Panduan Gedung yang Membingungkan di Saphir Square Yogyakarta
Sekitar pertengahan bulan Juni 2007 yang lalu, saya bersama cewek saya mendatangi Saphir Square, sebuah tempat perbelanjaan di Yogyakarta. Saphir Square ini sendiri berada Jl. Adisutjipto, tidak jauh dari pusat perbelanjaan lainnya.
Ketika saya masuk ke sana, saya ingin mengambil uang dari mesin ATM. Asumsi saya, untuk sebuah pusat perbelanjaan yang tergolong besar ini, pastilah ada mesin ATM. Walaupun diluar gedung, memang tidak ada tanda yang menunjukkan kalau ada mesin ATM disana. Jadilah kami masuk kesana, mencoba keberuntungan; siapa tahu memang ada mesin ATM didalam. Ternyata…
Tepat diatas tangga berjalan, saya melihat sebuah papan penunjuk. Di papan tersebut, saya melihat kalau memang ada ATM di lantai atas. Asumsi saya, karena tidak menjelaskan ATM bank apa, jadi saya kira ada beberapa ATM disana. Jadilah kami naik. Setelah mencari, ternyata tidak ketemu. Akhirnya, daripada membuang waktu untuk mencari, saya bertanya kepada salah satu satpam yang ada disitu.
Jawaban yang saya peroleh ternyata diluar dugaan. Menurut satpam, ATM-nya tidak ada. Lho? Bagaimana ini? Kalau memang ATM tidak ada mengapa harus disebutkan dalam penunjuk gedung? Tapi, jika memang ada (walaupun satu saja), mungkin akan lebih membantu lagi jika dituliskan secara lebih spesifik ATM dari bank apa. Untunglah saya sempatkan tanya kepada petugas satpam. Kalau tidak, bisa buang-buang waktu saja disana.

Ikuti diskusi Satu komentar untuk artikel ini.
arie
masalah apa yang sedang di alami oleh saphir square?
April 18th, 2008 at 1:26 pm