Alun-alun Selatan, Sebuah Tempat Publik di Yogyakarta
Diantara derasnya laju pembangun kota, kehadiran tempat publik sebagai salah satu sarana rekreasi tentu membawa arti penting. Memang dilematis, disatu sisi pembangunan kota merupakan sebuah hal yang akan terus terjadi. Disisi yang lain, masyarakat tetap membutuhkan tempat publik sebagai salah satu kebutuhan pula.
Nah, salah satu tempat pubik yang sekarang ini tetap bertahan (dan mungkin termasuk tujuan favorit) adalah Alun-Alun Selatan. Sekadar informasi, di Yogyakarta ada dua buah alun-alun (lapangan), yaitu: Alun-Alun Utara dan Selatan. Alun-Alun Utara berada didepan Kraton Yogyakarta, sebelah selatan Jalan Malioboro. Nah, Alun-Alun Selatan berada disebelah selatan Kraton, masih dalam lingkup area Jeron Beteng (didalam wilayah beteng Keraton).

Tidak pasti juga siapa yang memulai ide menjadikan Alun-Alun Selatan ini sebagai tempat untuk berekreasi. Cerita yang muncul adalah semua bermula dari difungsikannya kandang gajah yang berada di sisi barat alun-alun. Warga banyak berdatangan kesana untuk melihat gajah. Jadi, jika ingin melihat gajah, tidak perlu jauh-jauh ke Kebun Binatang Gembira Loka. Dari situ, mulailah pedagang kaki lima membuka dagangan ditempat ini, dari hanya beberapa saja, sampai sekarang puluhan pedagang kaki lima dan hiburan/sarana bermain bisa ditemukan disana.
Tempat ini mulai ramai sekitar pukul tiga sore sampai dengan menjelang waktu sholat maghrib. Tidak perlu karcis. Jika Anda ingin bertandang kesana, silakan saja. Area parkir juga tersedia. Dan sudah pasti, mendapatkan suasana santai (tapi dengan hiruk pikuk keramaian ala anak-anak) bsia didapatkan disana.

Ikuti diskusi Satu komentar untuk artikel ini.
NURUL
KURANG MEWAH TEMPAT PELAKSANAANNYA
July 12th, 2008 at 7:34 am