← Kembali ke halaman depan

Mengunjungi Museum Batik Joglo Cipto Wening Imogiri

Museum Batik - Joglo Cipto Wening - Imogiri, Bantul (by Yan Arief)Kerajinan Batik secara turun-temurun ditekuni oleh sebagian warga Imogiri, Bantul. Awalnya pengrajin batik Imogiri terutama yang tinggal di Desa Giriloyo sebagai pemasok kain batik bagi kerabat Kraton Yogyakarta. Sebagai sentra kerajinan batik, di Imogiri juga memiliki sebuah museum batik — Joglo Cipto Wening — terletak di Dusun Ketandan Tengah, Imogiri.

Saya berkesempatan mampir Joglo Cipto Wening bersama rombongan Fam Trip Journalists 2008 yang lalu. Usai mengunjungi Kraton Yogyakarta, rombongan menuju Imogiri, Bantul. Sempat juga mampir sebentar di Komplek Makam Raja-Raja namun hanya melihat dari bawah karena harus menguras tenaga menaiki ratusan anak tangga.Di Joglo Cipto Wening, rombongan disambut Ketua Dekranas Bantul Hj. Ida Idham Samawi dan pemerhati batik Larasati Suliantoro Sulaiman serta pengelola museum. Tampak beberapa pengrajin batik mendemontrasikan proses batik tulis.

Hj. Ida Idham Samawi dalam kata sambutannya mengungkapkan, Museum Batik Joglo Cipto Wening diresmikan pada tanggal 18 Maret 2008. Sebagai upaya melestarikan Batik yang merupakan warisan budaya adiluhung. Akibat gempa 27 Mei 2006, bangunan mengalami rusak berat. “Setelah diperbaiki, akhirnya museum ini kembali dibuka pada 27 November 2007 lalu,” terang istri Bupati Bantul ini.

Museum Batik Joglo Cipto Wening Imogiri, Bantul (by Yan Arief)Museum Batik - Joglo Cipto Wening - Imogiri, Bantul (by Yan Arief)

Sementara, Larasati Suliantoro memandu rombongan memasuki bangunan berarsitektur joglo yang berusia ratusan tahun. Bangunan joglo ini juga sempat meraih anugerah peringkat ke-2 Rumah Tradisional Joglo Jawa, DIY.Kepada rombongan, Larasati menjelaskan bahwa museum ini menyimpan ratusan koleksi kain batik dengan motif-motif kuno karya pengrajin batik di Imogiri.

Larasati Suliantoro juga menjelaskan proses pewarnaan batik dengan bahan alami. Menggunakan tumbuhan Indigo Fera semacam rumput yang banyak ditemui di pedesaan, yang menghasilkan warna biru.

Sebagai tambahan informasi, Museum Batik Joglo Cipto Wening dibuka untuk umum setiap hari Selasa hingga Minggu mulai pukul 08.00 WIB sampai dengan 15.00 WIB. Dengan kegiatan harian, demonstrasi membatik, pelajaran membatik bagi pemula serta penjualan kain batik.

Ikuti diskusi Ada 2 komentar untuk artikel ini.

  1. Peresmian Gong Perdamaian Nusantara di Taman Pintar — Yogyakarta (Asia Blogging Network)

    […] dalam rangkaian mengikuti agenda Fam Trip Journalist, setelah mengunjungi Museum Batik Joglo Cipto Wening Imogiri, rombongan melanjutkan perjalanan untuk menikmati makan siang di Restoran Sekar Kedhaton yang […]

    June 3rd, 2008 at 3:12 pm

  2. Gala Dinner Fam Trip Journalists 2008 — Yogyakarta (Asia Blogging Network)

    […] mengunjungi Kraton Yogya, Museum Batik Joglo Cipto Wening Imogiri, Kotagede dan menyaksikan Peresmian Gong Perdamaian, Selasa (20/5/2008), malam harinya, peserta Fam […]

    June 7th, 2008 at 6:22 pm

Ikuti diskusi, tuliskan komentar Anda.

Our channels and feeds

  • Business Channel (7 blogs)
  • City Channel (26 blogs)
  • Film Channel (10 blogs)
  • Health Channel (6 blogs)
  • Sport Channel (6 blogs)
  • Media Channel (6 blogs)
  • Lifestyle Channel (4 blogs)
  • Hobby Channel (4 blogs)
  • Science Channel (8 blogs)
  • Music Channel (3 blogs)
  • Tech Channel (10 blogs)
  • Tips Channel (4 blogs)
  • Travel Channel (9 blogs)
  • Writing Channel (5 blogs)