Grebeg Selarong, Tradisi Budaya Mengenang Perjuangan Diponegoro
Grebeg Selarong sebuah tradisi budaya digelar di pelataran Goa Selarong yang terletak di Desa Guwosari, Pajangan, Bantul. Minggu (27/07/2008) lalu, masyarakat sekitar selarong untuk keempat kalinya menggelar tradisi ini.
Warga berpakaian tradisional Jawa memadati pelataran goa bersejarah tersebut. Grebeg Selarong kali ini diselenggarakan secara sederhana. Tanpa prosesi kirab, hanya membawa sebuah gunungan berukuran kecil berhias hasil bumi serta disediakan 1.000 takir nasi gurih.
Meski sedeharna namun warga dan pengunjung memadati lokasi acara hingga usai. Dipenghujung acara dilaksanakan doa bersama yang dilanjutkan dengan kembul bujana atau makan bersama. Sebagai pelengkap ditampilkan kesenian reog “Mudho Manunggal”.
Menurut keterangan Lurah Desa Guwosari Abdul Basyir, S. Ag, Grebeg Selarong dimaknai sebagai manivestasi sedekah dan gotong-royong. Selain itu, sebagai peringatan dimulainya perang Diponegoro yang ditandai dengan hijrahnya Pangeran Diponegero dari keidamannya di Tegalrejo, Yogyakarta menuju ke Goa Selarong pada bulan Juli 1825.

Ikuti diskusi, tuliskan komentar Anda.