You're here: My City Blogging » Yogyakarta » Article: Suhu Udara di Yogyakarta Naik Hampir Dua Derajat Celcius per tahun!

Suhu Udara di Yogyakarta Naik Hampir Dua Derajat Celcius per tahun!

Thomas Arie — November 30, 2007 / 2:34 pm

Keluhan saya beberapa waktu lalu tentang panasnya suhu udara di Yogyakarta ternyata memang beralasan. Saya sendiri sering terlibat obrolan dengan teman-teman, dan semua sepakat kalau suhu udara di Yogyakarta semakin panas.

Ternyata, kenaikan suhu yang terjadi bukan tanpa alasan. Dan ini sudah merupakan dampak dari pemanasan global (global warming). Seperti yang diberitakan oleh koran Jawa Pos dalam satu artikelnya:

Ini peringatan serius bagi semua pihak untuk lebih memperhatikan lingkungan. Data dari Badan Meteorologi dan Geofisika (BMG) Jogjakarta menyebutkan suhu di Kota Jogjakarta mengalami kenaikan 1,7 derajat Celcius dari tahun sebelumnya. Kenaikan suhu yang cukup drastis tersebut disebabkan karena kerusakan lingkungan.

“Telah terjadi kenaikan suhu udara di Kota Jogjakarta dari sebelumnya 33 derajat Celcius menjadi 34,7 derajat Celcius. Kenaikan yang cukup panas. Dan sebenarnya masyarakat merasakan kenaikan suhu yang cukup drastis tetapi tidak mengetahui apa yang sebenarnya terjadi. Peralatan di BMG menyebutkan memang telah terjadi kenaikan suhu udara di Kota Jogja,” jelas Kasi data dan Informasi BMG Jogjakarta Tyar Prasetyo kemarin. (sumber artikel)

Dalam berita terpisah, ternyata juga disebutkan kalau hal ini juga memicu dampak lainnya. Kenaikan curah hujan dan temperatur yang drastis juga terjadi. Jadi, apakah kurang bukti bahwa isu pemanasan global merupakan sebuah isu yang harus disikapi secepatnya?

Post to: delicious, Digg, ma.gnolia, Stumbleupon

Ikuti diskusi Ada 2 komentar untuk artikel ini.

  1. Hawa (semakin) Dingin di Jogjakarta — Yogyakarta (Asia Blogging Network)

    […] ini berbeda sekali dengan beberapa bulan lalu. Bulan November yang lalu, kenaikan suhu udara menjadikan Jogja menjadi sangat panas. Ada apakah gerangan? Apakah ini sebuah fenomena alam biasa yang terjadi ketika ada perubahan […]

    July 18th, 2008 at 8:06 pm

  2. ndaru

    dewasa ini jogja panas banget…yg jelas dibutuhkan tataruang yang seimbang (mempertimbangkan aspek ekologis), sehingga RTH/hutan kota tetap dibiarkan ada. tidak hanya itu, memaksimalkan fungsi RTH pun menjadi satu hal yang tidak kalah penting. kerjasama pemda dan stakeholder’s terkait adalah salah satu solusi untuk mengatasi panasnya jogja…. “kalau tidakaada hutan kalurang di bagian utara, hutan wanagama di bagian selatan, tak tahu apajadinya jogja…!!”

    July 8th, 2009 at 11:51 am

Ikuti diskusi, tuliskan komentar Anda.

Citilink Garuda

LOCAL SEARCH

Search only in this blog

GLOBAL SEARCH

Search across Asia Blogging Network

GLOBAL

CHANNEL

COLUMN

More? Go to Asia Blogging Network Column section.

FEATURED

COMMENT

  • ristianto "cnyo" — saya merupakan penduduk yang lahir,tumbuh dan berkembang di surabaya,memang benar adanya kalau eksisaensi budaya yang ada di sby kini terancam ...
  • » Padang Butuh Waktu 5 Tahun Untuk Pulih ~ Blog Archive ~ Padang (Asia Blogging Network) — [...] Gempa yang melanda Padang beberapa waktu lalu ternyata cukup dahsyat dan merusak. Setidaknya butuh waktu 5 tahun hingga didapat ...
  • Ingrid — Bantuan dari WSI ini akan disalurkan melalui Habitat for Humanity Indonesia, NGO yang memang membangunkan rumah & sekolah bagi korban ...
  • garagara — tetap waspada, sebb kita tidak bs memprediksi kondisi alam. semoga Tuhan tdk memberi cobaan yg lebih berat lg kepada kita.
  • » Rp 200 Miliar Untuk Rekonstruksi Pascagempa ~ Blog Archive ~ Padang (Asia Blogging Network) — [...] Sumbar mengeluarkan dana hingga Rp 200 miliar untuk membantu dana pemulihan dan rekonstruksi pasca gempa dan tanah longsor yang ...
  • hery — thx... untuk info2 nya....
  • hery — hmm..........
  • fajar — smoga memang pilihan yang terbaik
  • fajar — trim's infonya
  • afrizal — Pemilihan Beliau Saya fikir cukup tepat, Karana beliau adalah pekerja yang ulet dan fisioner apalagi beliau telah berhasil meng efisienkan ...