Lori Tebu Pabrik Gula Madukismo
Terinspirasi railfan, beberapa waktu lalu saya mampir ke komplek Pabrik Gula Madukismo Bantul, Yogyakarta untuk melihat aktifitas kereta pengangkut tebu (lori). Lokasinya berada di sebelah timur pintu masuk pabrik, tampak beberapa jalur rel tua.

Tiap musim giling tiba, berton-ton tebu tiap hari diantar ke Pabrik Gula Madukismo oleh puluhan truk dari perkebunan/sawah di wilayah DIY dan sekitarnya. Muatan tebu dari truk ditimbang dan kemudian dengan crane dipindahkan ke dalam lori. Selanjutnya lori mengangkut muatannya menuju kedalam pabrik untuk digiling.
Rangkaian lori itu ditarik oleh Lokomotif bermesin diesel berukuran kecil, panjangnya sekitar 4 meter tak sebesar loko milik PT KA tipe BB atau CC. Memperhatikan label pada lokomotif, ternyata tahun pembuatan loko itu tertulis 1955, cukup tua.
Dahulu lori tebu Madukismo tak hanya beroperasi di lingkungan pabrik saja. Melihat sisa-sisa relnya, lori itu berkeliling mengangkut tebu langsung dari sawah di wilayah Bantul. Sekitar akhir dekade 1980-an lori-lori itu tak berkeliling lagi, mungkin karena pertimbangan ekonomis operasionalnya, digantikan oleh truk yang mengangkut tebu.

Ikuti diskusi Ada 11 komentar untuk artikel ini.
yuda
wah ketinggalan jalan-jalan sama railfans nih :(
October 4th, 2007 at 9:11 pm
mas.yanrf.com» Blog Archive » [Flickr] Lori Tebu
[…] saya telah menulis tentang Lori Tebu di MyCityBlogging : “Terinspirasi railfan, beberapa waktu lalu saya mampir ke komplek Pabrik […]
October 4th, 2007 at 10:46 pm
vinzha
WOW KEREN !!!!!!!
Lori lama bisa berfungsi juga.YA
di kota Q lori kayak gitu udah dimuseumkan kaleee.
October 6th, 2007 at 10:20 am
Tegar
Woiiii….!! tolong diralat: Tahun 1980-90an lori-lorinya masih keliling Bantul jauuuuuh sekali. Baru sekitar 20001-an rel-relnya banyak yang diangkati dan menghilang.
October 21st, 2007 at 10:25 pm
jones
knapa harus pakai truk kan dah yg lebh enk!!.
November 14th, 2007 at 8:20 pm
ken
Seingat saya tahun 1995 rel lori masih dipakai di daerah Jetis Bantul…waktu itu saya masih SMA..naik sepeda berhenti di jalan karena ada lori mau lewat…keren.
November 20th, 2007 at 4:19 pm
rudi setyawan
mas tolong posting juga sejarah perkebunan gula dan pabriknya di Bantul.
December 4th, 2007 at 11:55 pm
Cahyo
Sepur cilik ngono iku biso dimodifikasi jadi tram, mungkin cocok untuk transportasi perkotaan utowo komuter, biar jalan nggak macet. Lokone diganti nganggo KRL utowo diesel
December 6th, 2007 at 2:34 pm
cah tembi
Yup..
tahun 90-an aku masih sering “nggandhulin” lori and “nglolosin” tebunya :) di persawahan bantul..
wah jadi kangeen..
March 18th, 2008 at 8:33 am
oloan
Sahabat2 skalian…..apa kabar ?
Smoga baik saja. mungkin situasi dan fasilitas sdh berubah. tolong email saya Rekanan pemasok BBM Residu atau minyak bakar PG Gondang Baru yg di Klaten.
mksh
May 3rd, 2008 at 10:02 pm
Yuli Hananto, S.Pd.
Semoga Tetap Sukses dan Eksis PG.PS. MADUKISMO!!! Hidup Bantul………….!!!
July 29th, 2008 at 7:21 am