Ombak Tinggi Melanda Pantai Selatan Yogya
Sepekan ini nelayan di pantai selatan Yogyakarta terpaksa tidak melaut akibat ombak laut yang tidak bersahabat. Badan Meteorologi dan Geofisika (BMG) Yogyakarta memperkirakan angin kencang dan gelombang laut yang tingginya mencapai 2,5 meter hingga 4 meter akan berlangsung 2 hingga 3 hari, seperti yang dilansir di situs web Pemerintah Propinsi DI Yogyakarta.

BMG mencatat kecepatan angin biasanya sekitar 27 km/jam namun pada hari Rabu yang lalu angin bertiup dengan kecepatan 50 km/jam. Fenomena alam ini disebabkan dinamisasi udara di Australia dengan Indonesia. Saat ini tekanan udara di Australia lebih tinggi dibanding daerah di sekitar Katulistiwa. Perbedaan tekanan udara di Australia tersebut menyebabkan munculnya angin kencang di Indonesia.
Nelayan berperahu kecil dihimbau agar tidak melaut mencari ikan dahulu. Pada musim liburan sekolah ini, kawasan pantai selatan Yogyakarta seperti Panti Glagah, Pantai Pandansimo, Pantai Parangtritis dan Pantai Baron ramai dikunjungi wisatawan. BMG menghimbau agar wisatawan juga berhati-hati dan menjaga jarak saat di pantai.
Fenomena alam ini justru menarik perhatian wisatawan, banyak warga Yogyakarta dan sekitarnya tertarik melihat langsung tingginya gelombang laut. Dan sebagian penduduk di pesisir pantai tidak terlalu menghiraukan tinngginya gelombang, bahkan anak-anak pantai masih tampak bermain-main di bibir pantai.

Ikuti diskusi Satu komentar untuk artikel ini.
Budi Putra
Mudah-mudahan bukan tanda-tanda tsunami ya.
July 6th, 2007 at 9:24 pm