ATM BCA Pertama di Bantul
Setelah ditunggu-tunggu akhirnya BCA membuka Anjungan Tunai Mandiri (ATM) pertama di Bantul Kota (baca: Kecamatan Bantul, Ibukota Kabupaten Bantul). Berlokasi di Taman Parkir Sentra Kerajinan Kulit Manding Bantul, berdampingan dengan ATM Bank Mandiri.

Acara seremonial pembukaan ATM BCA ini dalam rangkaian peresmian Proyek Pembangunan Fisik Dusun Manding Program Desa Kita Bank Indonesia, Selasa, 20 November 2007. Peresmian ditandai dengan penanda-tanganan prasasti oleh Deputi Senior BI Miranda S Gultom dan Bupati Bantul Drs HM Idham Samawi.
Mengutip pidato sambutan Kepala BI Yogyakarta Endang Sedyadi, potensi ekonomi di sentra kerajinan kulit ini cukup menjanjikan. Setiap hari banyak konsumen yang datang untuk berbelanja produk-produk dari kulit yang harganya sangat terjangkau. Untuk memudahkan konsumen dalam bertransaksi maka BI meminta BCA dan Bank Mandiri agar membuka ATM di Manding.
Saya sebagai warga Bantul dan pelanggan BCA, tentu saja senang dengan adanya ATM BCA di Bantul. Berharap BCA juga membuka satu lagi ATM-nya yang ditempatkan di seputar Pasar Bantul, menurut hemat saya, lokasinya lebih strategis di jalan utama Bantul Kota dan aktivitas ekonomi juga cukup tinggi.
Selain itu, saya juga berharap agar manajemen BCA membuka kantor cabang pembantu di Bantul. Bantul tak terkesan metropolis dan kebijakan Bupati melarang pembangunan Shopping Mall dan lebih mengangkat ekonomi berpihak kepada rakyat. Meski demikian, 60 persen ekspor kerajinan Provinsi DIY disuplai pengrajin dari Bantul. Para pengrajin dan pelaku usaha lainnya membutuhkan Bank dengan layanan sekomplit BCA sehingga tidak perlu lagi ngalor (ke utara) menuju kota Yogya untuk melakukan transaksi perbankan.
Sekedar cerita, beberapa waktu yang lalu, saya mengantar seorang teman dari Surabaya untuk mengunjungi kerabatnya di Bantul. Ketika dia ingin membeli oleh-oleh namun tak membawa uang kontan yang cukup. Kebetulan dia hanya memiliki kartu ATM BCA, saya bilang di Bantul belum ada ATM BCA, harus ke Kota Yogya dulu. Teman saya spontan berkata,”Wah… mBantul ndeso tenan ki” :D

Ikuti diskusi Ada 9 komentar untuk artikel ini.
Thomas Arie
Iya tuh, kayaknya daerah Pasar Bantul itu kan rame banget. Bahkan malah sudah ada beberapa bank disana ya? Eh, atau cuma Mandiri?
Saya dulu mikirnya, kalau misal ada ATM BCA, paling di daerah pasar Bantul, ya deket-deket ke kantor bupati lah… Eeee.. nggak taunya di daerah Manding.
Tapi kan keren juga tuh… “KTP Bambanglipuro, buka rekening di Kantor Cabang Katamso”… jaohhhhhhhhh… hihihihih
November 21st, 2007 at 12:58 am
vetamandra
belum punya rekening di bca, sanden-manding lumayan cedhek sih. gawe ahhh
November 21st, 2007 at 4:04 pm
ATM Pertama BCA di Bantul | Thomas Arie Setiawan
[…] setelah menunggu cukup lama, ATM BCA pertama ada juga di Bantul (baca: Kecamatan Bantul, Ibukota Kabupaten Bantul). Lokasinya di Taman Parkir Sentra Kerajinan […]
November 21st, 2007 at 4:57 pm
andriansah
astaga…
Masa untuk ngeresmiin atm aja harus pake deputi senior BI sih? apa kurang kerjaan deputi ini?
Kalo buka kantor cabang mungkin masih ok lah, tapi atm?
November 22nd, 2007 at 7:27 pm
Yan Arief
@andriansah :
peresmian ATM bukan acara utamanya tapi jadi satu rangkaian peresmian Program Desa Kita Bank Indonesia, info selengkapnya silahkan baca http://bantul.go.id/web.php?mod=berita&baca=1750
November 22nd, 2007 at 7:49 pm
iponk
sekarang dah nambah ya bos, kl ga salah di Purnama Swalayan Bantul.Bantul dadi ketok “kuto” saiki.
December 25th, 2007 at 4:57 am
Yan Arief
@iponk : betul, perempatan klodran ke timur dikit
December 28th, 2007 at 12:54 pm
cah_jetis
bantul ki kapan majune yoo???…
ha mbok yo digawe mall karo bioskop ngunu…
ben ya ndezo banget… hehehehe..
ra kalah karo liyane…
March 25th, 2008 at 7:03 am
piyut
wuih….wes ono to ?
klo di tanya bosku, “asal kamu dari mana?” aku jawab “Jogja pak”, pasti langsung diledekin, “wong cah bantul wae ngaku yojo” hahaha…
semoga bantul cepet berkembang. mosok sejak smp aku tinggalin, jalanan nek ndesoku masih jelek, pernah sekali di aspal tapi tipis banget dan sekarang wes rusak, ketok watu item kabeh…
April 3rd, 2008 at 12:24 pm