You're here: My City Blogging » Yogyakarta » Article: Ragam Acara Memperingati HUT RI ke-62

Ragam Acara Memperingati HUT RI ke-62

Yan Arief — August 18, 2007 / 10:46 pm

Lomba panjat pinang 17 agustusBeragam acara digelar rakyat Indonesia untuk memperingati kemerdekaan negaranya. Upacara bendera, panjat pinang, lomba balap karung, makan krupuk maupun karnaval sudah identik dengan perayaan pitulasan (tujuh-belasan). Selain kegiatan itu, setiap daerah juga memiliki cara masing-masing yang khas. Nah, saya akan bercerita sedikit tentang kegiatan menyambut HUT RI ke-62 di Yogyakarta khususnya Bantul.

Panjat pinang sepertinya sudah menjadi tradisi, tadi sore dalam perjalanan saya menjumpai kegiatan ini di Lapangan Kanggotan, Pleret, Bantul. Acara ini disponsori oleh salah satu produk minuman energi, memperebutkan hadiah kambing, peralatan rumah tangga, uang dan sebagainya. Seru dan meriah, setiap kelompok berusaha meraih kardus bertuliskan hadiahnya yang digantung di atas batang pinang.

Selain acara yang sifatnya hura-hura saja, ada juga yang memperingati HUT RI dengan nuansa tradisional. Seperti yang sebelumnya telah ditulis Ainun di Okezone yang berjudul Korban gempa di Bantul ikut memeriahkan peringatan HUT RI ke 62.

Warga di dua dusun di Desa Bawuran, Kecamatan Pleret, Kabupaten Bantul, Yogyakartal.menggelar upacara peringatan detik-detik Proklamasi dengan sangat senderhana. Lokasi yang dipilihpun di bekas posko pengungisan saat gempa setahun lalu.

Peserta upacara dan pengibar bendera berbusana tradisional dan tanpa alas kaki.

Masih dengan nuansa tradisional, warga Pedukuhan Prangwedanan, Banguntapan, Bantul merayakan HUT RI ke-62 dengan menggelar Merti Dusun atau bersih desa. Acara puncaknya yakni mengarak gunungan dan jodhang yang berisi hasil panen dan berbagai makanan mengelilingi desa. Sedangkan malam harinya digelar pementasan wayang kulit. Mengenai foto acara ini bisa mengujungi halaman Flickr saya.

Post to: delicious, Digg, ma.gnolia, Stumbleupon

Ikuti diskusi Satu komentar untuk artikel ini.

  1. rezza

    kirain kambingnya juga ikut digantung di atas, sama di Bandung juga seperti itu….sayang ga da kamera, jadi ga bisa diposting

    August 20th, 2007 at 3:08 am

Ikuti diskusi, tuliskan komentar Anda.

Citilink Garuda

LOCAL SEARCH

Search only in this blog

GLOBAL SEARCH

Search across Asia Blogging Network

GLOBAL

CHANNEL

COLUMN

More? Go to Asia Blogging Network Column section.

FEATURED

COMMENT

  • ristianto "cnyo" — saya merupakan penduduk yang lahir,tumbuh dan berkembang di surabaya,memang benar adanya kalau eksisaensi budaya yang ada di sby kini terancam ...
  • » Padang Butuh Waktu 5 Tahun Untuk Pulih ~ Blog Archive ~ Padang (Asia Blogging Network) — [...] Gempa yang melanda Padang beberapa waktu lalu ternyata cukup dahsyat dan merusak. Setidaknya butuh waktu 5 tahun hingga didapat ...
  • Ingrid — Bantuan dari WSI ini akan disalurkan melalui Habitat for Humanity Indonesia, NGO yang memang membangunkan rumah & sekolah bagi korban ...
  • garagara — tetap waspada, sebb kita tidak bs memprediksi kondisi alam. semoga Tuhan tdk memberi cobaan yg lebih berat lg kepada kita.
  • » Rp 200 Miliar Untuk Rekonstruksi Pascagempa ~ Blog Archive ~ Padang (Asia Blogging Network) — [...] Sumbar mengeluarkan dana hingga Rp 200 miliar untuk membantu dana pemulihan dan rekonstruksi pasca gempa dan tanah longsor yang ...
  • hery — thx... untuk info2 nya....
  • hery — hmm..........
  • fajar — smoga memang pilihan yang terbaik
  • fajar — trim's infonya
  • afrizal — Pemilihan Beliau Saya fikir cukup tepat, Karana beliau adalah pekerja yang ulet dan fisioner apalagi beliau telah berhasil meng efisienkan ...