Tsunami Datang, Mau Lari Kemana ?
Semenjak becana tsunami menyapu Aceh tahun 2004 yang lalu, kawasan di sepanjang pesisir selatan Pulau Jawa yang berhadapan langsung dengan Samudra Hindia terus mewaspadai kemungkinan terjadinya bencana serupa. Termasuk kawasan pesisir selatan di Propinsi DI Yogyakarta.

Desa-desa yang berada di pinggir pantai dipasang alarm peringatan dini. Bila alarm tanda bahaya berbunyi warga setempat segera lari menunuju ke tempat evakuasi yang aman. Sebagai contoh, di kawasan Pantai Parangtritis, Kretek, Bantul, selain disiapkan instrumen peringatan dini bencana, pemerintah setempat memasang pula petunjuk arah evakuasi.
Petunjuk arah evakuasi ini dipasang di sudut-sudut jalan desa, mengarah ke tempat evakuasi di daratan yang lebih tinggi. Warga diarahkan menuju perbukitan yang jaraknya relatif dekat dengan pemukiman di pesisir pantai.
Dua tahun belakangan ini kawasan pantai selatan Yogya sering diterpa musibah. Awal tahun 2005 sempat beredar isu bencana angin kencang dari wilayah Australia, mengakibatkan kunjungan wisata menurun drastis. Selanjutnya tahun 2006 diguncang gempa tektonik dasyat 5,9 SR dan disusul imbas tsunami akibat gempa tektonik di yang berpusat di selatan Pangandaran, Jawa Barat.
Awal tahun 2007, gelombang pasang menyapu pesisir mengakibatkan kerusakan beberapa bangunan. Dan terakhir, pekan pertama bulan Juli ini, ombak laut tinggi kembali menyambangi pantai selatan Yogya. Meski tidak mengakibatkan kerusakan dan korban jiwa namun nelayan setempat terpaksa tidak melaut sehingga para nelayan harus prihatin karena penghasilannya menurun.

Ikuti diskusi Ada 4 komentar untuk artikel ini.
Thomas Arie
Eh, itu papan penunjuk foto dimana? Pintu masuk Parangtritis? Atau pantai mana?
July 9th, 2007 at 3:15 pm
Yan Arief
@ thomas : iya, betul di depan pintu masuk parangtritis
July 9th, 2007 at 8:35 pm
Thomas Arie
Eh, ngomong-ngomong, itu penunjuk rute evakuasi juga ada di pantai-pantai daerah selatan nggak? Sampai Gunung Kidul jugakah?
July 9th, 2007 at 11:04 pm
cyberbumi
mas : di daerah saya (sanden juga ada), tempat evakuasinya hanya berjarak 4 km dari pantai, apa kalau ada tsunami nggak kena tuh
July 17th, 2007 at 11:27 am