You're here: My City Blogging » Yogyakarta » Article: Tradisi Nguras Enceh di Makam Imogiri
Bulan Sura dalam penanggalan Jawa merupakan bulan yang sakral, banyak agenda ritual budaya yang digelar pada bulan tersebut. Seperti — Tradisi Nguras Enceh/Kong — di Makam Raja-raja Mataram Pajimatan, Imogiri, Bantul, Yogyakarta. Rangkaian ritual sehari sebelumnya, masyarakat Imogiri menggelar Kirab Budaya “Ngarak Siwur”.
Tradisi yang digelar betepatan dengan hari Jumat Kliwon bulan Sura ini, bertujuan membersihkan 4 buah gentong (tempat air) atau disebut dengan Kong/Enceh di depan gerbang masuk Makam Sultan Agung. Keempat tersebut masing-masing memiliki nama Kyai Mendung, Nyai Siyem, Kyai Danumaya dan Nyai Danumurti.
Prosesi ritual diawali dengan doa selamatan, dipimpin oleh 2 juru kunci makam yakni Bupati Juru Kunci Surakarta KPH Suryo Nagara dan Bupati Juru Kunci Yogyakarta KRT Hastana Nagara. Selanjutnya dilakukan penyucian dan pengisian air pada keempat enceh tersebut. Ritual diakhiri dengan pembagian nasi uduk kepada pengunjung.
Sebagian masyarakat ada yang beranggapan air luapan dari Enceh dapat mendatangkan kebaikan. Sehingga pengunjung rela berdesak-desakan memperebutkannya, dipercaya air dari enceh dapat menyembuhkan berbagai penyakit.
Post to: delicious, Digg, ma.gnolia, Stumbleupon
Search only in this blog
Search across Asia Blogging Network
More? Go to Asia Blogging Network Column section.
A feed could not be found at http://3gweek.net/feed/
A feed could not be found at http://feeds.feedburner.com/transjogja
Ikuti diskusi Satu komentar untuk artikel ini.
iadityoz
Yogyakarta memang menyimpan sejuta rahasia, kota yang dijuluki kota pelajar dan kebudayaan ini memiliki sejarah yang panjang dari setiap karyanya. Mulai dari candi prambanan peninggalan hindu-jawa, sampai mesjid Agung di alun-alun keraton. Pakem-pakem yang ada pada setiap motif batik jogja juga punya ceritanya sendiri. Atau gerabah kasongan yang sudah terkenal sampai mancanegara juga berada di jogjakarta. Atau hanya sekedar datang untuk bersenda gurau bersama teman seperjuangan, sambil menikmati jalan-jalan ke tempat wisata yang ada. Nikmatilah senyum eksotis jogjakarta dalam segala kesederhanaannya. Salam kenal..
January 28th, 2009 at 2:06 pm