Dulu Kotagede Dikelilingi Jagang
Pada abad ke-16 Kotagede merupakan ibukota Mataram Islam. Sisa-sisa peninggalannya hingga kini masih tampak, diantaranya Masjid Gedhe Mataram, Sendang Selirang, Watu Gilang dan Komplek Makam Raja. Selain itu terdapat bekas jagang (parit) yang dahulu berfungsi sebagai batas wilayah sekaligus pertahanan dari acaman lawan.

Seiring waktu berlalu, jagang itu kini sudah beralih berfungsi. Namun bekas-bekasnya masih tampak di beberapa sisi, garis orange di peta. Batas di sebelah barat adalah jagang alami yakni Sungai Gajahwong sebagai sumber air untuk mengaliri jagang.
Bekas di sebelah utara tampak berupa cekungan yang sekarang dibangun Perumahan Sendok Indah. Ke timur melewati Puskesmas Kotagede hingga persawahan di sudut timur. Berbelok ke selatan, masih berupa deretan sawah hingga bersudut di Perumahan Wirokerten. Dari sudut ini, parit sebelah selatan berujung hingga di Sungai Gajahwong.
Generasi sekarang mungkin tidak banyak yang tahu tentang parit ini, siapa yang peduli dengan sejarah masa lalu ? Kotagede juga telah ditetapkan sebagai heritage district, paling tidak beberapa sudut bekas parit itu diberi tetenger (ditandai) sehingga jejak sejarah cikal-bakal Kasultanan Mataram ini tak dilupakan generasi mendatang.
Peta diambil dari wikimapia. Silahkan, apabila ada yang memberikan koreksi pada garis parit Kotagede itu.

Ikuti diskusi Ada 3 komentar untuk artikel ini.
Kotagede, Kota Perak — Yogyakarta
[…] identik dengan perak sehingga dijuluki Kota Perak. Memang sejak dahulu bekas ibukota Kerajaan Mataram Islam ini terkenal dengan kerajinan peraknya. Bahkan kerajinan perak Kotagede juga menembus pasar […]
July 28th, 2007 at 6:32 pm
Andong, Transportasi Wisata di Yogyakarta yang Masih Tersisa — Yogyakarta
[…] kebanyakan melalui rute yang berpotensi mendapatkan banyak penumpang. Misalnya, dari arah daerah Kotagede menuju Pasar Beringharjo (daerah Malioboro) dan sebaliknya. Penumpangnya juga sudah semakin […]
November 15th, 2007 at 2:38 am
DESY
terus, fungsinya dari jagang itu sendiri pada waktu itu apa ya? sekedar penyetor air? parit? atau apa?
terimakasih..
October 6th, 2008 at 1:15 pm