Jalan Affandi, nama baru Jalan Gejayan
Jika Anda adalah warga Jogja, atau paling tidak merasa dekat dengan kota ini, mungkin Anda pernah mendengar atau tahu sebuah nama jalan, yaitu Jalan Gejayan. Ya, jalan ini termasuk populer, dalam pengertian bahwa banyak orang yang tahu dimana letak jalan ini.

Namun, tahukah Anda bahwa sekarang terjadi pengubahan nama untuk Jalan Gejayan ini? Pada Minggu, 20 Mei 2007 yang lalu, bertepatan dengan hari Kebangkitan Nasional, HUT Kabupaten Sleman, dan peringatan 100 tahun Affandi (Festival Affandi), Pemda meresmikan pergantian nama jalan dari jalan Gejayan menjadi jalan Affandi.
Sebagai informasi, Jalan Gejayan (sekarang Jalan Affandi) ini membentang dari Jalan Lingkar Utara Condong Catur (di sebelah utara) sampai dengan daerah Demangan, Jalan Solo/Adisutjipto (disebelah selatan).
Sebagai panduan, di Jalan Affandi ini, cukup banyak tempat-tempat yang mungkin menjadi tujuan publik. Berikut beberapa diantaranya:
- Toko Buku Togamas. Toko buku ini berada di ujung utara Jalan Affandi. Tempat ini juga menjadi satu lokasi dengan Djendelo Coffee Shop
- Sedikit ke arah selatan, Anda dapat menjumpai kampus Universitas Sanata Dharma Yogyakarta.
- Tepat disebelah selatan Kampus Universitas Sanata Dharma, Anda dapat menjumpai Jogja Plaza Hotel.
Mengapa Jalan Affandi? Salah satu alasannya adalah karena di Jogja pula dapat ditemukan Museum Affandi. Museum Affandi ini berada di Jalan Adisutjipto, dekat dengan Universitas Islam Negeri - Sunan Kalijaga Jogjakarta.
Nah, jika suatu saat berada di Jogja, dan Anda tahu bahwa Anda hendak ke daerah Jalan Gejayan, Anda tetap bisa menggunakan penunjuk Jalan Gejayan. Dan seseorang bertanya letak Jalan Affandi, Anda tahu dimana tempatnya.

Ikuti diskusi Ada 6 komentar untuk artikel ini.
Lala
Kebayang bakal lumayan lama sebelum terbiasa dengan nama yang baru yah, kalo liad di peta itu bahkan Jogja Plaza Hotel masih berlabel Hotel Radisson, padahal sudah cukup lama juga berganti nama hotel itu.
May 28th, 2007 at 5:01 pm
Freddy Hernawan
wah, melihat peta itu, jd ingat 7 tahun yang lalu. saya ngekost tepat dibelakang daerah yang bertuliskan “mosque” IKIP tersebut, yaitu karangmalang. hohoho nostalgia.
kalau soal perubahan nama jalan, kayaknya di benak saya nama (Gejayan) tersebut merupakan nama yang “membatin” karena jalan itu banyak sekali sejarahnya bagi saya. mau dirubah kayak apapun, tetap akan saya sebut, sebagai Gejayan.
June 7th, 2007 at 8:23 am
Evie
Haiya, sama nih. Aku dulu juga nge kost di Karang Malang. Jalan Gejayan mungkin udah ribuan kali kulewati. Disana juga ada Mirota Gejayan (ganti Mirota Affandi gak ya?) Toko Merah, Pasar Demangan, warnet Chamber, rental VCD Studio One.
June 26th, 2007 at 3:12 pm
diana
Banyak hal yang berubah di Jalan Gejayan dan sekitarnya.Bahkan nama-nama toko juga di sepanjang sisi hotel JPH. Capeeek deee
September 28th, 2007 at 10:44 am
Cahyo
Nama gejayan jangan dihapus, tapi ditulis kecil dibawahnya + tahun gantinya, biar tidak menghapus sejarah.
December 6th, 2007 at 2:58 pm
Tikus
Wah aq rak mudeng, jarang lewat situ sih. la wong aku wong semarang. he2
July 15th, 2008 at 1:57 pm