Jalur bis kota di Jogja
Jogjakarta bukanlah sebuah kota besar jika dilihat dari luas wilayah. Lokasi-lokasi tujuan wisata, pusat ekonomi, pendidikan, dan lain sebagainya dapat dijangkau dengan mudah dan dalam waktu yang relatif singkat.
Namun, dengan kondisi ini, bukan berarti bahwa jumlah alternatif solusi transportasipun menjadi sedikit. Justru sebaliknya. Di Jogjakarta, Anda masih bisa menjumpai sarana transportasi tradisional seperti becak, atau andong. Kali ini, kita akan bicara sedikit mengenai sarana transportasi di bis kota.
Jalur bis kota di Jogja mungkin bisa dikatakan tidak menempuh rute yang panjang. Bis kota disini bisa didefinisikan sebagai bis yang hanya beroperasi di dalam jalan lingkar kota (ring road). Jadi, kalau Anda ingin menuju lokasi yang berada di luar jalan lingkar kota, mungkin bisa kota tidak bisa sepenuhnya menjadi alternatif angkutan.
Mengenai ongkos/tarif bis, tarif yang dikenakan adalah sebesar Rp. 2.000,00 untuk umum dan mahasiswa. Untuk pelajar (berseragam), tarif adalah Rp. 1.000,00. Tarif ini tidak mengenal jarak, jauh dan dekat sama saja. Sebagai kota pelajar, bis kota tentu saja menjadi sarana transportasi yang sangat membantu. Sebagai catatan, jika Anda memilih menggunakan bis kota untuk perjalanan di dalam kota Jogja, secara umum bis kota berhenti beroperasi sekitar pukul 17:00 - 18:00. Untuk jalur-jalur gemuk (padat penumpang), misal yang melewati rute daerah Malioboro, untuk hari biasa beroperasi kurang lebih sampai pukul 19:00.
Nah, kalau kebetulan di Jogja… ingin menuju lokasi tujuan (yang Anda tahu bisa dijangkau dengan bis kota), tapi waktu sudah menunjukkan petang hari, sangat disarankan menggunakan sarana transportasi lain, misalnya taksi… ;)

Ikuti diskusi Ada 6 komentar untuk artikel ini.
arya warga jogja
bisa nggak ya usul bus kota di Jogja bisa sampe paling tidak jam 10 malam?
June 7th, 2007 at 9:42 am
Thomas Arie
Saya pribadi setuju saja jika jam beroperasinya bis kota dibuat lebih lama.
Tapi mungkin ada sebuah dilema tersendiri. Misalnya, saya pernah ngobrol dengan pengemudi taksi. Untuk malam hari, cenderung mereka lebih banyak dapat penumpang, karena bis kota sudah tidak beroperasi di malam hari.
Begitu juga dengan tukang becak.
Sedangkan pernah juga terlontar dari supir bis kota, kalau sore hari… penumpang (apalagi anak sekolah dah penumpang yang melalui rute pasar) sudah mulai sepi…
June 15th, 2007 at 11:13 am
Peta Interaktif Jalur Bis Kota Yogya — Yogyakarta
[…] kota Yogya terdiri dari 19 jalur, seperti yang diinformasikan sebelumnya, hanya beroperasi di dalam jalan lingkar kota (ring road). Dalam situs web Dinas Perhubungan […]
August 3rd, 2007 at 8:25 pm
Afit
hari ini, yang besok (kapan-kapan) ingin bepergian dengan bis kota, sambil lihat email, iseng-iseng nyari rute biskota!
pertama girang, ada yang nulis tentang bisa kota, tumben ada yang nulis, tapi ndak sampe terkejut.
sekali lagi girang lagi, karena ada yang nyodorin rutenya (lha maap, soalnya gak apal jalur bus kota, dan juga masak harus ngikutin bus kota dari terminal masuk terminal! girang yang kedua ini agak aneh perasanya, tumben (juga) yang ngasih dari dinas pariwisata, ternyata setelah diusut, memang aneh, dari yang tadi girang sekarang garang! ah masa terminal masih “UMBUL HARJO” apa Giwangan yang dah hampir bertahun-tahun beroperasi TIDAK dianggap terminal?
(garang di atas gak berarti marah lho! cuman biar pas ama kata girang hi hi hi! karena maksud awal nulis adalah kecewa)
kecewa dan kecewa, tapi ndak benar-benar kecewa, karena memang dari situs Pemerintah -red- yang nota bene-nya terkenal karena tidak update!
gak usah senyum, ini sedang kecewa, mapa lagi tertawa (malah ora nyambung yo?)
mbuh lah . . . . . . .
August 6th, 2007 at 10:11 pm
Thomas Arie
Afit, wah… memang cukup banyak yang akhirnya kesasar ke situs ini yang justru bukan dibuat oleh pemerintah.
Alangkah mulianya jika pemerintah kota juga memperhatikan tentang hal semacam ini.
Saya pribadi sih gak terlalu berhadap pemerintah akan memerhatikan hal semacam ini (menyediakan infomasi yang up-to-date). Daripada nunggu dan berharap terus, mendingan sediakan saja informasi dengan sebaik-baiknya. Dan semoga memberi manfaat bagi orang lain…
October 23rd, 2007 at 12:31 am
Beberapa Hal Tidak Menyenangkan tentang Bis Kota di Yogyakarta — Yogyakarta
[…] mengubah jalur seenaknya. Memang tidak selalu dan tidak semua bis kota melakukan hal ini. Mengapa jalur bis bisa berubah seenaknya? Dari pengamatan saya, keadaan ini terjadi ketika bis kota hanya membawa […]
October 23rd, 2007 at 12:50 am