Peresmian Gong Perdamaian Nusantara di Taman Pintar
Masih dalam rangkaian mengikuti agenda Fam Trip Journalist, setelah mengunjungi Museum Batik Joglo Cipto Wening Imogiri, rombongan melanjutkan perjalanan untuk menikmati makan siang di Restoran Sekar Kedhaton yang berada di kawasan Kotagede. Rombongan mendapatkan sajian beragam menu makan siang dengan penyajian prasmanan.
Menu masakan yang lezat ditambah dengan suasana yang tenang benar-benar mengobati rasa capek karena di hari tersebut tempat wisata yang dikunjungi lumayan banyak. Mulai dari Kraton Yogyakarta, Makam Imogori dan Museum Batik Joglo Cipto Wening. Oh ya, jika Anda tertarik mencicipi menu yang ditawarkan oleh Restoran Sekar Kedhaton, silakan datang ke Jl. Tegalgendu 28, Kotagede, Yogyakarta. Setelah puas menikmati makan siang, rombongan melanjutkan perjalanan ke arah kota, meluncur ke Taman Pintar.Ada apa di Taman Pintar? Nah, kebetulan di hari tersebut (20 Mei 2008) ada acara Peresmian Gong Perdamaian Nusantara, sebagai simbol semangat untuk mewujudkan suasana perdamaian di Indonesia secara umum, maupun bagi warga Jogjakarta pada khususnya. Agenda ini juga bertepatan dengan peringatan 100 tahun Kebangkitan Nasional. Acara ini dimeriahkan pula oleh beragam kesenian. Salah satunya adalah kesenian dari Sanggar Warangan Merbabu yang menjadi kesenian dalam menyambut tamu-tamu undangan. Selain itu, banyak pula kesenian dari propinsi lainnya.
Acara ini dihadiri oleh banyak sekali tamu undangan antara lain Bapak Walikota Jogja, Herry Zudianto dan juga Sri Sultan Hamengkubuwono X. Bapak Herry Zudianto juga sempat mempersembahkan sebuah puisi. Selain itu acara ini juga dihadiri oleh Presiden World Peace Commite Djuyoto, Ketua DPP KNPI Achzanul Haq, Ketua Forum Rakyat Indonesia Bersatu Bambang Heri, Ketua Multi Culture Society Lieus Sungkharisma, dan Sekjen KNPI Munawar Fuad.Ada yang menarik dari disain Gong Perdamaian Nusantara ini. Selain ukuran yang lumayan besar, ternyata dalam gong tersebut juga penuh dengan ornamen-ornamen yang penuh makna, antara lain: terdapat simbol yang memperlihatkan keragaman agama di Indonesia. Selain itu, terdapat pula lambang dari 33 propinsi dan 444 kabupaten di Indonesia. Oh ya, peresmian gong ini dilakukan oleh Sri Sultan Hamengkubuwono X dengan penandatanganan prasasti dan pelepasan burung merpati.
Saya pribadi merasa beruntung bisa berada pada sebuah momen yang cukup bersejarah ini. Antusiasme warga untuk menyaksikan acara ini juga cukup besar, terbukti dari penuhnya area Taman Pintar dan kemacetan yang terjadi didepan pintu masuk Taman Pintar. Petugas keamaman sendiri dapat mengatur keadaan ini sehingga semua bisa berjalan dengan tertib. Acara ini sendiri berakhir sekitar pukul 17:00. Rombongan peserta Fam Trip akhirnya melanjutkan perjalanan ke hotel tempat menginap untuk bersiap mengikuti acara makan malam di Hotel Santika, Yogyakarta. Sedangkan saya bersama Yan Arief (dan juga cewek saya) melanjutkan perjalanan ke rumah. Bagaimana dengan acara makan malamnya? Yan Arief yang akan berbagi cerita… :)

Ikuti diskusi Ada 2 komentar untuk artikel ini.
Lala
Iya niy ayoo mas Yan, ditungguin cerita selanjutnya, terutama pas kena sampur? heuheuehu
June 6th, 2008 at 12:31 pm
cita
idenya keren banget , EO nya siapa ya? mau donk minta contact personnya, aku mau ada event peresmian juga di jogja.
August 7th, 2008 at 11:46 am