← Kembali ke halaman depan

Motif Batik “Parang Rusak” Dikabarkan telah Dipatenkan oleh Malaysia

Motif Batik Parang Rusak - YogyakartaKekayaan warisan budaya Indonesia sering dilirik bangsa lain bahkan beberapa diantaranya diklaim oleh negeri tetangga. Klaim Malaysia terjadap lagu Rasa Sayange, alat musik Angklung, pakaian batik, rendang dan Reog Ponorogo membuat gerah bangsa Indonesia. Kini, tersiar kabar bahwa motif batik khas Yogyakarta yakni “Parang Rusak” dipatenkan Malaysia.

Harian KR terbitan Kamis, 6 Desember 2007, di halaman pertama memuat berita berjudul “JIKA DIKLAIM MALAYSIA , SULTAN PROTES ; Batik ’Parang Rusak’ Sudah Dipatenkan”, berikut kutipannya :

Saat ditemui di sela-sela peresmian SDN Kalongan Maguwoharjo Depok, Rabu (5/12), Gubernur DIY Sri Sultan HB X mengaku belum tahu persis motif batik ‘Parang Rusak’ yang sudah dipatenkan Malaysia tersebut. ”Saya belum pernah melihat motif batik ‘Parang Rusak’ yang dipatenkan Malaysia itu. Apakah sama dengan motif batik ‘Parang Rusak’ Yogyakarta atau tidak. Jadi saya belum bisa berkomentar banyak.

Namun yang jelas, batik ‘Parang Rusak’ Yogyakarta sudah dipatenkan di Indonesia,” tegasnya. Saat didesak apakah akan mengambil sikap kalau memang motif batik ‘Parang Rusak’ dipatenkan Malaysia, Sultan mengaku akan lihat-lihat dulu. ”Kalau memang batik ‘Parang Rusak’ Malaysia itu dipatenkan hanya untuk di Malaysia sendiri ya tak masalah. Seperti halnya batik ‘Parang Rusak’ Yogyakarta yang sudah dipatenkan di Indonesia,” ujarnya.

Namun demikian, lanjut Sultan, akan lain masalahnya kalau Malaysia mempatenkan motif batik ‘Parang Rusak’ itu ke tingkat dunia. ”Kalau itu yang dilakukan, tentu masalahnya akan lain. Sepanjang paten itu hanya berlaku untuk Malaysia, ya tak masalah,” tandasnya.

Seperti diutarakan Ngarsa Dalem diatas, motif batik itu telah dipatenkan namun baru ditingkat Nasional saja, seharusnya segera dipatenkan ke tingkat Internasional sehingga tidak diklaim negara lain. Selanjutnya, apakah benar “Parang Rusak” telah dipatenkan Malaysia, kita tunggu kabar beritanya.

Sumber foto : Traditional Yogyakarta Pattern: Parang Rusak

Ikuti diskusi Ada 6 komentar untuk artikel ini.

  1. alexandra viranica

    aduh.. lagi2.. kita sperti orang kaya raya yang uangnya berserakan di pekarangan rumah…
    anginpun bisa mengambil dg satu hembusan.. sperti halnya malaysia yg seenaknya mematenkan warisan2 kita.

    teman2ku.. anak2 bangsa.. aku juga masih muda.. tapi justru aku sadar kita2 ini yang sebenarnya kurang kepedulian. punya ilmu tinggi tapi tidak berkontribusi untuk negri ini. kalau kita begini terus mau jadi apa bangsa ini? saya pernah baca, hendaknya janganlah kita jadikan kepala ini perpustakaan, tapi sebarkan ilmu yg km punya supaya berguna.

    saya tau dari driver paman saya, apa kalian tau kenapa bung karno mati2an mengambil kembali irian jaya? supaya kekayaan yang ada disana.. emas-kayu-dll yang berlimpah bisa beliau wariskan untuk rakyat indonesia, generasi demi genearasi.. supaya kita hidup makmur sejahterah dan menjadi bangsa yang bisa berdiri tegap dihadapan bangsa2 lain.. ternyata sekarang malah kita suruh foreigner yang mengelola.. beliau pasti menangis menyaksikan indonesia ini.

    apalagi kalau kebudayaan kita satu persatu juga diambil.. kita punya apa lagi?
    hendaknya, kita perduli.. anda tiap sekolah ada kelas tarian daerah, andai kita2 ini juga perduli n mau tau tentang kebudayaan kita. bukan saat diambil negara lain baru teriak. itupun biasanya indonesia sangat mudah memaklumi-memaafkan kejahatan negara lain… kita ini memang bangsa yang terlalu baik.. saya tau itu.. hati kita terlalu lembut untuk tidak memaafkan orang yang minta maaf dengan senyuman di hadapan muka kita.. tapi kalau seperti ini, harga diri kita mudah diinjak2 orang.. ada sebagian orang yg mudah sekali memanfaatkan kebaikan kita.

    teman2, ayuk kita jaga sama2.. kita pelajari, kita lestarikan, kita angkat dihadapan dunia.. sama2…
    tuhan memberkati bangsa yang baik hati ini…

    May 4th, 2008 at 6:14 am

  2. alexandra viranica

    kalo perlu bantuan saya bisa contact ke cuppp.multiply.com

    May 4th, 2008 at 6:16 am

  3. haNnY

    MenuRut saiia batik-batikna sangad kuuerenz abiZ . . . .

    seBenerNa indOnesIa tHu KayA aKan unZur-unZur keBudaYaaN,tPiiH sAyANgna indonesIa gag IsA wAt manFaatInd waT sebaik-baIkNa.

    iTu aJah coomEnt dR aKuH . . . .

    July 29th, 2008 at 6:33 pm

  4. Ibnu kurniawan

    Sebenernya saya heran bgt.. Malaysia ini maunya apaan sih.. Reog diambil, angklung juga, sekarang batik lagi’.
    Apa malaysia ini mau ngajak perang angkt senjata..Dor’-dor’ sama indonesia..(Kalo emang itu maunya boleh lh)
    Kita niE org indonesia udah diremehin bak anak kecil yang dilucuti kancing bajunya satu persatu.
    So’ simple aja pmrnth harus ambil langkah lbh jauh..

    September 3rd, 2008 at 3:16 pm

  5. Steven

    wew… aq bnr2 bingung. sbnr nya apa mw nya malaysia sie ??? klo aq jdi presiden, aq bkal melindungi kebudayaan kita. walau kita pny byk kebudayaan, tpi klo d ambil satu” psti akan abiz. T_______Y

    October 11th, 2008 at 2:41 pm

  6. Steven Nyotoharjo

    aq bkin lge yah? sbnr nya stlh tao klo malaysia kaya gitu, aq jdi rada sebel ma negri jiran itu dech.. aq mo ngajak klian utk ikut melestarikan kebudayaan bangsa. itu merupakan tugas kita sbg ank bangsa kan? klo merasa loe” smua adl ank bangsa, so kita hrs lenjaga n melindungi nya !! q jga masi muda, but aq trz brusaha utk cinta kebudayaan ndiri. caranya byk. contoh nya: kita dpt menghargai kebudayaan kita ato kita bisa brusaha utk tdk mengutamakan pengaruh dari luar. ok, tuh ja komen q. AYO MAJU BANGSA KU. JGN MOAU DIRENDAHKAN DG BANGSA LAIN. OK ?!

    October 11th, 2008 at 2:49 pm

Ikuti diskusi, tuliskan komentar Anda.

Our channels and feeds

  • Business Channel (7 blogs)
  • City Channel (26 blogs)
  • Film Channel (10 blogs)
  • Health Channel (6 blogs)
  • Sport Channel (6 blogs)
  • Media Channel (6 blogs)
  • Lifestyle Channel (4 blogs)
  • Hobby Channel (4 blogs)
  • Science Channel (8 blogs)
  • Music Channel (3 blogs)
  • Tech Channel (10 blogs)
  • Tips Channel (4 blogs)
  • Travel Channel (9 blogs)
  • Writing Channel (5 blogs)