun pemerintah harus menutup tempat bordil itu, jangan mencari cari alasan dengan memberikan kemanfaatan adanya sumber kehidupan di lingkungan itu.Itu bukan manfaat, tapi mudlorrot dunia ahirat. Kalau pemerintah gak nutup tempat bordil ini berarti sama halnya melestarikan peninggalan Belanda.

    November 22nd, 2007 at 10:20 pm

  6. Laksono

    di daerah pacar kembang apa pasar kembang?

    November 23rd, 2007 at 1:34 pm

  7. Ronald Daniar

    Terima kasih atas koreksinya.Yang betul adalah pasar kembang.

    November 25th, 2007 at 7:03 am

  8. HENRY

    Menurut aku mungkkin lebih baik memang lokalisasi itu memang harus ada. unutuk meminimalisir dampak kekrasan seksual. Jadi ga selamanya psk itu merugikan.AMlaha ada juga yg lebih mahal di surabaya contohnya simponi, disana mereka menyediakan banyak cew dengan banyak pilihan dengan rate 450.000idr.

    November 25th, 2007 at 2:44 pm

  9. yoshua

    Semua keputusan pasti ada kosekwensinya, kl pun di tutp bagaimana nasib yang berkerja di sana, lha wong pemerintah sendiri ngak bisa menyediakan lapangan pekerjaan yang layak bagi banyak warganya. kalopun tidak di tutup harus ada aturan hukum yang harus di berlakukan dan juga aturan kesehatanya

    December 4th, 2007 at 1:34 pm

  10. andi bagus

    wadaw..ada pembahasan juga ttg gang dolly.kok gak yg baik2 aja y ?? tanya kenapa ??

    December 20th, 2007 at 10:54 am

  11. Ronald Daniar

    Kita tidak bisa menutup mata tentang situasi kota. Kalau urusan tata kota dan kemacetan menjadi bahan perbincangan, kenapa tidak dengan Gang Dolly? Bukannya ingin membuat perdebatan, tapi memberi tambahan wawasan tentang semua hal seputar kota Surabaya, baik yang buruk maupun yang baik.

    January 1st, 2008 at 7:22 am

  12. yudz

    gang dolly sebagai tempat yang berstigma negatif ato pusat zina paling gedhe se asia tenggara ato apalah bla..bla..bla…
    STOP!!!!think different donk…. Hey wake up!!
    kadang seorang koruptor pun, bagi anak2nya adalah seorang pujaan!!. teroris bagi mayoritas adalah pahlawan bagi minoritas…!!
    ini semua hanyalah masalah perspektif kita saja dalam melihat suatu masalah..,
    yang artinya segala masalah sangat perlu untuk difahami essensinya terlebih dahulu..objectiv and proporsional.
    ..selama ini kita hanya bisa bilang “akhh..najis”,. tau gk?secara gak sadar kita telah melakukan sesuatu yang gak bertanggung jawab bgt ketika kita udah bilang kata2 itu.
    see??!sadar gak??!!
    skrg coba fikir,.. siapa sih yang mau untuk hidup kyk gtu…
    so jgn pernah menghina ataupun menyindir. tapi singsingkan lengan baju and ulurkan tangan…
    biar Tuhan yang tentuin.

    January 9th, 2008 at 1:59 am

  13. roebijanto

    Masih ttg gang Dolly?kenapa komplek tersebut mesti menjadi debat yang ga berujung dan berpangkal.Harusnya kita semua melek!!prostitusi itu sudah seumur jagad ini.Harusnya kita ‘melestarikan’ daerah kebanggan arek-arek Suroboyo itu.Saya sebagai orang Surabaya asli gak merasa malu punya dolly!Mereka menampung ratusan TKW dan menghidupi komunitas disekitarnya.Coba bayangkan kalau tempat itu ditutup.Surabaya makin marak berkeliaran TKW2 tersebut menyerbu kepenjuru kota.Jadi teori gak ada penjual kalau pembeli gak ada memang tetap relevan sampai akhir jaman.Bravo!!!!

    January 16th, 2008 at 5:14 pm

  14. hyde

    eling bro
    sipilis
    aids
    klo hanya menginginkan kenikmatan sesaat tapi dosa sampai 80 tahun sadar bro

    January 21st, 2008 at 9:15 pm

  15. bambang sugianto cokroaminoto wonokusumo

    emang bagus dan perlu ada dolly karena untuk pembuangan penyakit kencing manis kalo ngga khan bisa sakit lalu pergi ke rumah sakit kan ada biaya lagi mendingan lngsung

    February 10th, 2008 at 11:11 am

  16. ray

    sipilis,HIV,AIDS itu memang membahayakan akan tetapi semua dpt di cegah dgn adanya sosialisasi…dan kesadaran masyarakatnya……

    February 15th, 2008 at 12:22 pm

  17. boy

    Kalo pengin musibah2 cepet datang… ya lestarikan aja tuh tempat. jangan lupa, kita ini punya nurani dan disitulah tempat bertanya …

    February 21st, 2008 at 10:28 am

  18. dazal

    saya kira lokalisasi dolly gak perlu di tutup,suapaya kekerasan seksual bisa di kurangi di indonesia khususnya di kota surabaya..yang palinhg penting bagaimana rencana pemerintah kota tuk menertipkannya suapaya penyakit yang paling ganas itu gak bnisa tertular oleh para Psk Dan lelaki hidung belang..dan juga saya kira gang dolly telah banyak memberi sumbangan kepada pemerintahan RI..!

    February 21st, 2008 at 12:12 pm

  19. defaka

    Dolly….????
    he3… merupakan pusat jual alat kelamin bekas!!!

    February 27th, 2008 at 6:03 pm

  20. azmi

    memang sih untuk menutup tempat semacam itu tidak mudah karena banyaknya konspirasi yang terselubung dari pihak aparat maupun pemerintah. klo mengenai apakah dolly harus ditutup apa tidak, jelasnya harus!! bukanya masalah moral dll saja yang tercemar tapi generasi2 yang tumbuh disitu juga kan tercemar dan itu terus berkembang dan bila moral sudah tercemar, wajar bila kriminalitas kian hari kian banyak, dan dengan semua tadi apakah tega sampeyan merelakan generasi2 sampeyan tercemar oleh kekotoran prostitusi gang dolly hanya demi pekerjaan yang menetap disana.

    March 6th, 2008 at 10:10 am

  21. paul alan

    welfare is our share concern and case, while morality is self case without hurts others.

    March 19th, 2008 at 12:31 pm

  22. yamani

    Secara ekonomi gang dolly sangat membantu pertumbuhan ekonomi masyarakat sekitarnya, tp secara moral sangat mempengaruhi psikologi anak - anak yang tinggal di sekitar tempat tersebut, kita hidup bukan hanya untuk didunia tapi kehidupan akhirat sangat perlu untuk diperhatikan. kenapa pihak yang berwenang tidak berani menutup tempat tersebut? ini perlu dipertanyakan… bangsa kita bangsa yang bermoral tapi kok.. yang merusak moral dibiarkan….

    March 24th, 2008 at 2:24 pm

  23. mays

    dolly..?
    o.. ya ya… ternyata ada berkahnya juga ya..? la ntu orang2 bisa mendapat penghasilan dari situ.. tapi yang ku pikirin, pa ntu uangnya halal..? sorry ku cuma nanya!

    March 24th, 2008 at 2:38 pm

  24. ahmadsutanto

    ati-ati aja tuh pemerintah pertanggung jawabannya di akhirat ini bukan masalah kecil ‘NERAKA’

    March 25th, 2008 at 12:40 pm

  25. gunandi

    komentar saya bahasa kasarnya tempat pelacuran emang sudah ada dari jaman rasul intinaya pemeritah bisa mensosialisasikan hal tersebut agar akan terjadi prostusi ”terselubunng”

    March 25th, 2008 at 12:46 pm

  26. nhala

    gang dolly harusnya d jadikan tmpat yang baik bkan sbg tmpat yang mmuaskan nafsu para lelaki hdng blang..ke adaan tempatny sngat buruk bgi perkembangan anak” yang tngggal dsana.hrusnya pemrintah bertindak tegas.

    March 29th, 2008 at 8:51 am

  27. hastomo gapuk

    ojo di tutup
    cok,i
    enak nyang kono cok
    kentu teruz
    awas mpe di tutup
    tak perkosa lowe ae

    March 30th, 2008 at 2:37 pm

  28. SteveN

    klo mnrutku jngn di tu2p
    coz
    ak mlez ONANI jd ke st ae
    klo mpe di tutup ak ONANI gmn??
    ap klo di tutup ak sama anjing ae
    hehehehe
    cok

    March 30th, 2008 at 2:44 pm

  29. FPI (Front Pembela doIly)

    Dolly sebagai tempat prostitusi dan juga ekonomi, sesuatu yang saling mendukung namun bertolak belakang, ekonomi untuk kemakmuran sedangkan dolly tidak baik untuk kesehatan fisik dan mental. Dolly dibiarkan tetap ada, namun tidak dikembangkan ke wilayah lain yang tujuannya menampung WTS kelas 2 nya atau WTS yang sudah uzur, jadi Dolly tetap di Dolly saja.

    April 1st, 2008 at 12:10 pm

  30. agus

    dolly pengen banget ngrasain surga dunia yang melegenda

    April 6th, 2008 at 3:20 pm

  31. Berpikir Merdeka | Angelina Sondakh berjenggot? ….

    […] yang tau mafia selangkangan Tempatnya lendir-lendir berceceran Uang jutaan bisa dapat perawan Kacau balau … Kacau balau negaraku ini […]

    April 11th, 2008 at 3:56 pm

  32. andreas tok

    justru saya setuju dengan eksistensi dolly. malah, lebih baik dolly dilegalkan + ditax. mengapa?
    1. mengurangi angka kriminal (kekerasan seksual dan pemerkosaan)karena sex, menurut teori “hirarki kebutuhan dasar manusia” oleh Abraham Maslow adalah kebutuhan jasmani paling dasar. jadi jika tidak ada prostitusi, manusia akan berkecenderungan untuk memuaskan nafsu dgn paksa contohnya dgn memerkosa.
    2. membuka peluang kepada bisnis lain + membuka lapangan kerja (motel, hotel, warung, depot, loper koran, rokok, dll) sehingga GNI Indonesia dpt lebih ditingkatkan.
    3. dengan memajaki Dolly, pemda Sby lebih bisa memonitor pekerja sex termasuk para germo karena dengan dipajaki, mereka terdata dengan lengkap. Selain itu, secara otomatis pemda menanggulangi penyebaran penyakit sex menular karena pekerja sex yang terinfeksi bisa langsung dicopot ijinnya.
    4. dengan pajak, germo dan pekerja seks diposisikan sama dengan penduduk lain terutama yang punya profesi atau menjalankan bisnis. saat ini, germo dan pekerja seks lain mengantongi uangnya sendiri dan itu terkadang membuat “pebisnis” lain iri.
    3.

    April 25th, 2008 at 4:33 pm

  33. henry

    DOLLY,aku rasa dolly banyak membantu ekonomi masyarakat.aku rasa ga ada yg salah dengan dolly, Knpa dolly harus ditutup? D aripada banyak tumbuh genersaai mudaa doyan sex bebas dengan pacar yg berakibat kehamilan lebih baik dolly tetap ada.dalam satu titik pasti ada 2 problem yaitu positf atau negatif.

    April 29th, 2008 at 5:26 pm

  34. sayang_kamu

    ini akan menjadi salah satu bukti ketidakseriusan pemerintah. Lokalisasi di depan mata saja masih terpampang lebar dan sangat jelas…bahkan seluruh dunia tahu akan hal ini, kenapa harus repot-repot mengeluarkan undang-undang ite untuk dunia maya???
    Jangan-jangan semua aparat depkominfo ada kaitan eratnya sama dolly, sehingga dolly di biarkan meraja rela (di dunia nyata) sedangkan mereka berusaha mengalihkan perhatian masyarakat kepada pornografi dunia maya…
    Mereka tuh gak pernah pake otak…
    urus saja yang nyata…kalau urusan maya ma nanti aja…

    Pemerintah, LOe kalau baja tulisan ini (khususnya depkominfo beserta pimpinannya) loe itu goblok, gak bisa bedakan dunia maya dan nyata..bahkan loe sendiri gak bisa bedakan mana dunia it dan mana dunia kenikmata….

    April 30th, 2008 at 1:04 am

  35. joel

    jgn ditutup dulu krn sy blm berkunjung kesana he he he he

    May 8th, 2008 at 3:18 pm

  36. nheena

    dolly??? wow…. bisa dibilang keren bisa dibilang brengsek!! bayangkan kalau semua laki2 kesana ? kita yg dirumah ama sapa? enakan mereka donk!!! kita kan jg perempuan !!

    May 11th, 2008 at 12:38 pm

  37. waluyo

    Di kelola yang baik, biar tambah asyik….
    isi dunia kan ada yang baik dan jelek, yang baik belum tentu lebih baik dari yang jelek, bahkan kadang yang jelek itu lebih baik dari yang menrasa baik…..
    pikirkan….dalam2 kata2 ini.

    May 15th, 2008 at 10:55 am

  38. uuk

    semua itu dari pribadi masing-masing gak ada gang dolly sama adanya gang dolly gak akan merubah orang yang mau melakukan maksiat, cuma kalau di gang dolly kan tempatnya terang-terangan.
    semoga crew gang dolly semakin ayem di neraka!!!

    May 15th, 2008 at 6:45 pm

  39. rivay

    Pemerintah perlu mendata berapa jumlah penghuninya setelah itu dibuatkan perda khusus tentang dolly,agar supaya tdk ada lagi penambahan jumlah psk.Oleh sebab itu harus ada kontrol dari masyarakat sebagai penyeimbang. Misalkan ada lokasi lain yang jauh dari pemukiman dolly bisa direlokasi, jangan ditutup.

    May 16th, 2008 at 1:56 pm

  40. Bruur

    Ehm . . .
    sebelum berbicara Dolly yang gak ada abisnya, mang dah pada tau sejarahnya Dolly itu sendiri . .?
    Gw gak yakin pada tau persis . .
    Masalah kena Penyakit Kelamin . .. heheh . . bro we are not living on the edge ok . . so .. ?
    Gak cuma sama PSK kok berpeluang untk terjangkit penyakit ” itu ” yang kata banyak orang penyakit nista.
    Terus masalah datangnya musibah . .? Bro umurnya Gg Dolly dah berape puluh taon . .? Bahkan untk orang yang pertama ke SBY aja pasti nanyanya Dolly duluan bukannya yang lain .. gak usah munafik lah . . emang mereka ( laki-laki yang datang ke SBY ) bakal nanya Sutos . .? TP . .? kagak coy . . nanyanya pasti ” Anterin ke dolly dong, pengen liat gw ”
    Dan gw setuju kok bahwa sex crime itu bisa di cegah dengan adanya lokalisasi. Kita ambil contoh Thailand, Singapore,dan beberapa negara di Eropa juga seperti itu kok. . . ini FAKTA.
    Terus generasi yang tercemar . .? Gw rasa nggak yah semuanya tergantung dari pribadi masing masing ..
    tercemaran mana sama ” Buntingin anak orang ?”
    Malunya seabad-abad . . lah kalo ke Dolly . .? paling orang nyengir doang . .
    Alat kelamin bekas . . .? hehehe . . jangan menghujat seperti itu bro . .
    gak baek ngebuka luka orang tapi kalo di buka luka sendiri gak suka . . heheh no offense yah bro . .

    May 17th, 2008 at 3:32 am

  41. karyo

    jadi manusia itu jangfan munafik coi ,didunia ini sudah digariskan ad baik pasti ad jelek,jadi gak perlu ad perusakan pengsiran psk,tinggal gimana kita mo baik ya jauhi hal yg gak baik,gitu aja kok repot

    June 16th, 2008 at 6:36 pm

  42. icha

    kq pemerinta mendukung kemaksiatan???

    klw aq yg jd pemimpn negara aq bkal hancurkan ang doly

    June 17th, 2008 at 6:33 pm

  43. Dyka

    kalau ada Psk yang mau mengundurkan diri bgaimana???

    apakah di gang dolly memperbolehkan psk nya mengundurkan diri atas keinginannya pribadi???

    June 19th, 2008 at 2:59 pm

  44. citra Dara

    gang dolly?oks bgt.. so if u want to find girl..dolly is solution.. menurutku dolly merupakan cerminan dari masyarakat yang sakit..saya rasa keberadaan gang dolly bukan masalah besar.. so about moral nanti dulu yaks..kita lihat saja pemerintah yang ‘geblek’ itu yang lebih rela negeri Indonesia dipenuhin ma koruptor ketimbang para pelacur..berantas dulu lah koruptor n bercermin diri dulu baru ngurusin Dolly..eeeeeeeeeemmmmmmhhh dolly never die.

    June 25th, 2008 at 5:47 am

  45. mahasiswa sosiologi unair

    yang jelas jangan menjadi juri dalam sebuah kehidupan !!!

    jadilah pengamat dan pemerhati dari sebuah realita kehidupan Dolly..

    kalo hanya PSK nya yang selalu disalahkan,kenapa tidak hidung belangnya pula yang disalahkan ?
    tanyakan pada diri masing masing kenapa juga pemerintah tidak membasmi dan melarang adanya kehadiran Dolly..

    semua tergantung dari kesadaran masing masing…
    jangan pernah sekali kali mengatakan bahwa Dolly adalah hal yang haram bagi agama..

    ingat !! semua bila disangkut pautkan dengan agama makan akan “berhenti total”
    maksudnya begini…jelas kalo agama akan membuat semua kita di dunia ini akan menjadi orang yang berdosa.

    perhatikan pula semua pekerjaan yang ada di dunia dengan menggandengkan agama !!!

    tahu artis ?

    artis selalu membuka aurat demi kepopuleran diri masing masing,mulai dari paha putihnya sampai belahan buah dadanya “TOKET”…apakah kita bisa melarangnya dengan segera karena bagi agama itu adalah haram ??

    sia sia !! saya yakin sia sia saja

    intinya jangan pernah membawa agama dengan suatu pekerjaan..

    pandangalah dengan Sosial,Filsafat,Ekonomi,Kesehatan dll yang bisa kita ambil kesimpulan yang benar dari semua itu..

    sekarang tak usah lah mempermasalahkan semua itu…mari permasalahkan bagaimana negara ini tetap menjadi negara yang makmur…dan menjadi tempat indah bagi kita semua..

    biarlah keharmonisan melekat pada diri kita masing masing…

    belajar untuk memahami bukan untuk menjadi pengeksekusi !!

    buat yang punya blog…maaph ya comment nya terlalu banyak…salut ma kamu…

    thanks…sorri kalo ada kata kata yang salah dan kurang……maaph banget..

    SALAM
    SOSIOLOGI UNAIR

    July 21st, 2008 at 1:07 pm

  46. M. Kasful

    kadang kala di sebuah pakaian terdapat banyak noda, dan juga banyak macamnya deterjen seperti rinso, soklin pewarna(agar warna pakaian cerah), bayclin(lebih putih mengkilap), dsb. so tinggal pilih aja(yang penting pakai otak)

    July 27th, 2008 at 8:53 pm

  47. faiqul

    ya atau tidak………………………..itu yang harus kita pilih!!!!!!!!!!

    July 27th, 2008 at 8:57 pm

  48. Bedjoz

    Mnurut aq dg adnya G dolly tu.Akn Menambah klengkapan kota,,,n ga prlu d ttup…

    July 30th, 2008 at 9:34 am

  49. Handoko

    LARANGAN?
    Melarang sesuatu yang baru tumbuh saja tidak mudah seperti komplex Moro Seneng, apalagi melarang suatu komplex PSK dengan 8oo rumah dgn 8000 karyawannya yang sudah exist jauh sebelum RI lahir tentu akan jauh lebih sukar lagi. Kami menulis komentar ini seolah-olah bahwa pemerintah “belum tahu” atau “kurang tahu” atau seolah-olah itu adalah “komplex yang baru muncul”.
    Kalau sudah tidak mungkin dilarang maka kemungkinan pembatasannya adalah:
    1) Jangan mengijinkan komplex baru
    2) jangan mengijinkan daerah-2 baru tempat PSK menjajakan diri
    3) Service dan pelayanan kesehatan bagi para PSK
    4) Kontrol kesehatan kepada setiap pengunjung
    Peraturan-2 ini dirumuskan dalam ketetapan undang-2 dengan disertai tindakan-2 tegas thd pelanggaran.
    Sekian komentar saya dan terimakasih.

    August 5th, 2008 at 4:49 pm

  50. didik

    tolong di perbaiki dolly itu

    August 10th, 2008 at 2:50 am

  51. arief bond

    emh gimana uei disitu harus ada perda yang mengatur tentang kewjibaN dan hak

    masak anak kecil aja bisa jalan jalan disitu sech…..

    tanya apa donk

    yang salah sapa dong

    hal itu loh da kayak biasa aja dech..

    wah gimana nech…..

    August 14th, 2008 at 11:27 am

  52. Redfeeds

    Sudah hampir setahun artikel ini ditulis. Komentar yang masuk juga sangatlah beragam dan inilah hidup dalam masyarakat, pasti ada yang pro dan kontra, ada yang mendukung ada yang menghujat. Bagaimanapun juga, semuanya itu diatur oleh perundangan pemerintah kota. Jadi keberadaan Gang Dolly juga adalah bagian dari tanggung jawab pemerintah kota.

    Namun, jika kita berada dalam posisi pemerintah kota, saya rasa kita juga akan mengalami kesulitan dalam mengambil tindakan karena opini masyarakat yang sudah pro kontra karena Gang Dolly ini sudah terlanjur “dibiarkan” berpuluh-puluh tahun.

    Menjelang perayaan kemerdekaan RI ini, mari kita fokuskan untuk membuat semuanya lebih baik lagi, tanpa mencerca dan beromong kosong, melainkan membuat tindakan nyata yang memajukan bangsa, khususnya warga kota Surabaya.

    Kolom komentar ini masih terbuka bagi siapapun yang ingin memberi masukan, pendapat, dan lain sebagainya dengan mengingat bahwa pendapat orang lain mungkin bisa jadi adalah benar.

    August 15th, 2008 at 8:08 am

  53. paran

    Dolie…gw mahasiswa baru di Surabaya asal Medan yang pertama kali menginjak Surabuaya, merasa tertegun dengan dolly yang katanya terbesar..Intinya dolly punya sesuatu + dan -. Dan sekarang yang patut kita usahakan adalah bagaimana mengoptimalkan + bukan -.

    yang pasti kita ga boleh menolak tempat ini.analoginya adalah perbandingan cewek dan co di Indonesia. Kan kcian tuh ce yang ga dapat pasangan. KOg cuantik ??? lagi apes kali…

    August 17th, 2008 at 7:25 pm

  54. Pak, anterin ke Puncak (Dolly)! « Shake Our Hand & Says Unity!

    […] “Contohnya, kalau ada penumpang yang bilang, ’Anterin ke Puncak’ berarti saya harus tancap gas ke Gang Dolly,” kelakarnya. Yang belum tahu infonya Dolly ada di sini. […]

    August 23rd, 2008 at 5:12 am

  55. stephanie

    kalo menurut aku, gang dolly ad juga gpp..
    cuman??
    apa kita pernah berpikir?bahwa para perempan yang kerja di situ juga pastinya ga pengen kerja kayak gitu!!
    mereka kayak gitu cuman karna terpaksa!!

    indonesia sudah merdeka, tp kok perempuannya ga merdeka sih?
    apalagi, yg kelolah itu tante dolly orang belanda?
    belanda pernah menjajah indonesia khan?
    kalo kayak gini= perempuan2 indonesia dijajah sama tante dolly!!
    ia ga?

    August 30th, 2008 at 9:56 am

  56. mustseno

    dollly…apaan tu..gitu aja kok repot
    biarin aja lah….kalo semua maunya baek..siapa yg jelek…
    Tuhan udah ciptain tu berpasangan..ada siang ada malam, ada hitam ada putih….
    sebagian dr anda ( yg merasa munafik) pernahkah anda tahu derita dibalik pekerjaan mereka…apa yg melatar belakanginya,….sementara sikap pemerintah bagaimana? ntar sambung lg dehhhh

    September 8th, 2008 at 10:40 am

  57. mustseno

    kata guru ngajiku…dolly berasal dr bahasa arab “dolin” (kalo ejaannya salah tolong dioreksi yaa)….yang artinya “tersesat”

    September 8th, 2008 at 10:43 am

  58. dimas

    kenopo yo,nang dolly gk ada pelacur cewek cakep yg seumuran 12-14 tahun

    September 8th, 2008 at 1:10 pm

  59. Arek wisma Barbara

    KONTOL LOE SEMUA….!!!!
    Kaya yg tau doli aja.

    Doli = Dolanan Peli [mainan peler]

    October 6th, 2008 at 12:02 am

  60. dewa

    Kalo mau kena aids ya ke dilly aja… pengen cepat mati ke HIV ya ke dolly aja… pengen masuk neraka ya ke dolly aja… insyaf wahai manusia… kiamat sudah dekat…

    October 8th, 2008 at 10:01 am

  61. ivan

    doli = odol-odol peli
    yg belum pernah coba mohon di coba
    harga terjangkau

    October 9th, 2008 at 6:02 am

  62. asta

    masya Allah…

    October 12th, 2008 at 11:41 am

  63. Chelsea

    kan enak ada gang doly kita bisa memuaskan alat kelamin kita sampai ber jam jam lamanya,,,,, dengan bermodal uang ga’ sampe 500 ribu kita udah bisa orgasme disana,,,,,,,pokoknya kelamin wanita itu rasanya bagaikan ada di surga dunia,,,, apalagi kalau wanitanya berteriak,,,,,,, ah ah ah ah ah ah ah,,,, itu lagi

    October 15th, 2008 at 2:01 pm

  64. SAYA

    Saya senang (dan heran)karena/kenapa gang dolly tidak tersentuh sama sekali oleh FPI………..knpa majalah play boy yg bsa dkatakan cuma maksiat mata dicekal sampai segitunya….sedangkan gang dolly yg jelas2 tempat permaksiatan (terbesar di asia tenggara)tak tercium sama sekali oleh FPI, knPA.?????????????? Kalau masalah majaloh playboy FPI bisa sampai main kekerasan (bisa diakatakan sedikit brutal), tapi kenapa lokalisasi yang satu ini tidak tersentuh sama sekali…..apa takut tergoda nantinya, apa takut luntur imannya, atau takut diperkosa oleh semua wanita pemuas nafsu itu….???hiks…hiks…hikssssssss……………
    ini sebuah kritikan atau pertanyaan besar buat FPI. kalu benar2 mau menegakkan syariat dan memberantas semua kemusyrikkan.

    NB:ada yang masih perawan gak mbak…???
    MERDEKA………………………….
    Salam galamai keripik sanjai……

    October 24th, 2008 at 9:00 pm

  65. a

    SAYA TIDAK SETUJU untuk alasan apapun.

    Hal terbodoh jika kamu memandang sesuatu hanya untuk MATERI?

    Apakah anda hidup untuk mencarinya?
    Pasti setiap manusia bilang untuk menyambung hidup, maka saya harus mencari penghasilan, walaupun dengan cara… bla.. blaa.. blaa…

    atau, Apakah hidup hanya untuk mencari kesenangan?

    Tidak, tidak demikian !

    Tidak ada alasan menyambung hidup dari tindakan asusila, prostitusi, lokalisasi, bahkan jika kamu mengindahkan hal semacam ini,
    maka berzina, mencuri, merampok, mutilasi, bunuh diri PUN menjadi ALASAN yang klimaks sebagai TUNTUTAN hidup.

    Ironis bahkan tragis. Semua itu terjadi hanya untuk MATERI…

    BUKA MATA, katanya negara agraris?
    jika saja semua PSK itu bercocok tanam, mungkin negara ini makmur bukan main!

    October 27th, 2008 at 1:42 am

  66. Handoko

    Mengapa Gang Dolly sebagai kebanggan kota Surabaya harus ditutup?
    Kalau bis malah harus diperbesar, diperluas, ditertibkan, diperindah, dibersihkan dan dipermodern. Disamping itu kita-2 yang ingin mencari kepuasan jasmani dan rohani ini harus kemana?. Bukankah kepuasan-2 tsb adalah naluri mahluk hidup?

    October 27th, 2008 at 6:46 pm

  67. Handoko

    HOBYY
    Saya hidup di negeri-2 europa sejak 30 tahun. Maka bersama ini saya tolak pendapat bahwa penyebab utama pelacuran adalah akibat terpuruk-nya kehidupan perekonomian suatu negara. Justru di negara-2 yang kehidupan perekonomian sudah tinggi seperti di Europa perkembangan prostitusi juga semakin hebat. Hal ini bukan baru terjadi tetapi menurut sejarah sejak ribuan tahun jll perkembangan prostitusi sangat besar di kerajaan-2 besar yang kehidupan dan kemakmuran ekonominya tinggi sekali seperti Romawim, Junani, Mesir, Persia dsb. Jadi bukan karena alasan ekonomi sebagai penyebabnya tetapi karena: HOBBY para wanita untuk menjadi pelacur.Sebab inilah yang paling sukar diberantas sejak puluhan ribu tahun !!!! Saya hidup di kota-2 besar di Eurupa, dimana di negara-2 tsb boleh dikatakan tidak ada pengangguran, dengan kata lain seseoramg akan mudah sekali untuk mendapatkan pekerjaan halal dan gajinya akan selalu dapat untuk memenuhi kebutuhan hidup. Tetapi justru dinegara-2 tsb perkembangan prostitusi juga peast. Penyebab ke dua adalah: IZIN DARI PEMERINTAH dengan kata lain Pemerintah tidak melarang. Boleh saja masyarakat mengeritik, demonstrasi dan menolak adanya prosriusi tetapi kalau Pemerintah mengizinkan maka masyarakat mau apa? Dan kenyataannya di Indonesia Pemerintah mengizinkan, ini repotnya.
    Jadi dengan bukti-2 ini janganlah seseorang berpendapat, bahwa kalau perekonomian maju maka Prostitusi akan lenyap atau semakin berkurang.

    October 27th, 2008 at 7:17 pm

  68. muhamad ziddan

    ASTAGHFIRLAH………..UDAH JANGAN DITERUSIN.KITA HIDUP DIDUNIA GAK SELAMANYA.JANGAN MAEN2 DENGAN DOLLY DAH.KUALAT NTAR.APA NGGAK ADA PEMIMPIN KITA YANG BERANI MENUTUPNYA.INGAT AKHIRAT BRO.JANGAN ASAL ENAK TRS KITA JALANIN.EMANG UNTUK EKONOMI SIH BAGUS.TAPI DAMPAKNYA???????KITA INI BANGSA TIMUR FRENDS.MENDINGAN SURUH AZA AMROZI DKK NGEBOM DOLLY,DARIPADABALY.TUL/NGGAK???????????????

    October 30th, 2008 at 12:24 am

  69. rald

    ….!!!
    dolly..
    kita hidup di dunia ini pasti ada yang namanya positif dan negatif.
    sekarang, kita lihat n ambil hikmahnya aja..
    dari segi negatif kita lihat..apa sih dolly itu??
    mungkin terbesat dalam benak kita adalah SEX market!iya g??tempat dimana banyak orang “jualan” dosa..
    tetapi lihat juga segi positifnya..dimana banyak terjadi pengangguran dan hidup serba minim dan akhirnya ujung2nya merampok, mencuri disertai dengan kekerasan pula..huff..
    jangan dikira mereka sebagai “pelaku” enak2an di gilir orang segitu banyak tanpa perasaan cinta…mereka hanya berpikir, bagaimana mereka menghidupi keluarganya, gimana mereka menyekolahkan anak2nya..

    sekarang kita sebagai manusia mau apa??melarang mereka??menutup dolly??
    apakah orang2 yang bakal menutup dolly mau memberikan pekerjaan kpd mereka?apakah sanggup membuat lapangan pekerjaan laen buat mereka??
    jujur aja aq juga g setuju adanya dolly bung..
    tapi apa bisa di kata..

    pikir baik2, lihat dengan qolbumu,dan jangan hanya bisa ngomong aja n asal tutup dolly..

    buat dolly, hati2 dengan kehidupan dunia n akheratmu..peace of all!!

    October 31st, 2008 at 8:57 am

  70. Handoko

    PROSPEKT tentang GANG DOLLY:
    Saya usulkan agar pemerintah Surabaya menerbitkan prospekt-2 yang menarik tentang Gang Dolly sebagai kebanggan kota Surabaya agar Kota Surabaya akan menjadi semakin terkenal. Prospekt-2 tsb supaya dibagikan ke Hotel-2 di Surabaya dan kota-2 lain sekitar Surabaya dan juga di Airport Juanda. Prospekt tsb berisi: 1) peta untuk menuju gang Dolly dan peta daerah gang Dolly itu sendiri. 2) System tarif dan Pembayaran di Gang Dolly. 3)Daftar nama-2 perumahan PSK dengan alamat, nomor Telefon, service-2-nya, jam operasinya serta nama-2 Gen. Manager setiap perumahan PSK tsb dan jumlah Players-nya (PSK) 4)Daftar rumah-2 makan dan hiburan-2 lainnya. 5)Alamat Pos dan Service kesehatan. 6) Pos keamanan. 7)Kantor Informasi yang memberikan informasi-2 kepada pengunjung terutama yang baru datang pertama kali. 8)ketentuan tidak boleh membawa senjata tajam. 9)harus menolak untuk berhubungan dgn anak-2 dibawah umur. 10)Foto-2 yang menarik dari para PSK (misalnya dibawah foto tsb tetulis: = Maya dari Club Arjuna tanggung puas=, dengan sendirinya PSK tsb harus membayar uang reklame kpd penerbit prospekt). 11)Disamping itu setiap perumahan PSk juga dapat mereklamekan usahanya dengan foto-2 yang menarik di prospekt tsb misalnya: ruangannya, foto-2 Player-nya, Ruang Berdansa-ny, kamar-2-nya dsb. Semakin besar reklamenya tentunya samakin besar beayanya yang harus disetor ke penerbit prospekt ini.

    Kalau pemerintah memang tidak sanggup untuk menutup Gang Dolly, maka harus dibuat peraturan-2 penertiban dan sekaligus memasarkan Gang Dolly sebagai atraksi yang memikat dan menarik terutama untuk tamu-2 dari luar kota Surabaya. Yang penting setiap pejabat dari luar kota wajib untuk diajak untuk meninjau Gang Dolly agar mereka mempelajari dan mencontoh Gang Dolly untuk daerah mereka. Dengan demikian maka Gang Dolly akan menjadi semakin terkenal dan dapat menjadi contoh komplex-PSK untuk daerah-2 di seluruh Nusantara dan Indonesia, bahkan kalau bisa agar juga dijadikan contoh untuk negara-2 lain. Dengan demikian maka Gang Dolly akan dapat menarik para Investor untuk menanam modalnya di Gang Dolly yang akan semakin membesarkan Gang Dolly pada chususnya dan Kota Surabaya pada umumnya.

    Bagi para pembaca tulisan saya ini yang menginginkan berdikusi ttg GD dgn saya maka saya terbuka untuk menerima diskusi ini melalui email saya:
    handoko@favor-travel.com

    November 5th, 2008 at 5:58 pm

  71. muhamad ziddan

    ngurusin diri sendiri aja susah……………………………..ngapain mikirin hidup orang lain.kalo lu dah bisa menempatkan dirimu sendiri,,,,baru urusin orang laen.nggak berarti menurut lu bener,,juga bener bagi orang lain.kita masing2 punya otak yg berbeda…..jadi pikiranya juga beda2.ya itulah dunia.

    November 7th, 2008 at 2:02 am

  72. muhamad ziddan

    UNDANG-UNDANG PORNOGRAFI & PORNOAKSI????????????????????????????????????????. MANA?????????????????.GAK PERLU DIADAKAN KALO MASIH ADA DOLLY…ITU BUKTI KALO PEMERINTAH MASIH BERAT SEBELAH & GAK SERIUS.BISANYA NGASIH UNDANG2 TOK.TAPI????PENYELESAIANYA GAK ADA.GUA JUGA BISA KALO CUMA BUAT PERATURAN.TAPI GK ADA TINDAK LANJUTNYA

    November 8th, 2008 at 11:45 pm

  73. leonardo oktavianus

    Wkawkwkawawk… ke doly aj kok di perdebatkan toh ya.. Jgn pernah takut ke dolly.. Sekali waktu bro.. Saya juga sering kesana ( 1 bulan 2 kali ).. Kl kesana PAKE KONDOM.. jgn maen “polos” an.. disana kan wilayah WAJIB KONDOM.. Sudah coba dl aj.. Baru komentar.. Take Care bro..

    November 13th, 2008 at 1:26 pm

  74. fitri

    knp c harus ada rumah bordil di surabya, emank g ada pekerjaan lain apa selain melacur itu. seharusnya pemerintah menanggulangi lokalisasi dengan memberikan pekerjaan buat mereka. kapan indonesia bisa maju jika pemerintahannya sendiri g bisa mengatur dan memberikan kehidupan yang layak bagi warganya.

    November 13th, 2008 at 8:19 pm

  75. Handoko

    Gang Dolly sudah terkenal diseluruh Dunia sehingga saat in Gang Dolly adalah kebanggan kota Surabaya nomor satu. Jadi masyarakat Indonesia pada umumnya serta masyarakat Surabaya pada chususnya harus bangga karena Gang Dolly berhasil menjadi lokasi hiburan sex terbesar diseluruh Dunia. Oleh karena itu Gang Dolly harus dipertahankan, diperindah, ditertibkan dan dibesarkan. Saya usulkan agar disekitar Gang Dolly dibangun Hotel-2 yang baik sehingga para tamu Hotel cukup bejalan kaki menuju Gang Dolly. Disamping itu juga perlu dibangun restaurant-2 dengan AC yang menawarkan makanan-2 chas Surabaya. Jadi bukan hanya Gadis-2 Surabaya saja yang ditawarkan di Gang Dolly melainkan jug makanan-2-nya. Dan Restaurant-2 tsb pasti akan laku baik mengingat setelah selesai “berkunjung” biasanya orang pasti akan merasa kelaparan. Dgn demikian maka pasti Gang Dolly akan semakin terkenal dan semakin banyak pengunjungnya. Memang banyak orang-2 yang solah-oleh anti Gang Dolly. Tetapi saya percaya sekali mereka berjalan-kalan ke Gang Dolly maka mereka pasti akan ketagihan.

    November 14th, 2008 at 11:06 pm

  76. xxx

    tmpt spt tu hrus d hilangkan dr sby

    November 15th, 2008 at 1:54 pm

  77. Handoko

    Jumlah yang pro Gang Dolly pasti jauh lebih banyak dari yang anti gang Dolly. Buktinya Gang Dolly semakin terkenal dan pengunjungnya semakin banyak. Kalau pemerintah menutup gang Dolly dan memberikan pekerjaan kepada puluhan ribu PSK-nya. Apakah itu suatu garantie bahwa tidak ada PSK-2 baru yang akan menggantikan?. 8000 PSK diberi pekerjaan maka datanglah 8000 PSK baru dan seterusnya, dan seterusnya….sampai hari kiamat maka baru Profesi ini akan lenyap.

    November 18th, 2008 at 7:01 pm

  78. dolly

    duch knp tempat maksiat harus brada di negri ini…!?
    jgn ikt”n sama orang kafir dch…!

    November 30th, 2008 at 10:34 pm

  79. dolly

    w pribadi ber harap…
    hilang khan tempat itu…
    inget ter lambat pasti belakangan…
    inget allah…!

    November 30th, 2008 at 10:43 pm

  80. ismail

    menurut saya kalau keberadaannya tidak bisa di hilangkan sebaiknya pemerintah membuat tempat khusus di pulau khusus untuk masalah ini, seperti di malaysia genting highland.
    adapun kalau berhenti dari pekerjaan ini dan mencari yang halal insya Allah akan ada jalan keluar, saya doakan kepada pekerjanya semoga Allah memberikan hidayah kepada anda.
    aminnnn….amin……ya…rabbal alamin..

    December 1st, 2008 at 5:52 am

  81. dolly

    ya allah…
    bumi mu ini tlh hancur…
    ya allah…. pa kah Q_TA HARUS JIHAD…

    December 1st, 2008 at 7:05 pm

  82. dolly

    w stuju tch ma stephani..!?

    December 1st, 2008 at 7:12 pm

  83. Edwin

    hi,edwin here.saya setuju dengan keberadaan dolly.
    coba lu orang pikir.kalo ada pekerjaan yang bisa mereka jangkau,pasti dia orang uda pindah ke pekerjaan itu dong.dan skrg kenapa dia orang gak tukar pekerjaan mereka?nah itu dia pertanyaannya.
    dia orang gak berpendidikan.itu 1,2 karna dia orang terpaksa.mau kasih makan keluarga.siapa sich yang mau pekerjaan yang berisiko tinggi?aids gitu lo.yang lu bawa sampe lu mati.yang belum ada CUREnya.so ynag gak stuju ya biayain hidup mereka kan beres.biar dia orang hidup tentram.yang setuju ya tetep aja jadi pengkonsumsi.
    Pake otak coy!jangan pake hati!
    agama2,kentut kalo lu orang gak berdosa,sekali dosa ya udah la..tiap orang dosanya kan beda2.prinsip yin yang dong,di hitam ada putih.di putih ada hitamnya.terakhir,ambil hikmahnya aja.itu hidup.
    =)

    December 9th, 2008 at 6:24 pm

  84. Tok

    Jaman sekarang,….yang pokok adalah ingat pada Allah,…insyaallah akan berjalan pada koridor yang benar.

    December 10th, 2008 at 8:23 pm

  85. Handoko

    PERLINDUNGAN DOLLY,
    karena jasa-2 mereka yang cukup besar kepada bangsa dan negara maka saya usulkan agar wanita-2 karyawati-2 di Gang Dolly beserta Germo-2-nya harus dilindungi keamanannya oleh negara serta dijaga baik-2 kesehatan mereka. Saya juga mengusulkan kpd Pemda Surabaya agar setiap tahun mengadakan kontes kecantikan di Gelora Pancasila yang pesertanya adalah kaum wanita dari gang Dolly. Pasti karcis masuknya akan sangat laku sekalipun tarif masuknya cukup tinggi. Hasil penjualan karcisnya digunakan untuk kegiatan-2 sosial. Untuk para Germo dan karyawati yang baik juga patut mendapatkan Satya Lencana karena jasa-2 mereka dibidang Organisasi PSK. Mudah-2-an usul-2 saya diperhatikan dan kalau mungkin juga diwujudkan. Terimakasih kembali.

    December 15th, 2008 at 11:27 pm

  86. ndra

    TIDAKLAH MUDAH UNTUK MENUTUP LOKALISASI SEBESAR DOLLY.KARENA TIDAK SAJA DIPERLUKAN KETEGASAN PEMKOT SURABAYA.UNTUK MENCARI SOLUSI YANG TEPAT SASARAN.CONTOHNYA,SEPERTI LOKALISASI SARITEM BANDUNG.KENDATI TELAH DITUTUP DAN DISEGEL,OLEH PEMKOT BANDUNG,NAMUN TETAP SAJA BEROPERASI,SECARA BERANI.MALAH AKIBAT DITUTUP INI,TIDAK MENYURUTAN PENJAJA KENIKMATAN DAGING MENTAH INI,BERALIH KERJA DI PANTI PIJAT PLUS,UNTUK MELAKUKAN AKIFITASNYA.

    December 22nd, 2008 at 9:57 pm

  87. Handoko

    Di Jerman yang Hukum dan Undang-2-nya tentang Prostitusi jauh lebih lengkap dibandingkan dengan Indonesia. Disamping itu pelaksanaan Hukumnya begitu disiplin dengan pejabat-2 nya yang tidak dapat disuap. Tetapi kenyataannya Pemerintah tidak dapat melarang Prostitusi. Apalagi Negara Indonesia yang Hukum-nya dan pelaksanaan hukumnya yang sangat lemah, bagaimana mungkin Pemerintah Indonesia dapat menghapuskan Prostitusi. Yang menyedihkan adalah Prostitusi paksaan yang dipraktekkan seperti di Batam di Propensi Riau. Kaum PSK nya boleh dikatakan diculik dengan dibohongi akan dipekerjakan di Perusahaan-2. Ternyata ditempat mereka dipaksa untuk menjual diri yang penghasilannya semuanya harus diserahkan kepada Germo-2 nya. Apakah Presiden, Kementerian urusan Perempuan,Gubernur,Bupati dan Polisi setempat tidak tahu? Tidak mungkin !!!!. Tetapi mengapa mereka diam saja, sekalipun salah satu dasar negara adalah PERIKEMANUSIAAN YANG BERADAB. Dapat apa mereka dari para Germo? Mau tunggu apalagi? Mengapa Germo-2 itu dilindungi? Mengapa bukan wanita-2 yang dipaksa dijadikan PSK yang dibebaskan dan dilundingi?

    January 2nd, 2009 at 2:58 am

  88. johanesputra

    aku setuju nek dolly di totop, soale garai maksiat
    ALLAH………………HUAKBAR………………

    January 18th, 2009 at 7:07 am

  89. jimz

    shiit!!!
    doli is maksiat!
    tutup segera!
    doli penyebab masalah!
    doli penyebab macet!
    doli penyebab banyak orang menjadi hidung belang!
    doli penyebab adanya preman!
    doli penyebab timbulnya germo!
    doli penyebab SHIIIIT!!!!!!!!

              TUTUP SEGERA!!!!!!!
    
              SHIIIIIIITTTTTHHHH!!!!!!
    

    January 22nd, 2009 at 8:54 pm

  90. bee

    cuma sekedar pengen tau aja, emangnya alamat lengkap nya dmn?
    tolong jelasin sejelas-jelasnya dong…

    January 23rd, 2009 at 2:07 pm

  91. Travis

    Gk usah dtutup broo???maju gang dolly maju trs maksiat

    February 14th, 2009 at 9:19 pm

  92. ArVi

    lalalah dolly=dodolan peli” enak ngak ya razax ,etzz Tapi ingat aq dah tobat kayak gituan sih biasa aja.Tapi kalau uang Sih luar biasa

    February 15th, 2009 at 7:31 pm

  93. ArVi razanata kaya yg diatas

    EEEEEEEEeeeeeeeeEEEeEEe,,,…. gang dolly narsis bgt sih tpi jgn ditutup ntar dimarahi sama GS (germo surabaya) dan PM lho…..

    February 15th, 2009 at 7:40 pm

  94. oalah agus2

    Dolly !!! harus dibuka
    maksiat harus di lanjutkan
    pingin tau Dolly:
    jl.jarak masuk gang dolly
    “DARI PADA ONANI YG PENTING HAPPY”
    peralatan:kondom dan uang Rp.150.000 dah cukup
    semboyan:”DIJAMIN PUAS ASAL SAMPEYAN NDAK MELAS”,
    OK,khan
    Hm…Hm…Hm… saya pesan satu tempat Dunk!!!
    Yg msh Perawan ya…………..

    February 15th, 2009 at 9:01 pm

  95. otommania

    buat wisma barbara cari yg hot lg dong yg baru yg asik yg seksi

    February 26th, 2009 at 9:03 am

  96. Handoko

    Gang Dolly ditutup, Surabya habis riwayatnya.

    May 14th, 2009 at 8:37 pm

  97. Handoko

    Sebelum Gang Dolly ditutup maka Pemda Surabya wajib menawarkan Karyawati-2-nya ke Kota-2 lain untuk mengambil alih mereka. Kalau bisa juga ditawarkan ke luar negeri (di export).

    May 14th, 2009 at 8:41 pm

  98. masto

    KALAU SAYA KE SURABAYA SAYA KE: MASJID AGUNG, MAKAM SUNAN AMPEL, TUNJUNGAN PLASA DAN PLASA2 LAINNYA YANG SEKARANG BANYAK MENJAMUR DI SURABAYA TERMASUK SUTOS, PASAR TURI, PASAR ATOM, PASAR SEMUT, MONUMEN KAPAL SELAM, KEBUN BINATANG, PANTAI KENJERAN, PERNAH JUGA KE RUMAH SAKIT DR SUTOMO. BANYAK KOK TEMPAT-TEMPAT YANG BISA DIKUNJUNGI DI SURABAYA.

    May 16th, 2009 at 10:51 am

  99. rafi

    maju teruss pemerintah sudah ngesahkan ……..sudah ada dalam peta jatim ……..

    June 2nd, 2009 at 11:59 am

  100. asoy

    saya 2 kali maen dengan psk gang dolly, pelayanannya monoton gk seruuuuu sumpah, malah terkesan keburu gt

    July 2nd, 2009 at 8:46 pm

  101. Primbon

    yang namanya dosa karna kita,
    yang namanya pahala juga dari kita,
    Dosa? Zina?,
    Pahala? Tobat?
    Sama Kuat Sama Rapuh….
    Kamu Mau Dosa …… Silakan Datang Kedoli….
    Kamu Mau Pahala ….. Silakan Bertobat !
    Jangan Sok Komentar Semua ,,,,, Kalo Kamu Belum Pernah Mati …… Taek Kabeh Jancokkk Sok Suci….
    Sok Najis…… Tuhan Udah Kasi Tempat Buat Dosa Ama Pahala Cok … Genjik Kabeh!!!!!!!

    August 7th, 2009 at 5:44 am

  102. suro pajang

    ingin ke neraka datanglah ke gang dolly dgn uang paling sedikit 200.000 rp !!!
    ingin ke surga datanglah ke mesjid gratis !!!

    August 7th, 2009 at 9:57 pm

  103. jallu

    sing jelas kabeh iku butuh mangan……ojo ngilokno sing penting gak tuku turuke makmu kan beres

    August 9th, 2009 at 11:18 pm

  104. suyadi

    DOLI…..
    di gusur,bagus.
    jangan yang bener di gusur (kaki lima)….salah gusur.

    August 25th, 2009 at 7:24 am

  105. Haryo

    Sex itu wajar, alami, dan positip. Di negara modern seperti Jepang, Korsel, Eropa, Australia, dst., sex sudah wajar dinikamati pada usia 18 th. Umur 18 th, bila tidak menikmati sex, dianggap suatu kebodohan!!! Pada umur itu, mereka sudah hidup pisah dengan orang tua. Walau sex bebas, namun justru penduduk negara maju turun atau zero growth, ini berkat kesadaran akan kontrasepsi dan tingkat pendidikan. Sebaliknya, di negara terbelakang, yang didominasi kemunafikan agama, sex dianggap negatip; namun penduduknya meroket dan pelacuran mewabah, anak remaja pacaran di gelap2an, kebablasan, tanpa kontrasepsi, hamil, kawin muda, 2 th kemudian cerai, jadi janda muda, lari ke pelacuran. Jadi jangan sombong, Indonesia itu rendah kualitas moralnya, lihat korupsi, lihat kriminalitas, lihat kemiskinan dan kebodohan. Untuk menyembunyikan segala kelemahan itu, koar2 agama dan moral dan mengkambinghitamkan negara maju adalah cara terbaik. Selamat berpikir kritis!!!

    September 7th, 2009 at 10:15 pm

  106. roy

    DOLLY

    NGEDOLKE PELI ………………….

    PELINE SAMPAI DOL, DENTEK DUITE

    September 8th, 2009 at 8:22 am

  107. MUHADJIR

    Teori septickthank ………..
    dolly ibarat kakus sebuah rumah
    penting…………
    bina dengan baik dan benar
    ajari para pramunikmat dengan gaya permainan yang memuaskan pelanggan. jangan lebih lebih baik, pelanggan rugi tho

    September 8th, 2009 at 8:26 am

  108. arfian

    saya sepakat bgt dengan mahsiswa unair fak sosiologi cz slama ini masyarakat haya menjadi hakim dan mengadili wanita2 yang mungkin saat ini berprofesi di gang doli, saya yakin mereka melakikan itu semua bukan cz apa2 tapi karena terpaksa man. q bilang kyk gnui bknya q sok or gmn!!! tapi yang jelas pemerintah harus bertanggung jawab dengan semua ini pemerintah harus menyediakan lapangan pekerjaan yang layak agar tidak semakinbanyak perempuan yang bekerja di gang dolly, gtu aja dlu lah diskusinya kapan2 dilanjutkan lagi

    September 28th, 2009 at 10:35 am

  109. cok marwoto

    pengen nyobo 3 dino 3 wengi..ben gendelen peline

    October 1st, 2009 at 8:44 pm

  110. bakti

    lanjutkan!!!!!!!!!!!
    biarkan mereka berkarya…
    berinofasi
    berpose
    bersetubuh!
    sekuat apapun kita untuk berjihad
    gx akan bisa sekuat jihad kita melawan nafsu kita!
    intinya gx perlu kita tutup doli
    cukup kita bentengi diri kita dengan keimanan ok!!!
    LANJUTKAN!!!!

    October 5th, 2009 at 1:52 pm

  111. ho-oh

    sdr2
    dimana2 yang namanya perzinahan dan lokalisasi itu buruk tho, jadi jangan cari2 alasan ekonomi dll, samakan dengan perampokan ato pembunuh bayaran, apa k lo seorang bapak tidak melanjutkan merampok trus anaknya kelaparan maka perampokan itu dibenarkan ? nggak tho!!!, tapi emang k lo mau menutup lokalisasi macam dolly, jarak, dkk, gak bs model2 FPI (grebek, pukuli,pecahin,hancurkan,dll),pemerintah harus menggandeng para pengusaha dan investor coba membuka lapangan kerja untuk para PSK ini, coba jg gandeng lembaga2 pelatihan kerja memberi pelatihan dan training ketrampilan, tetapi yang sdh saya acungi jempol dari pemkot adlh menyetop “stok baru” di kawasan ini, rencanakan donk mau taon berapa dolly sdh berhenti beroperasi, k lo mslh yang cari fuit di sekitar dolly, apa gak ada usaha utk cari pekerjaan lain? cari lahan parkir di tempat lain?jual rokok di tempat lain? k lo alasannya duit nya gak se gede di dolly ya berarti orangnya kedonnyan (kata orang jawa) mata duiten, dan emang gak punya keinginan hidup yang lebih lurus,okay?

    October 7th, 2009 at 3:47 pm

Ikuti diskusi, tuliskan komentar Anda.

Citilink Garuda

LOCAL SEARCH

Search only in this blog

GLOBAL SEARCH

Search across Asia Blogging Network

GLOBAL

CHANNEL

COLUMN

More? Go to Asia Blogging Network Column section.

FEATURED

COMMENT