← Kembali ke halaman depan

Jalan-jalan Belanja Batik Tradisional

Kain Batik banyak dijajakan di sepanjang Jalan Malioboro, baik oleh pedagang kaki lima maupun toko-toko besar. Di Pasar Beringharjo yang terletak di bagian selatan Jalan Malioboro, di los pakaian dan kain berjajar pula pedagang kain tradisional jawa ini.

Batik Tulis Tradisional

Mudah sekali menemukan pedagang batik di Yogya. Namun tidak semua batik yang dijajakan di pusat Kota Budaya ini asli buatan pengrajin Yogya. Batik-batik itu banyak didatangkan dari luar kota seperti Solo dan Pekalongan. Kebanyakan adalah batik cap maupun dibuat menggunakan mesin. Sedangkan batik tulis tradisional porsinya lebih sedikit karena proses pembutannya membutuhkan waktu lebih lama dan harganya lebih mahal.

Nah, di mana bisa menemukan pengrajin batik tradisional ? Sekaligus melihat proses pembuatan batik, melihat pengrajin menggoreskan canting dan merasakan bau malam (cairan lilin) yang khas. Yuk, jalan-jalan ke selatan Kota Yogya tepatnya di Bantul, sambil menikmati suasana pedesaannya.

Alternatif rute pertama, menuju Giriloyo, Wukirsari, Imogiri. Kira-kira berjarak 20 km arah tenggara Kota Yogya. Di Imogiri juga terdapat Museum Batik namun akibat gempa museum ini turut menjadi korban.

Dusun ini terletak di sebelah utara komplek Makam Raja-raja Mataram Imogiri. Di sana terdapat puluhan pengrajin batik yang rata-rata sudah berusia tua. Mereka masih mempertahankan corak klasik, misalnya truntum mangkoro, wahyu tumurun, sido asih, sido mulyo, sido mukti, sido luhur dan banyak lainnya. Masih menggunakan cara tradisional dalam membatik serta memakai bahan pewarna alami.

Beberapa waktu lalu, Minggu, 27 Mei 2007, para pengrajin batik Giriloyo berhasil memecahkan rekor MURI setelah membuat batik tulis sepanjang kurang lebih 1,2 km. Dan pada hari yang sama, karya warga Giriloyo juga diakui MURI berupa tas batik berukuran raksasa yang dipajang di depan Jogja Expo Center selama 2 hari sebelumnya.

Oh iya, di Giriloyo juga terkenal dengan pengobatan tradisional gurah untuk melancarkan saluran pernafasan. Jangan lupa juga mampir ke Makam Raja-raja Mataram tapi perlu menyiapkan tenaga ekstra karena harus mendaki ratusan anak tangga.

Sedangkan alternatif lainnya menuju Desa Wijirejo, Pandak. Terletak kurang lebih 17 km selatan Kota Yogya. Untuk menuju ke Wijirejo, dari kota melalui Jalan Bantul. Sebelum ke tujuan, bisa mampir dulu ke Sentra Kerajinan Gerabah di Kasongan. Melanjutkan perjalanan ke selatan menuju Kota Bantul, berhenti sejenak membeli oleh-oleh geplak makanan khas Bantul.

Sekitar 5 km arah barat Kota Bantul, tepatnya di Dusun Pijenan, Desa Wijirejo, Kecamatan Pandak terdapat sentra kerajinan batik tradisional bercorak Bantulan. Sejak tahun 1970-an, di dusun ini mulai berkembang usaha kecil batik tradisional.

Salah satu pengrajin batik tradisional yang cukup terkenal adalah Bu Dirjo yang rumah merangkap outletnya terletak di sebelah utara Pasar Pijenan, Wijirejo. Pelanggannya dari berbagai intansi pemerintah, swasta bahkan dari luar daerah. Batik buatannya terkenal halus, coraknya beragam seperti sekar jagad, gringsing, kawung, galaran dan sebagainya.

Kain Batik indentik dengan Yogyakarta dan telah berkembang menjadi industri. Tidak hanya dua lokasi yang diceritakan diatas masih banyak pengrajin batik yang tersebar di DI Yogyakarta.

Ikuti diskusi Satu komentar untuk artikel ini.

  1. ndiek

    salam,
    saya minta tolong alamat lengkap para pengrajin batik di yogyakarta, ada direktori yang bisa saya dapatkan?matur nuwun

    regards
    ndiek

    January 16th, 2008 at 1:06 pm

Ikuti diskusi, tuliskan komentar Anda.

Our channels and feeds

  • Business Channel (7 blogs)
  • City Channel (26 blogs)
  • Film Channel (10 blogs)
  • Health Channel (6 blogs)
  • Sport Channel (6 blogs)
  • Media Channel (6 blogs)
  • Lifestyle Channel (4 blogs)
  • Hobby Channel (4 blogs)
  • Science Channel (8 blogs)
  • Music Channel (3 blogs)
  • Tech Channel (10 blogs)
  • Tips Channel (4 blogs)
  • Travel Channel (9 blogs)
  • Writing Channel (5 blogs)