You're here: My City Blogging » Yogyakarta » Article: Pagelaran Teater Tari “Pasar Seret 3″
Kolaborasi antara Teater Gandrik dan Pusat Latihan Tari YBK menyuguhkan pentas dengan lakon “Pasar Seret 3″ karya Heru Kesawa Murti, Kamis (23/10) di Gedung Societet Militer, Taman Budaya Yogyakarta. Penonton cukup antusias menyaksikan acara ini, Teater Gandrik yang diawaki seniman teater senior tampaknya menjadi daya tarik tersendiri.
Lakon “Pasar Seret 3″ ini digarap sutradara dan pengarah kreatif Jujuk Prabowo dan Heru Kesawa Murti dengan koreografer Sutopo Tejo Baskoro dan sebagai supervisor Butet Kartaredjasa. Dimainkan oleh 11 penari, seniman teater Gandrik Muda yang diupayakan sebagai regenerasi Teater Gandrik bersama beberapa pemain Gandrik tua.
Sinopsis “Pasar Seret 3″, mengisahkan tentang pasar tradisional dengan berbagai keruwetan, intrik dagang, benturan kultural hingga menjadi muara berbagai kepentingan yang menguntungkan sepihak. Tapi masih tersisa kehanggatan para bakul pasar.
Interaksi terjadi antara para penghuni pasar seperti Bujel seorang bakul (penjual) pakaian bekas, Yu Sebrung seorang bakul sayuran, bakul dan bakul sate. Tak ketinggalan, Pasar Seret kedatangan seorang pejabat yang mencari penjual rasa malu karena stok di pusat sudah habis.
Intrik-intrik, penarik retribusi Pak Rebo yang berbagi penghasilan dengan tukang copet. Pak Rebo yang selalu menyetor upeti kepada Mantri Pasar hingga Kongkalikong antara Pak Mantri Pasar dengan juragan Dhahar yang kaya-raya.
Diujung cerita, si tukang sapu Trimo yang frustasi, terkejut dengan kabar burung bahwa pasar akan dibongkar, digantikan dengan mega mall. Dan pasar pun dibongkar, suara peralatan konstruksi tiang pancang ditancapkan, usai sudah kisah Pasar Seret.
Foto-foto “Pasar Seret 3″ di Flickr.
Post to: delicious, Digg, ma.gnolia, Stumbleupon
Search only in this blog
Search across Asia Blogging Network
More? Go to Asia Blogging Network Column section.
A feed could not be found at http://3gweek.net/feed/
A feed could not be found at http://feeds.feedburner.com/transjogja
Ikuti diskusi Ada 5 komentar untuk artikel ini.
eshape
jadi kangen sama mas Jujuk nih
berapa tahun ya nggak ketemuan sama mas sang satu ini
he..he..he… kok malah curhat
salam
bravo teater YoGyA
eshape
http://eshape.wordpress.com/
October 26th, 2008 at 8:49 am
tata
pasar seret 3
gandrik! jangan pelit-pelit dong, masak yang senior munculnya dipanggung cuma sak “crit”an, kurang suwi. he he,
October 30th, 2008 at 8:54 pm
Amirul Ahmad
salam..saya aktivis teater dari malaysia..ini bekerjasama dan pandangan dari pihak aktivis teater dari indonesia..jikalau..kita saling bertukar tukar pandangan dan idea..dalam persembahan ..kita utk bergabung bersama..jikalau berpeluang..sila emailkan di email saya..mungkin kita boleh berdiskusi lebih lanjut.
AmirulAhmad@gmail.com
November 13th, 2008 at 2:20 pm
derys
tambah sippp!!! ae
hehehehe!!
December 12th, 2008 at 7:10 pm
didin hendrayana
wah bagus tuh saya sebagai penikmat seni sangat terhibur sekali
August 12th, 2009 at 12:00 am