You're here: My City Blogging » Yogyakarta » Article: Sampah Visual Mengotori Kota Yogya
Di sudut-sudut kota Yogya banyak terlihat poster-poster yang ditempelkan di tembok, sebagian poster disobek sembarangan atau ditimpa lagi dengan poster-poster baru. Media komunikasi visual luar ruangan lainnya yang dipasang tanpa memperhatikan estetika, sangat tidak nyaman dilihat yang berujung menimbulkan sampah visual yang mengotori pemandangan.

Mural kota akan menjadi sampah visual
bila tidak terawat dan mulai memudar warnanya.
Mengutip artikel yang ditulis oleh Sumbo Tinarbuko seorang pemerhati Desain Komunikasi Visual :
Sampah visual yang lebih ganas lagi terlihat pada iklan luar ruang yang memanfaatkan media billboard, mural iklan, spanduk, rontek, baliho, banner, umbul-umbul, dan sebangsanya. Di Kodya Jogja dan kabupaten sekitarnya hal itu menjadi pemandangan yang menyesakkan dada.
Dampak negatif dari media tersebut berujung pada teror visual. Tebaran cengkeramannya dilemparkan lewat visualisasi dan teks mencolok yang seluruhnya memproduksi citraan budaya konsumsi. Dan setiap orang, dalam ruang yang disesakinya diprovokasi ke dalam citraan-citraan tersebut.
Dalam blognya, Sumbo Tinarbuko juga mengungkapkan, mural kota karya kreatif seniman, kini merana, tidak terawat, rusak, kotor, dan mulai memudar warnanya. Padahal niatan awal dari proyek pembuatan mural yang dimaksudkan menjadi dekorasi wajah kota, keberadaannya menduduki posisi antiklimaks. Keharuman mural kota akhirnya terdepak masuk kotak sampah.
Jadi, tak hanya sampah material, sampah visual juga menjadi permasalahan tersendiri. Yogya sebagai kota pariwisata perlu berbenah menjaga keindahan kota dan menciptakan Yogya yang ramah bagi wisatawan. Yuk… bersama-sama mewujudkan ”Jogjaku Bersih dan Hijau”.
Post to: delicious, Digg, ma.gnolia, Stumbleupon
Search only in this blog
Search across Asia Blogging Network
More? Go to Asia Blogging Network Column section.
A feed could not be found at http://3gweek.net/feed/
Ikuti diskusi Ada 3 komentar untuk artikel ini.
veta
eh fotonya keren..
adik saya pengen jadi bomber jeh. Kalo bomber gimana yah?
January 12th, 2008 at 12:39 pm
sumbo
halo bos,
buku saya ‘’semiotika komunikasi visual” penerbit jalasutra yogyakarta 2008 sudah terbit dan baru saja diluncurkan di hadapan publik tgl 6/2/2008 di pesta buku jogja 2008, di gedung mandala bakti wanita tama jl adisucipto yogyakarta. silakan dinikmati dan semoga bermanfaat untuk sekalian umat.
salam
sumbo tinarbuko
http://sumbo.wordpress.com/
nb:
tanggal 1 maret 2008, buku tersebut akan dibedah di jurusan komunikasi fisip atmajaya yogyakarta.
February 9th, 2008 at 10:20 am
Taufan
Salam,
Mas Sumbo, jika diperkenankan, saya mau memuat resensi buku anda “semiotika komunikasi visual” di website khusus media outdoor billboard: klikbillboard.com. Mohon ijinnya yah … Semoga bermanfaat membuka wawasan industri billboard dari segi komunikasi visual.
Muhammad Taufan
February 21st, 2008 at 9:38 pm