You're here: My City Blogging » Yogyakarta » Article: Andong, Transportasi Wisata di Yogyakarta yang Masih Tersisa

Andong, Transportasi Wisata di Yogyakarta yang Masih Tersisa

Thomas Arie — November 15, 2007 / 2:38 am

Saya lupa tepatnya terakhir kali naik andong. Kalau tidak salah, mungkin sekitar 15 tahun yang lalu. Wah, ternyata sudah lama sekali. Dulu, naik andong menempuh rute dari Kebun Binatang Gembira Loka sampai rumah. Sudah lupa juga soal tarifnya. Yang pasti, saya lagi sadar, ternyata jauh juga rutenya…

100 1211

Yang saya heran (sekaligus takjub) adalah sampai sekarang andong masih mampu hadir untuk memberi sentuhan tersendiri sebagai salah satu kekhasan kota Yogyakarta. Diantara hiruk pikuk dan pesatnya perkembangan kota, ternyata andongpun masih relatif mudah untuk ditemukan. Walaupun, jika dilihat sepintas, tidak banyak andong yang terlihat. Tapi, dimana dulu kita melihat dan mencarinya.

Dari yang saya amati, andong saat ini hanya mengambil rute-rute tertentu. Dan kebanyakan melalui rute yang berpotensi mendapatkan banyak penumpang. Misalnya, dari arah daerah Kotagede menuju Pasar Beringharjo (daerah Malioboro) dan sebaliknya. Penumpangnya juga sudah semakin spesifik. Ibu-ibu penjual sayur dan barang jualan di pasar cenderung banyak memilih andong sebagai alternatif transportasi. Mungkin salah satu pertimbangan antara lain karena andong ‘lebih bisa muat banyak’? Atau, apakah karena bagi mereka, bis dirasa kurang nyaman? Bisa jadi. Lalu, dimanakah kita bisa menemukan andong dengan mudah? Bagaimana persebaran lokasi parkir andong di Yogyakarta? Beberapa tempat dari pengamatan saya:

100 0498

  • Kawasan Malioboro — Ya, dikawasan ini andong cukup mudah ditemui. Andong banyak dijumpai di lajur kanan jalan Malioboro. Banyak andong yang mangkal ditempat tersebut. Disini, wisatawan mungkin merupakan salah satu potensi pengguna jasa.
  • Parkir pasar Beringharjo — Lokasinya disebelah sisi timur dan selatan bangunan utama pasar. Disini, para mbok-mbok pasar banyak menggunakan jasa. Selain itu, masyarakat yang berbelanja di pasar juga saya lihat banyak memanfaatkan jasa andong ini.
  • Sisi barat alun-alun utara — Tepatnya disebelah barat pintu masuk Kraton Yogyakarta. Disini ada tempat parkir andong.
  • Sisi timur Pasar Ngasem — Dari arah pasar Ngasem, berada di sisi timur. Andong sering ditemukan parkir ditempat ini.
  • Selain itu, jika Anda beruntung Anda bisa juga menemukan andong yang mangkal di pinggir jalan, misalnya di Pojok Beteng Wetan (Timur). Anda punya informasi lainnya?

Sebagai salah satu warga Yogyakarta, saya memiliki sebuah harapan supaya andong terus dijaga keberadaannya. Mungkin ‘tingkat potensi gangguan’ yang diakibatkan oleh andong tidak (atau belum) seperti becak. Memang ada rencana untuk penertiban becak di Yogyakarta dalam hal penataan pariwisata, dan semoga ini juga memberi dampak yang positif. Ah, jadi pengen naik andong!

Post to: delicious, Digg, ma.gnolia, Stumbleupon

Ikuti diskusi Ada 4 komentar untuk artikel ini.

  1. vetamandra

    murah lo, 2000 dari jambidan sampe terminal, udah gitu jalannya nyante, silir

    November 21st, 2007 at 4:10 pm

  2. tamu

    Bau tahi kudanya itu lho, mbok andhong itu jangan di kota, pindah ke desa yg berbukit-bukit. di kota becak sama sepeda saja.

    December 6th, 2007 at 2:21 pm

  3. antok

    saya salut terhadap keberadaan andong di Yogyakarta. andong merupakan salah satu asset sebagai salah satu daya tarik wisata yang keberadaanya perlu tetap dipertahankan. Dan berbicara tentang kotoran kuda sebetulnya bisa aja dibikin suatu peraturan yang bijak mengatur ttg hal itu ( kotoran Kuda ) toh saya yakin para pemilik andong ada wahana dimana mereka saling kumpul, disanalah tempat membicarakanya. tapi tentunya dgn ada yang memfasilitasi, siapa ? dinas priwisatakah? dinas kebersihan kota? dinas perhubungan ? ya mungkin semua pihak yang terkait. saya yakin dengan koordinasi semua masalah bisa teratasi. cuma maukah?

    May 16th, 2008 at 10:50 am

  4. mustang

    Sebagai daerah pariwisata andong kendaraan tradisional tetap harus dipertahankan gitu.

    June 24th, 2009 at 11:35 am

Ikuti diskusi, tuliskan komentar Anda.

Citilink Garuda

LOCAL SEARCH

Search only in this blog

GLOBAL SEARCH

Search across Asia Blogging Network

GLOBAL

CHANNEL

COLUMN

More? Go to Asia Blogging Network Column section.

FEATURED

COMMENT

  • darwanto — selamat siang pak pak saya kan belum punya sim, saya mau buat sim baru dan saya belum tau tempat bikin sim ...
  • asoy — saya 2 kali maen dengan psk gang dolly, pelayanannya monoton gk seruuuuu sumpah, malah terkesan keburu gt
  • santoso — Mohon bantuan informasinya untuk nilai UN terendah dan tertinggi yg diterima di SMAN 11 Yk dan SMAN 4 Yk. Trmksh sblmnya.
  • woko — aku mau nanya tempat/toko di jogja yang berani beli laptop bekasku dengan harga tinggi dimana ya?
  • asri — pak, saya dapat in fo bahwa klo da kehilangan motor yang dapat di ambil kembali di polres bekasi...sebelumnya saya kehilangan ...
  • IBU SISIDK — anak saya nem 25.55 lulus sdn n pengen masuk smpn 8 or smpn 1 kirakira bisa ndak ya?atau tolong dong ...
  • syatir — Yah, kota palu memang punya sangat banyak potensi ekonomi. Kalo warga palu kreatif dan pemerintahnya mendukung, sy yakin kota palu ...
  • surya — klu merasa maniak kopi??? pernah nyoba kopi florest?? disini masih tersedia banyak kopi florest mentah.
  • Regina — ass.klo nem 29,35 bisa msk sma negri mna ya,mksih
  • Regina — nem trndh sma 10 n 11 yk taun 2008 brpe.ktnggu sgra jwbn ny.mksih