You're here: My City Blogging » Yogyakarta » Article: Reog Kubro Semarakkan Lebaran
Pagelaran Reog Kubro menyemarakkan agenda lebaran, Minggu sore (05/10/2008) di Lapangan Pasutan, Trirenggo, Bantul. Pertunjukan ini merupakan rangkaian acara yang bertajuk “Berkreasi dan Peduli di Hari Nan Fitri” dalam rangka menyambut lebaran serta memberikan hiburan bagi masyarakat.
Reog garapan ini mementaskan cuplikan kisah Ramayana yakni peperangan Wanara (kera) dan Raksasa (jawa: buto). Memadukan unsur tari, seni topeng serta dibumbui unsur bernuansa supranatural.
Sesuai dengan tema acara yang salah satunya peduli terhadap lingkungan, rangkaian pertunjukan diawali dengan aksi para pemain membersihkan lapangan dari sampah yang berserakan.
Selanjutnya dilaksanakan ritual pembacaan doa-doa oleh sesepuh grup reog tersebut di depan sesaji yang terdiri dari tumpeng serta ingkung ayam. Sedangakan para pemain yang berkostum kera dan raksasa mengitarinya.
Pertunjukan berikunya, para pemain yang dipisahkan dalam dua kelompok (kera dan raksasa) menari mengikuti alunan musik tradisional gamelan, menampilkan koreografi gerak peperangan antara dua kelompok tersebut.
Seperti dalam kisah Ramayana, diwarnai adegan peperangan satu-lawan-satu antara kera dan raksasa. Puncaknya, kera putih atau Anoman bertempur melawan raksasa dan diakhiri dengan atraksi Anoman Obong. Anoman berdiri di atas punggung beberapa kera yang berhasil dikalahkannya sedangkan kobaran api disimbolkan dengan para raksasa mengitarinya dengan membawa ornamen berbentuk api.
Usai adegan tersebut, para pemain mencapai puncak in-trance (kesurupan). Mereka lepas kendali, berkelahi satu dengan lainnya dan ada pula yang memakan sesaji. Pertunjukan selesai setelah para pemain ditenangkan (disadarkan) oleh rekannya.
Post to: delicious, Digg, ma.gnolia, Stumbleupon
Search only in this blog
Search across Asia Blogging Network
More? Go to Asia Blogging Network Column section.
Ikuti diskusi Ada 7 komentar untuk artikel ini.
Muhammad Fahmi Aulia
Sekedar ‘meralat’ ejaan. Tulisan yg ‘benar’ adalah menyemarakkan (2 k).
Demikian :-)
October 8th, 2008 at 5:47 am
Yan Arief
Terima kasih atas koreksinya :)
October 8th, 2008 at 6:24 am
malichatun N.
terima kasih atas artikelnya
Coz menambah pikiran Q terolah ………..
October 19th, 2008 at 10:36 am
Faizal S.
ahahaha…. aku bangga jadi pemuda pasutan ^_^
October 20th, 2008 at 10:25 am
sanjaya
wah ternyata reogkubro sangat bagus sekali ya..meskipun ditengah perkembangan dunia ternyata masih juga ada masyarakat yang perduli pada kesenian tradisional..
terimakasih untuk kepedulianya…????
October 21st, 2008 at 8:40 am
rhini
aku ikut jadi panitianya lhooooo…hehehhehe…hebat kan teman2 ku….
October 28th, 2008 at 10:26 am
Mitha
wew………….reogku ada disini.
Semangant buat temen-temen PENDAPA maju terus,kebudayaan tidak akan terhapus jaman,mmari lestarikan kebudayaanyang adi luhung ini. CAYOOOO///
November 9th, 2008 at 4:32 pm