Kirab Budaya Hari Jadi Bantul ke-176
Warga Bantul memadati sepanjang rute kirab budaya peringatan Hari Jadi Kabupaten Bantul ke-176, Jumat sore, 20 Juli 2007. Iring-iringan menempuh jarak lebih kurang 3 km, dimulai dari Lapangan Trirenggo menuju Lapangan Paseban di pusat ibukota Bantul.

Sebelum kirab dimulai, digelar upacara peringatan bernuansa adat Jawa dipimpin Gubernur DI Yogyakarta Sri Sultan Hamengku Buwono X. Peserta upacara yang terdiri dari pejabat pemerintahan, warga dari 17 kecamatan dan elemen masyarakat lainnya berbusana tradisional Jawa.

Tak ketinggalan, pembawa acara dan sambutan Gubernur DIY serta sambutan Bupati Bantul Drs HM Idham Samawi disampaikan dalam Bahasa Jawa. Prosesi penghormatan pun ala menyembah raja diiringi oleh korps musik Kraton Ngayogjakarta Hadiningrat.

Usai upacara barulah kirab dimulai, diawali oleh bregodo (prajurit) Kraton Yogyakarta. Berikutnya diikuti peserta kirab dari dari dinas/instasi pemerintahan yang membawa nasi tumpeng yang dipikul dan jodhang atau usungan yang dihias dan berisi berbagai bahan makanan dan buah-buahan.

Sedangkan peserta dari 17 kecamatan se-Kabupaten Bantul menampilkan kesenian tradisional dan potensi daerah masing-masing. Berapa diantaranya juga membawa jodhang dan gunungan berukuran kecil. Sementara di urutan belakang, diikuti iring-iringan berbagai mobil hias.
Kirab berakhir di Lapangan Paseban yang terletak di depan Kantor Pemerintahan Kabupaten Bantul menjelang maghrib. Dan uba-rampe isi jodhang dan gunungan diperebutkan oleh penonton.

Ikuti diskusi Ada 2 komentar untuk artikel ini.
vinzha
SEMANGAT !!!!!!!!!!!!
KIBARKAN TERUS BUDAYA-MU DALAM KANCAH DOMESTIK DAN INTERNASIONAL CULTUR
October 6th, 2007 at 10:12 am
Andri
HIDUP WONG BANTUL….
TETAP SEMANGAT DALAM MEMBANGUN KOTA BANTUL ” PROJO TAMAN SARI “
October 23rd, 2007 at 12:21 pm